Liputan6.com, Bali - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Bali, membongkar praktik prostitusi online yang melibatkan warga negara asing (WNA) di Pulau Dewata. Dalam operasi senyap yang digelar pada akhir Oktober 2026, petugas mengamankan empat WNA tiga di antaranya perempuan yang diduga kuat menjalankan bisnis haram dan melanggar ketertiban umum.
​Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras Tim Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) melalui patroli siber intensif serta respons cepat atas laporan masyarakat.
​"Tiga WNA diamankan berdasarkan hasil patroli siber yang mendeteksi aktivitas prostitusi di wilayah Kota Denpasar. Sedangkan satu WNA lainnya diamankan sebagai tindak lanjut langsung dari laporan masyarakat," ujar Haryo Sakti, Selasa (3/11/2026)
Advertisement
​Sebelum melakukan penggerebekan, Tim Inteldakim melakukan profiling mendalam terhadap sejumlah situs web dan platform digital mencurigakan. Hasilnya, petugas mendapati profil para pelaku yang secara terang-terangan menawarkan jasa seksual dengan variasi tarif fantastis.Â
WNA asal Uganda JN (35) mematok tarif sebesar 100 dolar Amerika, WNA asal Rusia AS (29) mematok tarif hingga Rp 13.700.000, WNA asal Nigeria BDC (32) mematok tarif Rp 3.500.000.
​Operasi penindakan pertama dilancarkan pada Rabu (28/10/2026) menyusul laporan masyarakat terkait penyalahgunaan izin tinggal dan praktik asusila di kawasan Jalan Padang Tegal Sari, Denpasar Barat.
​Pukul 19.00 Wita, petugas mendatangi lokasi dan mengamankan JN (35) asal Uganda. Dua jam berselang (21.00 Wita), petugas memeriksa AS (29) asal Rusia. Rangkaian operasi malam itu ditutup pada pukul 22.30 Wita dengan menciduk BDC (32) asal Nigeria. Ketiganya langsung digelandang ke Kantor Imigrasi Denpasar untuk pemeriksaan intensif.
​"Selang sehari, Kamis (29/10/2026), tim kembali bergerak mengamankan satu WNA pria asal Ghana berinisial CYA (31) di sebuah rumah di kawasan Jalan Gunung Lebah, Denpasar," tambahnya.
​Berbeda dengan kasus sebelumnya, CYA diamankan karena meresahkan keamanan dan ketertiban umum. Berdasarkan dokumen keimigrasian, ia nekat meminta-minta uang kepada warga sekitar dengan dalih kehabisan bekal hidup.
​"Yang bersangkutan langsung kami amankan ke Kantor Imigrasi Denpasar untuk menjalani pemeriksaan lanjutan akibat tindakannya yang mengganggu ketertiban umum," pungkas Haryo Sakti.
​Saat ini, keempat WNA tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak Imigrasi guna proses deportasi serta sanksi hukum lebih lanjut sesuai undang-undang keimigrasian yang berlaku.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388777/original/057186300_1793680026-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373173/original/043570100_1791954492-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-14T120512.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388997/original/075220100_1793692249-images__68_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371130/original/056496300_1476192096-Denpasar.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347548/original/095379800_1789354244-20260913-anggara-mahendra-everyday-bali-PFI-denpasar-doa-bersama-jurnalis-anak-krakatau-12-768x512.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338901/original/043265900_1788348320-1001296670.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/680401/original/ilustrasi-pencurian-motor-140521-andri.jpg)