Sukses

Studi: Orang Lebih Suka Pakai Uang Buat Liburan Ketimbang Belanja

Liputan6.com, London -  Tak bisa dipungkiri lagi, berbagai produk menarik seperti baju baru atau gadget, seringkali menggoda banyak orang untuk mengeluarkan uangnya. Tapi jangan salah, penelitian terbaru dari perusahaan percetakan buku di bidang ekonomi global Taylor & Francis membuktikan masyarakat lebih memilih menghabiskan uangnya untuk berlibur dibandingkan membeli barang.

Seperti dikutip dari Quartz, Kamis (2/4/2014), meskipun uang tak bisa membeli kebahagiaan, tapi cara Anda menghabiskannya dapat menentukan rasa bahagia tersendiri. Sejauh ini, banyak orang menganggap menghabiskan uang untuk membeli barang jauh lebih berharga dan menyenangkan.

Terbukti, saat dikaitkan dengan perasaan bahagia, para partisipan lebih memilih menghabiskan uangnya untuk berlibur. Pengalaman menyenangkan saat berlibur dianggap jauh lebih berharga dibandingkan membeli suatu barang.

Pengalaman saat berlibur membuat para partisipan merasa lebih bahagia dan merasa telah menggunakan uangnya dengan benar.

"Kami secara natural selalu mengaitkan aspek ekonomi dengan produk. Saya membeli mobil mahal dan perasaan bahagia itu sulit untuk dikenang," ungkap salah satu pelaku survei, Ryan Howell.

Terkadang, pengalaman terbaik juga dapat diperoleh dengan membelikan hadiah untuk orang lain. Banyak orang merasa bahagia setelah mengeluarkan uang untuk melakukannya.

Itu merupakan salah satu bukti bahwa mendapatkan pengalaman indah setelah mengeluarkan uang ternyata bisa didapatkan sebagian masyarakat.

Loading