The 1975 Banjir Hujatan Netizen Malaysia Akibat Kecaman Terhadap Peraturan di Negeri Jiran dan Aksi Ciuman Vokalis dengan Bassist

Imbas dari aksi dua personel The 1975, Matty Healy dan Ross MacDonald, membuat konser Good Vibes Festival 2023 yang seharusnya berjalan tiga hari, dilarang untuk lanjut oleh pemerintah Malaysia.

Diperbarui 23 Juli 2023, 19:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Baiklah, kami harus pergi. Kami baru saja dapat larangan dari Kuala Lumpur. Sampai ketemu lain waktu," ujar Matty Healy singkat.

The 1975 Banjir Hujatan Netizen Malaysia Setelah Manggung

Setelah aksi Matty Healy yang masuk kategori kontroversial di Malaysia itu, akun Instagram resmi The 1975 langsung banjir hujatan olen netizen Negeri Jiran.

"Festivalnya sudah dibatalkan terima kasih kepada kalian, secara instan bukan penggemar kalian lagi," tulis seorang warganet.

"Kami memanggil kalian di negara Malaysia (Muslim) kami karena kami menghargai musik kalian, apa pun latar belakang, budaya, atau kepercayaan kalian. Tapi kalian tidak menghormati kepercayaan dan budaya kami? Karena kalian tidak bisa mengendalikan emosi untuk menunjukkan cinta dengan cara kalian? Kalian baru saja kehilangan penggemar setia di sini. Sampai jumpa Matt 👋🏻," tulis yang lain.

"Tak suka la you buat mcm tu kat kitaorg! tak berapa elok perangai you," kata yang lain.

Selain itu, sejumlah warganet juga mengingatkan Matt Healy dan kawan-kawan agar lain kali lebih menghargai dan menghormati budaya serta peraturan suatu negara yang sedang mereka pijak.

Sikap Tegas Pemerintah Malaysia kepada The 1975

Pemerintah Malaysia menghentikan konser Good Vibes Festival 2023 ibu kota Kuala Lumpur pada Sabtu (22/7/2023) sehari usai pentolan band pop rock Inggris, The 1975, mencium seorang pria di atas panggung serta mengkritik undang-undang anti-LGBT yang berlaku di negeri jiran tersebut.

"Tak akan ada kompromi untuk pihak mana pun yang menantang, meremehkan, dan melanggar hukum Malaysia," ujar Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil melalui Twitter setelah bertemu dengan penyelenggara konser bertajuk Good Vibes Festival, dikutip dari Antara.

Band The 1975 juga dilarang tampil lagi di Malaysia, sebut komisi pemerintah yang mengawasi pembuatan film dan pertunjukan oleh artis asing. Di Malaysia, homoseksualitas dianggap kejahatan, lantaran mayoritas penduduk negara itu Muslim.

Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil mengatakan Malaysia memiliki komitmen mendukung pengembangan industri kreatif dan kebebasan berekspresi.

"Namun, jangan sampai menyentuh kepekaan masyarakat, terutama yang bertentangan dengan tradisi dan nilai-nilai budaya setempat," sambung dia.

The 1975 Batal ke Jakarta

Setelah mendapat larangan oleh pihak pemerintah Malaysia, band asal Inggris The 1975 akhirnya memutuskan untuk membatalkan rencana manggung di Jakarta dan Taipei, Taiwan. Pengumuman ini hanya berselang dua hari setelah Matty Healy dan kawan-kawan hengkang dari Malaysia.

Pengumuman itu disampaikan oleh pihak We The Fest yang mengundang The 1975 melalui akun Instagram @we.the.fest pada hari ini, Minggu (23/7/2023). Namun, tak dijelaskan secara rinci penyebab utama The 1975 batal manggung di hari ketiga We The Fest 2023 Jakarta, yang sedianya harus tampil hari ini.

"The 1975 dengan menyesal mengumumkan bahwa pertunjukan mereka yang akan datang di Jakarta dan Taipei tidak akan berjalan sesuai rencana. Silakan lihat pernyataan resmi dari band di atas," tulis pihak We The Fest dalam keterangannya.

Bersamaan dengan itu, pihak We The Fest turut mengunggah sebuah desain teks yang isinya merupakan pernyataan resmi dari The 1975. Tampak pernyataan awal yang disampaikan Matty Healy dan kawan-kawan mirip dengan yang disampaikan We The Fest di atas.

 

Alasan yang Disampaikan The 1975

Dalam pernyataan selanjutnya, The 1975 menyampaikan bahwa mereka beralasan tak bisa tampil di Jakarta maupun Taipei lantaran situasi yang tidak memungkinkan.

"Band kami tidak pernah mengambil keputusan untuk membatalkan pertunjukan dengan enteng dan sangat menantikan bisa bermain untuk para penggemar di Jakarta dan Taipei. Tetapi sayangnya, karena keadaan saat ini, tidak mungkin untuk melanjutkan pertunjukan yang telah dijadwalkan," begitu pengumuman dari pihak The 1975 melalui We The Fest.

"Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda yang berkelanjutan, - The 1975," sambung Matty Healy dan kawan-kawan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan