Liputan6.com, Jakarta - Pergola belakang rumah menjadi salah satu pilihan untuk menciptakan area teduh yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul, bersantai, atau menikmati suasana luar ruang. Kehadiran pergola turut menciptakan tampilan halaman belakang yang cantik, sekaligus membantu menghadirkan ruang yang lebih nyaman untuk berkumpul.
Beragam desain kini tersedia untuk menjawab kebutuhan tersebut, sehingga dapat disesuaikan dengan ukuran lahan maupun konsep hunian. Namun demikian, pemilihan desainnya perlu mempertimbangkan bentuk bangunan, kebutuhan penghuni, serta cara penggunaan area belakang rumah. Mulai dari konsep minimalis hingga tropis, setiap model memiliki karakter yang dapat memberikan pengalaman berbeda saat digunakan.Â
Banyak pemilik rumah mulai menjadikan pergola sebagai bagian dari pengembangan halaman belakang karena mampu menghadirkan ruang tambahan dengan cara yang sederhana. Beberapa yang bisa dipertimbangkan di antaranya, Material, bentuk atap, dan penataan tanaman. Lalu, model seperti apa yang bisa dipilih agar halaman belakang terasa lebih sejuk? Untuk mengetahui jawabannya, simak 8 rekomendasi pergola belakang rumah versi Liputan6.com, dirangkum pada Jumat (3/7).
Advertisement
1. Pergola Belakang Rumah Bergaya Minimalis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111119/original/032891000_1783059848-Desain_Pergola_Belakang_Rumah_Agar_Terasa_Lebih_Sejuk_sebagai_Inspirasi_Gaya_Minimalis_hingga_Tropis_Model_Minimalis.jpeg)
Model pergola belakang rumah bergaya minimalis menggunakan bentuk lurus dengan susunan rangka yang sederhana. Penempatannya biasanya menyatu dengan teras belakang sehingga membentuk ruang untuk duduk bersama keluarga. Atap dapat dibuat terbuka atau diberi penutup sehingga cahaya matahari tetap masuk dalam jumlah yang cukup tanpa membuat area terasa panas.
Konsep ini cocok dipilih karena mudah dipadukan dengan berbagai bentuk rumah. Pergola juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat makan, ruang membaca, atau area menerima tamu di luar ruangan. Penataan kursi, meja, dan tanaman di sekitarnya membuat halaman belakang memiliki fungsi yang lebih luas tanpa memerlukan perubahan besar.
Hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran pergola harus mengikuti luas halaman agar ruang gerak tetap nyaman. Penempatan tanaman juga sebaiknya tidak menghalangi sirkulasi udara. Selain itu, kebersihan atap dan rangka perlu dijaga supaya area tetap nyaman digunakan sepanjang waktu.
Advertisement
2. Pergola Kayu dengan Tanaman Rambat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111120/original/064080800_1783059848-Desain_Pergola_Belakang_Rumah_Agar_Terasa_Lebih_Sejuk_sebagai_Inspirasi_Gaya_Minimalis_hingga_Tropis_Model_dengan_Tanaman_Rambat.jpeg)
Pergola kayu menghadirkan suasana halaman belakang yang menyatu dengan unsur alam. Rangka kayu dipadukan dengan tanaman rambat yang tumbuh mengikuti bagian atas pergola sehingga membentuk peneduh alami. Seiring pertumbuhan tanaman, area di bawahnya menjadi tempat yang nyaman untuk beraktivitas pada siang hari.
Model ini cocok dipilih bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan ruang berkumpul dengan nuansa taman. Tanaman rambat membantu mengurangi paparan sinar matahari secara langsung sekaligus memberikan kesan halaman yang hidup. Pergola belakang rumah seperti ini juga dapat menjadi titik perhatian tanpa memenuhi seluruh area.
Hal yang perlu diperhatikan adalah memilih tanaman yang mudah dirawat serta tidak merusak rangka pergola. Pertumbuhan tanaman perlu dipangkas secara berkala agar tidak menutupi seluruh bagian atap. Penyiraman dan perawatan rutin juga membantu menjaga tampilan halaman tetap rapi.
