“Aku merasa niat mereka memasukkan ALS bukan sekadar jualan bahwa ada kesedihan akibat penyakit. Tapi lebih kepada, memberi tahu orang-orang ada lo penyakit ini, bisa terjadi dan belum ada obat, dan belum tahu juga detail faktor pemicunya,” Vino G Bastian menjelaskan.
3. Takut Main Film Soal Penyakit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320672/original/018402700_1755603100-IMG_9247-01.jpeg)
Terang-terangan Vino G Bastian takut main film tentang penyakit tertentu. Ia khawatir ada adegan yang salah secara medis dan berpotensi menyesatkan penonton. Atau, dirujak netizen karena salah konteks dalam dunia kedokteran. Apalagi, akses informasi kini terbuka lebar.
“Sekarang ada AI, chat GPT untuk mencari informasi. Senang banget ketika masuk proyek ini, mereka sudah melakukan riset yang komplet dan film ini di-QC sama dokternya langsung padahal yang mau ditampilkan enggak sebanyak itu juga,” urai Vino G. Bastian.
4. Nirina Zubir Atas Nama Cinta
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320673/original/014279300_1755603102-IMG_9255-01.jpeg)
Bagi Nirina Zubir, Hanya Namamu Dalam Doaku punya tempat khusus di hatinya. “Senang akhirnya di usia segini, kami masih dihargai. Kami melakukan ini atas nama cinta, bukan demi popularitas dan penghargaan. Penghargaan itu bonus,” katanya.
Kali pertama Nirina Zubir meraih Piala Citra Pemeran Utama Wanita Terbaik via film Heart (2006) Lalu, 18 tahun kemudian ia menang untuk kategori yang sama, berkat Jatuh Cinta Seperti di Film-Film. Selama itu pula Nirina Zubir konsisten berakting.
5. Humanisnya. Kebaikannya. Ketulusannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320674/original/033024400_1755603103-IMG_9522-01.jpeg)
Jika Nirina Zubir berakting demi pengakuan dan piala, tentu ia akan berhenti di tengah jalan setelah fenomena film Heart. Karenanya, Nirina Zubir berjanji akan tetap di dunia seni peran selama masih dipercaya berlakon. Lalu, Hanya Namamu Dalam Doaku menghampirinya.
Bagi Nirina Zubir, ada daya tarik yang tak bisa ditepis dari Hanya Namamu Dalam Doaku. “Humanisnya. Kebaikannya. Ketulusan dalam membuat film ini. Mereka melewati banyak hal termasuk membuat focus group discusion berkali-kali,” ujarnya menyanjung dedikasi kru.
6. Ketika Sutradara Reka Wijaya Menangis
Nirina Zubir menyatakan, Hanya Namamu Dalam Doaku yang akan tayang di bioskop mulai 21 Agustus 2025 adalah karya personal sineas Reka Wijaya. Berkali, ia mendapati Reka Wijaya menangisi adegan karena teringat pengalaman pribadi yang pahit.
“Mas Reka Wijaya kurang lebih pernah merasakan hal yang dirasakan Arga. Jadi dia pernah cerita, entah apa, kayak kelumpuhan, tiba-tiba enggak bisa bangun. Saking personal, Mas Reka dalam beberapa adegan, tiba-tiba menangis karena enggak kuat,” ucap Nirina Zubir.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1380637/original/001329300_1477021257-Infografis_Film_Indonesia_revisi.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320669/original/047813800_1755603095-IMG_9526-01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9105249/original/065305000_1783042685-por7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111051/original/091108400_1783054834-063_2284419230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263221/original/078833600_1781868905-Tanah_Runtuh_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257549/original/080558800_1781246885-1000557345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7680941/original/046133700_1780476513-ClipDown.com_653472521_18099066431506186_8311549769028179184_n.jpg)