Teror Maling Domba Belum Berakhir, Warga Sukabumi Diminta Waspada

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 16 ekor domba telah lenyap.

Diterbitkan 04 November 2026, 10:32 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dihantui teror pencurian hewan ternak. Belasan ekor domba raib digasak komplotan maling. Aksi kejahatan yang merugikan hingga belasan juta rupiah ini berpusat di Desa Sinarbentang, Kecamatan Sagaranten. Pelaku diduga kuat melancarkan aksinya dengan membobol kandang saat lingkungan sekitar sedang sepi.

"Terus terang kami di sini sangat waswas dengan teror pencurian yang berulang ini," ungkap Ahmad (52), salah satu warga Kampung Bojonglingkung, Desa Sinarbentang, Rabu (4/11/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 16 ekor domba telah lenyap. Rinciannya meliputi enam milik Amir, lima ekor milik Acu, dan satu ekor milik Kayat.

Sementara itu, empat domba lainnya diketahui merupakan aset milik BUMDes yang sudah lebih dulu dicuri pada bulan sebelumnya.

"Kandang milik warga dibongkar paksa oleh pelaku pada malam hari. Kerugiannya tidak sedikit," tambah Ahmad.

Pencurian ini menyasar sejumlah titik seperti Kampung Datarkaliki, Rancawiru, hingga Sinarasih. Puncaknya terjadi pada hari Minggu malam pekan lalu dan berlanjut hingga Rabu malam.

"Ini sangat memukul perekonomian para petani ternak di sini," ungkapnya menanggapi total kerugian yang ditaksir menembus Rp 16 juta.

Meskipun menderita kerugian yang cukup besar, para korban tercatat belum melaporkan insiden pencurian tersebut secara resmi kepada aparat kepolisian.

Merespons keresahan warganya yang kian memuncak, Pemerintah Desa (Pemdes) Sinarbentang mengambil langkah taktis melalui surat edaran resmi kepala desa.

"Kami meminta warga untuk mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling secara rutin," bunyi salah satu poin imbauan dari Pemdes Sinarbentang.

Selain memperketat keamanan lingkungan, pemerintah desa juga menginstruksikan warga untuk segera mendata ulang hewan ternaknya beserta identitas pemilik, serta memastikan setiap kandang memiliki lampu penerangan yang memadai.