Cara Pakai QRIS Tap untuk Naik MRT, KRL hingga TransJakarta, Cek Daftar Bank dan Dompet Digital Pendukung

Cuma berbekal QRIS Tap, kamu bisa naik MRT, KRL, LRT maupun TransJakarta tanpa membeli kartu fisik. Simak langkah penggunaannya dan daftar 15 bank serta dompet digital yang sudah siap.

Diterbitkan 09 November 2025, 09:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Asyik, warga Jabodetabek yang menggunakan transportasi umum kini bisa menikmati cara baru untuk membayar tiket atau naik KRL, MRT, TransJakarta, hingga LRT.

Bila biasanya mengandalkan kartu uang elektronik atau kode QR, kini pengguna transportasi umum bisa memakai layanan QRIS Tap berbekal smartphone.

Apa Itu QRIS Tap?

QRIS Tap merupakan pengembangan dari layanan QRIS memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC), di mana pengguna hanya perlu menempelkan ponsel ke mesin pemindai untuk melakukan pembayaran.

Layanan QRIS Tap ini sendiri diluncurkan Bank Indonesia pada 14 Maret 2025, setelah melalui uji coba sejak 2024.

Cara Pakai QRIS Tap di Smartphone

Hal pertama dan paling penting adalah untuk memastikan smartphone yang dipakai memiliki fitur NFC, dan memiliki aplikasi pembayaran (dompet digital) yang sudah mendukung QRIS Tap ini.

Saat ini, QRIS Tap baru bisa dipakai pengguna transportasi umum yang memiliki HP Android. Sementara untuk pemilik iPhone, tampaknya harus sedikit bersabar hingga fitur ini bisa digunakan.

Lanjut ke cara pakai QRIS Tap, kamu bisa mengikuti langkahnya di bawah ini:

  • Buka aplikasi mobile banking atau dompet digital yang sudah mendukung QRIS Tap, seperti Dana, GoPay, hingga BCA.
  • Pilih menu QRIS, lalu aktifkan QRIS Tap. Di aplikasi Dana, kamu bisa tap "Pay" dan sapu layar ke kiri untuk munculkan pilihan QRIS Tap.
  • Masukkan verifikasi PIN atau biometrik bila dibutuhkan.
  • Setelah klik QRIS Tap, tempelkan HP ke mesin pemindai di gate atau pintu.
  • Tunggu sesaat hingga muncul konfirmasi transaksi.

Berdasarkan pengalaman tim Tekno Liputan6.com, masuk dan keluar stasiun KRL berlangsung sangat cepat dan mudah hanya dalam hitungan detik. 

Tidak perlu munculkan kode QR atau pakai kartu fisik. Hanya saja, pastikan HP memiliki sinyal kuat dan saldo di dompet digital atau aplikasi mobile banking tersedia dan cukup untuk membayar.

 

Daftar Bank dan Dompet Digital yang Sudah Dukung QRIS Tap

Saat ini, sudah ada sekitar 15 bank dan penyedia jasa pembayaran yang sudah mendukung QRIS Tap:

  • BRI
  • Bank Mega
  • CIMB Niaga
  • Bank Mandiri
  • BNI
  • BCA
  • Bank DKI
  • Bank Permata
  • Bank Sinarmas
  • BPD Bali
  • Bank Nationalnobu
  • GoPay
  • ShopeePay
  • DANA
  • Netzme

Berhubung masih baru diluncurkan, pastinya dukungan QRIS Tap ini akan semakin luas dan bisa dinikmati oleh pengguna transportasi umum dengan lebih praktis dan cepat.

BI Pamer QRIS Tap, Ini Fungsinya

Bank Indonesia (BI) memastikan fitur terbaru QRIS Tap yang berlaku di lima moda transportasi di Jabodetabek. Ini jadi salah satu inovasi yang baru diluncurkan BI.

Deputi Gubernur BI, Destry Damayanti mengatakan fitur anyar tersebut jadi salah satu unggulan yang dipamerkan dalam ajang Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2025, di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta.

Sudah Dukung KRL, TransJakarta, LRT

Pembayaran MRT Jakarta menggunakan QRIS Tap Gopay (Foto: Gopay).

"Ada QRIS Tap In dan Out untuk 5 moda transportasi," kata Destry saat menutup FEKDI x IFSE 2025, di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Lima moda transportasi yang bisa diakses dengan QRIS Tap yakni KRL Commuter Line, TransJakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, dan MRT Jakarta. Ini menjadi pengembangan terbaru yang dilakukan oleh BI.

Selain akses transportasi, Destry juga menyebut pembayaran lintas batas (cross-border) dengan QRIS. Terbaru, BI mengenaikan sandbox QRIS crossborder antara Indonesia dan Korea Selatan.

"Kedepan banyak sekali yang akan kita lakukan setelah kita Sudah dengan Thailand, Malaysia, Jepang, China, Korea Selatan dan ini ada India, ada Saudi Arabia anti dan seterusnya," ucap dia.

"Nah inilah kurang lebih inovasi yang terus dilakukan oleh kami, disini tentu bersama-sama dengan Bank Indonesia dengan OJK karena penyelenggaranya kan perbankan ada di OJK juga. Jadi ini semua tidak akan bisa terpisahkan," sambung Destry.