Sukses

Kinerja PTPP Ditargetkan Kian Moncer di 2021

Liputan6.com, Jakarta - Pergerakan saham PT Pembangunan Perumahan Tbk., (PTPP) terus melejit. Tercatat, naik 129,83 persen selama 3 bulan dan sebesar 109,05 persen dalam waktu 6 bulan terakhir ini. Bahkan, harga saham PTPP di pembukaan hari ini, kembali melesat.

Salah satu sentimen positif dari PTPP adalah berhasil meraih kontrak baru sebanyak Rp 22,26 triliun hingga akhir tahun 2020.

Presiden Komisaris PTPP Andi Gani Nena Wea optimis pergerakan saham PTPP akan terus positif dengan pencapaian kinerja dan proyek-proyek baru yang telah didapatkan PTPP.

"Kami sangat optimis di tahun ini saham PTPP akan terus naik karena adanya proyek-proyek baru yang akan dikerjakan," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Selain itu, kata Andi Gani, tahun ini PTPP juga menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 6,2 triliun atau naik dua kali lipat dari tahun 2020.

Sebagian besar belanja modal tersebut akan dimanfaatkan untuk membiayai proyek pengembangan jalan tol dengan 37 persen dari total anggaran.

Sisanya, dialokasikan untuk proyek pengembangan properti dan residential sebesar 9 persen, pengembangan kawasan dan bandar udara sekitar 12 persen, dan pengembangan investasi melalui anak usaha 33 persen.

"Capex di tahun ini untuk proyek-proyek investasi PTPP seperti jalan tol, kawasan-kawasan industri, pengembangan kawasan pariwisata termasuk akses jalan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), dan sebagainya," ungkapnya.

Ia menambahkan, optimisme di tahun 2021 juga didukung dengan mulai dilaksanakannya program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Program tersebut, kata Andi Gani, diharapkan menjadi awal yang baik untuk pembangunan nasional.

"PTPP siap memberikan berkontribusi lebih baik untuk bangsa di tahun 2021 dengan semangat baru. PTPP sangat optimis target tahun ini dapat dicapai sepenuhnya," tegasnya.

2 dari 3 halaman

PT PP Bukukan Kontrak Baru Rp 22,26 Triliun sepanjang 2020

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP berhasil membukukan perolehan kontrak baru senilai Rp 22,26 triliun di 2020. Untuk tahun 2021, PT PP menargetkan kontrak baru Rp 30,1 triliun. 

"Meskipun tahun ini dipenuhi oleh tantangan, hasil kerja keras Perseroan mampu membukukan kontrak baru senilai Rp 22,26 triliun dengan total laba sesuai target," jelas Corporate Secretary PT PP Yuyus Juarsa, dalam keterangan tertulis, Kamis (14/1/2021).

Pencapaian kontrak baru ini diperoleh dari konstruksi proyek gedung dengan porsi 26 persen, konstruksi proyek Infrastruktur 27 persen, konstruksi proyek EPC 32 persen, dan dari anak perusahaan 15 persen.

"Pencapaian kontrak baru di 2020 diraih dari 28 proyek Gedung, 35 proyek Infrastruktur, 13 proyek EPC serta proyek anak perusahaan," rincinya.

Perolehan di 2020 tersebut meyakinkan langkah PT PP untuk memenuhi target kontrak baru di tahun 2021. Dimana untuk tahun ini target yang ditetapkan sebesar Rp 30,1 triliun atau naik 35 persen dari pencapaian di tahun sebelumnya.

Sedangkan target perolehan capex di tahun 2021 adalah sebesar Rp 6,2 Triliun atau naik dua kali lipat dari tahun 2020. Penggunaan capex akan didominasi pada proyek pengembangan Jalan Tol sebesar 37 persen, proyek pengembangan Properti & Residential sebesar 9 persen, pengembangan Kawasan & Bandar Udara sebesar 12 persen, dan pengembangan investasi di Anak Perusahaan sebesar 33 persen.

"Perseroan siap berkarya dan berkontribusi lebih untuk negeri di tahun 2021 dengan semangat baru. PT PPoptimis target tahun ini dapat dicapai sepenuhnya," tegas Yuyus mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: