VIDEO Headline: Dirjen Perdaglu Kemendag Terjerat Kasus Mafia Minyak Goreng, Dampaknya?

Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan empat tersangka mafia minyak goreng atau kasus dugaan tindak pidana korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022. Yang membuat miris, salah satu tersangka merupakan pejabat eselon I yakni Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Indrasari Wisnu Wardhana (IWW). Pejabat kementerian yang seharusnya mengawasi tata niaga CPO dan minyak goreng, malah menjadi bagian dari permainan mafia. IWW diduga menerima suap untuk izin penerbitan ekspor minyak goreng. Proses pemberian izin itu melawan hukum, karena tidak memenuhi syarat distribusi kebutuhan dalam negeri, di mana Kemendag baru saja mengelurkan peraturan yang menargetkan agar kebutuhan sawit dalam negeri dipenuhi terlebih dahulu. Penetapan tersangka IWW sendiri nyaris satu bulan sejak Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan bakal mengumumkan tersangka mafia minyak goreng pada 21 Maret lalu.

OlehHafiz
Diperbarui 21 April 2022, 14:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan empat tersangka mafia minyak goreng atau kasus dugaan tindak pidana korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022.

Yang membuat miris, salah satu tersangka merupakan pejabat eselon I yakni Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Indrasari Wisnu Wardhana (IWW). Pejabat kementerian yang seharusnya mengawasi tata niaga CPO dan minyak goreng, malah menjadi bagian dari permainan mafia.

IWW diduga menerima suap untuk izin penerbitan ekspor minyak goreng. Proses pemberian izin itu melawan hukum, karena tidak memenuhi syarat distribusi kebutuhan dalam negeri, di mana Kemendag baru saja mengelurkan peraturan yang menargetkan agar kebutuhan sawit dalam negeri dipenuhi terlebih dahulu.

Penetapan tersangka IWW sendiri nyaris satu bulan sejak Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan bakal mengumumkan tersangka mafia minyak goreng pada 21 Maret lalu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6