Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) angkat bicara mengenai fenomena masyarakat yang memburu uang Rupiah kertas bertanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa selaku Menteri Keuangan.
BI menegaskan uang Rupiah yang memuat tanda tangan Purbaya tetap menjadi alat pembayaran yang sah meskipun Purbaya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan.
“Uang Rupiah Tahun Cetak 2026 yang memuat tanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa selaku Menteri Keuangan dan Perry Warjiyo selaku Gubernur Bank Indonesia merupakan Uang Rupiah yang diproduksi sesuai dengan proses pencetakan yang telah ditetapkan dan tetap merupakan alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).
Advertisement
Ramdan menjelaskan tanda tangan pada uang Rupiah kertas mengikuti pejabat yang menjabat ketika proses penetapan dan produksi uang Rupiah berlangsung.
Ketentuan tersebut mengacu pada Pasal 5 ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.
BI menyatakan pihak Pemerintah dalam ketentuan tersebut diwakili Menteri Keuangan, sedangkan pihak BI diwakili Gubernur BI.
“Pergantian Menteri Keuangan maupun Gubernur Bank Indonesia tidak memengaruhi keabsahan Uang Rupiah yang telah diproduksi dan diedarkan,” ujar Ramdan.
BI menyebut uang Rupiah yang diproduksi pada periode berikutnya akan menggunakan tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur BI yang menjabat pada saat proses produksi sesuai ketentuan pengelolaan uang Rupiah.
Demam Numismatika: Berburu Lembaran Rupiah Bertanda Tangan Purbaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5170222/original/029768500_1742596940-20250322-Penukaran_Uang-ANG_10.jpg)
Sebelumnya, fenomena numismatika mendadak marak di media sosial lantaran warganet mengaku ingin mengoleksi lembaran rupiah yang bertanda tangan mantan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Untuk diketahui, numismatik adalah cabang ilmu sekaligus hobi yang mempelajari dan mengumpulkan benda-benda terkait mata uang, seperti koin, uang kertas, token, medali, dan alat pembayaran lainnya.
BACA JUGA:Penipu Kripto Mencuri Rp 30,28 Miliar Milik Lansia
Salah satu warga yang memburu rupiah bertanda tangan Purbaya adalah Rinto (26). Ia mengungkapkan, sosok Purbaya cukup berkesan baginya karena kerap berseliweran di media sosial.
"Kayaknya seru aja gitu Mas, koleksi tanda tangan Purbaya di uang. Ya uang cepek gini," kata Rinto saat ditemui Liputan6.com di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026) malam.
"Semoga enggak di-reshuffle juga deh ini duit," ucapnya berseloroh sembari meraba halus selembar uang Rp 100.000 miliknya.
Sebagai bagian dari Generasi Z, Rinto tidak berpikir panjang selain berharap kelak uang yang ia pegang bisa bernilai jauh melebihi nominalnya. Pasalnya, ia meyakini tokoh seviral Purbaya akan menjadi ikon tersendiri dan tanda tangannya berpotensi incaran para kolektor uang kuno.
"Soalnya bakal langka ini pasti, Mas. Cuma setahun Purbaya jadi menteri, tapi sudah bikin ramai," ucap Rinto penuh keyakinan.
Advertisement
Rela Menahan Uang demi Cuan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4127444/original/049174200_1660789885-Screenshot_2022-08-18-08-42-09-080_com.google.android.youtube.jpg)
Hal senada diungkapkan Yosua (23). Sebagai mahasiswa yang aktif mengikuti perkembangan berita, nama Purbaya tentu sudah tak asing baginya. Sejak mendengar kabar maraknya kolektor yang berburu uang bertanda tangan Purbaya, ia mulai menahan uang kertas miliknya dengan harapan yang sama.
"Iya Mas. Makanya saya keep (simpan) banget ini duit, soalnya sekali cetak doang kan tahun 2026," ucap Yosua kepada Liputan6.com, Senin (21/9/2026).
"Apalagi sebagian uang saya masih ada tanda tangan menteri lain," lanjutnya.
Ia berharap bisa menemukan lebih banyak lembaran Rupiah bertanda tangan Purbaya agar bisa mendatangkan cuan dadakan. Meski begitu, Yosua mengaku belum tahu pasti cara mencari kolektor atau menjajakan uang tersebut agar menghasilkan keuntungan maksimal.
Rencananya, Yosua akan mengunggah sejumlah foto uang miliknya ke jagat maya sembari menunggu respons warganet yang berminat membeli.
"Semoga cepat laku deh ini Mas, banyak yang cari," ucapnya terkekeh.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354907/original/059583400_1790065976-cek_fakta_blt_kesra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408561/original/041911700_1762825692-rupiah.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898267/original/021588900_1780727716-images.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5170222/original/029768500_1742596940-20250322-Penukaran_Uang-ANG_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353343/original/079554200_1789961127-IMG_7203.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353342/original/073453900_1789961127-IMG_7201.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354743/original/043043400_1790061615-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_14.16.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5170222/original/029768500_1742596940-20250322-Penukaran_Uang-ANG_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008993/original/066039300_1577703438-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4127949/original/075318000_1660808771-Wamenkeu_raker_dengan_baleg_tentang_harmonisasi_RUU_keuangan-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351297/original/004192000_1789653540-Deputi_Gubernur_Bank_Indonesia__Filianingsih_Hendarta-17_September_2026a.jpg)