3. Pergola Besi dengan Atap Transparan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111121/original/092715700_1783059848-Desain_Pergola_Belakang_Rumah_Agar_Terasa_Lebih_Sejuk_sebagai_Inspirasi_Gaya_Minimalis_hingga_Tropis_Model_Besi_dengan_Atap_Transparan.jpeg)
Pergola besi banyak dipilih karena memiliki bentuk yang sederhana dan mudah dipadukan dengan berbagai konsep rumah. Penambahan atap transparan membuat cahaya tetap masuk ke halaman belakang sehingga area tidak terasa gelap saat digunakan pada siang hari.
Konsep ini cocok bagi keluarga yang ingin memanfaatkan halaman belakang setiap hari tanpa bergantung pada kondisi cuaca. Atap membantu melindungi area dari hujan, sementara cahaya alami tetap dapat masuk. Pergola belakang rumah ini juga dapat digunakan sebagai tempat makan bersama atau ruang berkumpul.
Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan saluran air di sekitar pergola berfungsi dengan baik. Atap perlu dibersihkan secara berkala agar tidak tertutup debu maupun daun. Pemeriksaan pada rangka juga penting dilakukan supaya tetap aman digunakan dalam jangka panjang.
Advertisement
4. Pergola dengan Atap Bambu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111122/original/017533800_1783059849-Desain_Pergola_Belakang_Rumah_Agar_Terasa_Lebih_Sejuk_sebagai_Inspirasi_Gaya_Minimalis_hingga_Tropis_Model_Atap_Bambu.jpeg)
Pergola dengan atap bambu menjadi pilihan bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan suasana halaman yang dekat dengan lingkungan sekitar. Susunan bambu pada bagian atas membantu mengurangi paparan matahari sekaligus tetap memberikan aliran udara yang baik.
Model ini cocok dipilih karena mampu menghadirkan ruang santai yang dapat digunakan untuk berkumpul bersama keluarga. Pergola juga dapat dipadukan dengan tanaman dalam pot sehingga area belakang rumah memiliki fungsi sebagai tempat beristirahat setelah menjalani aktivitas sehari-hari.
Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan bambu tetap dalam kondisi baik melalui pemeriksaan berkala. Area pergola juga perlu dijaga agar tetap bersih dari daun maupun kotoran yang menumpuk sehingga ruang tetap nyaman dipakai setiap waktu.
5. Pergola Bernuansa Tropis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111123/original/043877200_1783059849-Desain_Pergola_Belakang_Rumah_Agar_Terasa_Lebih_Sejuk_sebagai_Inspirasi_Gaya_Minimalis_hingga_Tropis_Model_Bergaya_Tropis.jpeg)
Pergola bernuansa tropis memanfaatkan tanaman berdaun lebar yang ditempatkan di sekitar area duduk. Rangka pergola dipadukan dengan elemen taman sehingga halaman belakang memiliki ruang yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan keluarga.
Konsep ini cocok dipilih karena mampu menghadirkan suasana teduh melalui perpaduan tanaman dan ruang terbuka. Pergola belakang rumah dengan nuansa tropis juga memberikan ruang untuk menikmati udara luar tanpa harus meninggalkan area rumah.
Hal yang perlu diperhatikan adalah memilih tanaman yang sesuai dengan kondisi halaman. Penataan tanaman perlu dilakukan agar tidak menghalangi jalur berjalan maupun akses menuju bagian lain rumah. Perawatan rutin juga membantu menjaga halaman tetap nyaman digunakan.
Advertisement
6. Pergola dengan Area Makan Keluarga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111124/original/076234100_1783059849-Desain_Pergola_Belakang_Rumah_Agar_Terasa_Lebih_Sejuk_sebagai_Inspirasi_Gaya_Minimalis_hingga_Tropis_Model_Area_Makan_Keluarga.jpeg)
Pergola dapat dirancang menyatu dengan meja makan sehingga halaman belakang memiliki fungsi sebagai tempat berkumpul. Penempatan meja dan kursi di bawah pergola membuat aktivitas makan bersama dapat dilakukan di ruang terbuka.
Model ini cocok dipilih bagi keluarga yang sering mengadakan acara bersama. Area makan di luar ruangan memberikan suasana yang berbeda dibandingkan ruang makan di dalam rumah. Selain itu, halaman belakang menjadi lebih sering dimanfaatkan dalam kegiatan sehari-hari.
Hal yang perlu diperhatikan adalah menyediakan ruang yang cukup untuk pergerakan penghuni. Penataan perabot sebaiknya tidak memenuhi seluruh area pergola. Kebersihan lantai dan peralatan makan juga perlu dijaga agar ruang tetap nyaman digunakan.
7. Pergola dengan Dek Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111125/original/005232900_1783059850-Desain_Pergola_Belakang_Rumah_Agar_Terasa_Lebih_Sejuk_sebagai_Inspirasi_Gaya_Minimalis_hingga_Tropis_Model_dengan_Dek_Kayu.jpeg)
Pergola yang dipadukan dengan dek kayu membentuk ruang khusus di halaman belakang. Area ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat duduk, membaca, atau berkumpul bersama keluarga pada pagi maupun sore hari.
Konsep tersebut cocok dipilih karena membantu membedakan fungsi halaman tanpa membangun ruang baru. Dek juga membuat penataan kursi dan meja menjadi lebih mudah sehingga halaman terlihat tertata dan siap digunakan untuk berbagai kegiatan.
Hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan permukaan dek dari air maupun kotoran. Pemeriksaan secara berkala membantu menjaga kondisi lantai tetap nyaman digunakan. Penempatan tanaman juga perlu diatur agar tidak mengganggu akses keluar masuk area pergola.
Advertisement
8. Pergola Modern dengan Kombinasi Tanaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111126/original/029929200_1783059850-Desain_Pergola_Belakang_Rumah_Agar_Terasa_Lebih_Sejuk_sebagai_Inspirasi_Gaya_Minimalis_hingga_Tropis_Model_Modern_dengan_Kombinasi_Tanaman.jpeg)
Pergola modern menggabungkan rangka sederhana dengan penempatan tanaman di sisi kanan, kiri, maupun bagian atas. Susunan tersebut menciptakan area belakang rumah yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul tanpa mengurangi fungsi halaman.
Model ini cocok dipilih karena mudah diterapkan pada rumah dengan lahan yang tidak terlalu luas. Penambahan tanaman membantu menghadirkan area teduh sekaligus memberikan ruang untuk menikmati aktivitas di luar rumah bersama anggota keluarga.
Hal yang perlu diperhatikan adalah menyesuaikan jumlah tanaman dengan luas area agar ruang tetap nyaman digunakan. Penataan jalur berjalan juga perlu dipertahankan supaya aktivitas penghuni tidak terganggu. Perawatan berkala menjadi langkah penting agar pergola tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Desain Pergola Belakang Rumah
1. Apa fungsi pergola belakang rumah?
Pergola berfungsi sebagai peneduh area belakang rumah, ruang berkumpul, tempat bersantai, sekaligus pembatas antara taman dan area aktivitas keluarga.
2. Material apa yang sering digunakan untuk pergola?
Material yang banyak digunakan antara lain kayu, besi, bambu, dan kombinasi rangka dengan penutup atap sesuai kebutuhan penggunaan.
3. Apakah pergola cocok untuk halaman belakang yang sempit?
Ya. Pergola dapat dibuat mengikuti ukuran lahan sehingga tetap memberikan ruang teduh tanpa mengurangi fungsi halaman belakang.
4. Bagaimana cara membuat pergola terasa lebih sejuk?
Pergola dapat dipadukan dengan tanaman rambat, tanaman dalam pot, atau penutup atap yang tetap memungkinkan sirkulasi udara berjalan dengan baik.
5. Apa yang perlu diperhatikan sebelum membuat pergola belakang rumah?
Hal yang perlu diperhatikan meliputi ukuran lahan, fungsi area, kesesuaian desain dengan rumah, kemudahan perawatan, serta penataan tanaman dan perabot agar ruang tetap nyaman digunakan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111106/original/074886600_1783059387-Desain_Pergola_Belakang_Rumah_Agar_Terasa_Lebih_Sejuk_sebagai_Inspirasi_Gaya_Minimalis_hingga_Tropis.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9105249/original/065305000_1783042685-por7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111051/original/091108400_1783054834-063_2284419230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7667292/original/089306500_1780461385-Untitled7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571932/original/032350400_1777713718-unnamed__49_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553054/original/003762600_1775888246-Gemini_Generated_Image_gj2ws1gj2ws1gj2w.jpg)