Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran BLT Kesra Rp 600.000 Via Telegram

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran BLT Kesra 2026 sebesar Rp 600.000 melalui Telegram seperti yang beredar di media sosial.

Diterbitkan 22 September 2026, 19:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk pendaftaran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial (BLT Kesra) 2026 sebesar Rp 600.000 melalui Telegram. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 19 September 2026.

Berikut isi unggahannya:

"BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) KESRA 2026 TELAH DIBUKA!

Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI kembali menyalurkan BLT Kesejahteraan Rakyat sebesar Rp600.000 untuk membantu kebutuhan masyarakat.

Penyaluran dimulai: 16 September - 30 Desember 2026

Nominal bantuan: Rp600.000 per penerima

Mari bersama wujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Cukup isi data Anda"

Unggahan disertai link daftar. Jika tautan tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran BLT Kesra 2026 sebesar Rp 600.000 melalui Telegram? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran BLT Kesra 2026 sebesar Rp 600.000 melalui Telegram. Penelusuran mengarah artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Cara Daftar BLT Kesra 2025 Online Lewat Aplikasi Cek Bansos, Ini Panduan Lengkapnya".

Artikel ini menjelaskan bahwa pendaftaran berbagai program bantuan sosial, umumnya dilakukan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang kini menjadi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.

Masyarakat dapat mendaftarkan diri atau mengusulkan orang lain sebagai penerima bantuan sosial secara online melalui aplikasi resmi Kementerian Sosial. Berikut caranya:

1. Unduh Aplikasi Cek Bansos

Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi "Cek Bansos" yang tersedia di Google Play Store untuk pengguna Android. 

2. Buat Akun Baru

Setelah mengunduh aplikasi, pengguna perlu membuat akun baru dengan mengklik opsi "Buat Akun Baru". 

3. Login dan Pilih Menu "Daftar Usulan"

Setelah akun berhasil dibuat dan terverifikasi, masuk kembali ke aplikasi menggunakan NIK dan kata sandi yang telah didaftarkan. Kemudian, pilih menu "Daftar Usulan" untuk memulai proses pengajuan bantuan sosial. 

4. Isi Data Pengusulan

Pada menu "Daftar Usulan", klik "Tambah Usulan". Isi data diri calon penerima bantuan secara lengkap dan benar sesuai dengan KTP dan Kartu Keluarga (KK). 

5. Verifikasi dan Validasi

Setelah data diusulkan, data tersebut akan diverifikasi dan divalidasi oleh pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Sosial setempat, dan Kementerian Sosial. 

Penelusuran juga mengarah pada artikel Liputan6.com berjudul "Kemensos Ingatkan Batas Akhir Pencairan BLT Kesra 31 Desember 2025, Penerima Diimbau Segera Ambil Dana".

Dalam artikel ini disebutkan bahwa BLT Kesra dibagikan Rp 900 ribu per penerima manfaat. Batas waktu BLT Kesra ini berakhir Desember 2025.

Hingga September 2026 ini belum ada pengumuman dari pemerintah apakah akan ada penyaluran BLT Kesra.

 

Sumber:

https://www.liputan6.com/bisnis/read/6221640/cara-daftar-blt-kesra-2025-online-lewat-aplikasi-cek-bansos-ini-panduan-lengkapnya

https://www.liputan6.com/bisnis/read/6229136/blt-kesra-sudah-disebar-ke-262-juta-orang-airlangga-selesai-sampai-desember-2025

https://www.liputan6.com/news/read/6246454/kemensos-ingatkan-batas-akhir-pencairan-blt-kesra-31-desember-2025-penerima-diimbau-segera-ambil-dana

 

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran BLT Kesra 2026 sebesar Rp 600.000 melalui Telegram seperti yang beredar di media sosial, tidaklah benar.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.