IHSG Hari Ini Menguat ke 5.943, Investor Asing Lepas Saham Rp 1,1 Triliun

Mayoritas sektor saham menghijau mengangkat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Rabu, (14/10/2026).

Diterbitkan 14 Oktober 2026, 18:24 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham Rabu, (14/10/2026). Akan tetapi, penguatan IHSG hari ini berkurang menjelang penutupan perdagangan saham di tengah transaksi harian saham Rp 11,3 triliun dan mayoritas sektor saham menghijau.

Mengutip data RTI,IHSG hari ini ditutup naik 0,29% menjadi 5.943,02. Indeks saham LQ45 naik 0,92% menjadi 594,58. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. 

Di sisi lain, di tengah penguatan IHSG, investor asing melepas saham Rp 1,1 triliun pada hari ini, demikian berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang 2026, aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp 85,4 triliun.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus atau Nico dalam kajiannya menyebutkan, IHSG naik setelah melemah dalam dua sesi sebelumnya.

“Aksi beli pada saham-saham yang dinilai murah (bargain hunting) muncul setelah pasar menyentuh level terendah dalam tiga bulan," tutur dia, mengutip Antara.

Dari global, Nico menuturkan, pelaku pasar mencermati sinyal dovish dari pejabat Federal Reserve (The Fed) sambil menantikan rilisnya data inflasi Amerika Serikat (AS).

Presiden Federal Reserve Bank of New York, John Williams, mengindikasikan satu kali kenaikan suku bunga tambahan mungkin diperlukan pada tahun ini, tetapi pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut kemungkinan tidak diperlukan pada 2027.

Sementara itu, IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5,1% dari sebelumnya 5,0 persen, yang didukung oleh upaya pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong belanja pemerintah.

Selain itu, pelaku pasar fokus menantikan rilisnya data inflasi AS yang diproyeksikan mengalami kenaikan dari sebelumnya 3,4 persen year on year (yoy) menjadi 3,6 persen (yoy). Sementara inflasi inti diproyeksikan mengalami kenaikan dari sebelumnya 3,4 persen menjadi 3,6 persen (yoy).

Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.009,95 dan level terendah 5.906,74. Sebanyak 321 saham melemah sehingga menahan penguatan IHSG. Namun, 280 saham menguat dan 194 saham diam di tempat.

"IHSG menguat setelah melemah selama dua sesi sebelumnya. Aksi beli pada saham-saham yang dinilai murah (bargain hunting) muncul setelah pasar menyentuh level terendah dalam tiga bulan," ujar Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus atau Nico dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

 

 

Sektor Saham

Dari mancanegara, Nico mengatakan pelaku pasar mencermati sinyal dovish dari pejabat Federal Reserve (The Fed) sambil menantikan rilisnya data inflasi Amerika Serikat (AS).

Total frekuensi perdagangan saham 1.491.287 kali dengan volume perdagangan saham 31,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,3 triliun. Sementara itu, posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.897.

Dari 11 sektor saham, tiga sektor saham melemah. Sektor saham consumer siklikal turun 0,72%, dan mencatat koreksi terbesar. Sektor saham energi terpangkas 0,59% dan sektor saham infrastruktur susut 0,19%.

Di sisi lain, sektor saham teknologi bertambah 2,76%, dan catat penguatan terbesar. Sektor saham basic mendaki 0,05%, sektor saham industri melambung 0,36%, sektor saham consumer nonsiklikal melompat 0,41%.

Lalu sektor saham kesehatan bertambah 0,29%, sektor saham keuangan naik 0,06%, sektor saham properti bertambah 1,78%. Sektor saham teknologi melompat 2,76%, dan catat kenaikan terbesar, serta sektor saham transportasi menguat 0,22%.

 

Gerak Saham

Pada Rabu pekan ini, saham BRIS turun 0,38% menjadi Rp 1.315 per saham.Harga saham BRIS dibuka stagnan di Rp 1.320 per saham. Harga saham BRIS berada di level tertinggi Rp 1.345 dan level terendah Rp 1.315 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.276 kali dengan volume perdagangan saham 199.218 saham. Nilai transaksi harian Rp 26,5 miliar.

Harga saham DADA ditutup stagnan di Rp 22 per saham. Harga saham DADA berada di level tertinggi Rp 23 dan terendah Rp 21 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.975 kali dengan volume perdagangan saham 724.750 saham. Nilai transaksi harian Rp 1,6 miliar.

Harga saham CLEO ditutup menguat 3,7% menjadi Rp 448 per saham. Harga saham CLEO dibuka stagnan di Rp 432 per saham. Saham CLEO berada di level tertinggi Rp 456 dan terendah Rp 432 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 2.704 kali dengan volume perdagangan saham 248.908 saham. Nilai transaksi Rp 11,1 miliar.

Harga saham MBMA ditutup stagnan di Rp 456 per saham. Harga saham MBMA dibuka mendaki dua poin ke level Rp 458 per saham. Harga saham MBMA berada di level tertinggi Rp 466 dan terendah Rp 456 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.086 kali dengan volume perdagangan saham 422.037 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 19,4 miliar.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Perdagangan Saham
  • Sektor Saham
  • IHSG Hari Ini