Liputan6.com, Jakarta - Manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memberikan penjelasan kepada bursa mengenai kabar akuisisi Kideco milik Indika Energy (indy).
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (13/10/2026), Direktur PT Bumi Resources Tbk R.A Sri Dharmayanti menuturkan, pemberitaan itu didasarkan pada narasumber yang tidak disebutkan identitasnya sehingga perseroan tidak dapat memverifikasi sumber maupun dasar informasi.
"Perseroan tidak dapat memberikan komentar atas rumor pasar, spekulasi maupun transaksi yang bersifat hipotesis, serta, setiap perkembangan korporasi yang material akan diungkapkan sesuai dengan peraturan dan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku,” ujar dia.
Advertisement
Sri mengatakan, perseroan dalam berbagai kesempatan telah menyampaikan arah strategis-nya, yakni diversifikasi usaha ke luar batu bara termal. Adapun aset yang disebutkan dalam pemberitaan merupakan aset batu bara termal.
“Apabila terdapat informasi atau fakta material, perseroan akan menyampaikan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata dia.
Ia juga mengatakan, tidak ada informasi atau kejadian penting yang material. “Sekiranya terdapat hal-hal lain yang sifatnya material, maka perseroan akan menyampaikan keterbukaan kepada bursa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal,” kata Sri.
Berdasarkan data RTI, harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup naik 1,21% menjadi Rp 167 per saham. Harga saham BUMI dibuka turun satu poin menjadi Rp 164 per saham. Saham BUMI berada di level tertinggi Rp 169 dan terendah terendah Rp 161 per saham. Total frekuensi perdagangan 30.273 kali dengan volume perdagangan saham 19.585.348 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 323 miliar.
Bumi Resources Lepas Kepemilikan Saham di Citra Palu Mineral
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020524/original/019309700_1578913886-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-5.jpg)
Sebelumnya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), eksportir batubara mengumumkan penyelesaian divestasi kepemilikan saham Perseroan sebesar 3,03% di PT Citra Palu Mineral (CPM).
Melansir keterangan perusahaan, Senin (29/6/2026), divestasi ini dilaksanakan dengan nilai transaksi sebesar US$ 9.056.800, atau setara dengan Rp 151.991.223.923, sebagai bagian dari proses transisi strategis dan diversifikasi Perseroan.
Saham tersebut dijual kepada anak usaha Perseroan, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), yang mencakup 24.999 saham Seri A dan 927.236 saham Seri C.
Transaksi ini dikatakan mencerminkan arah strategi Bumi Resources yang kini semakin berfokus pada aset-aset jangka dekat dengan kepentingan pengendali.
Melalui divestasi ini, Perseroan dapat mengalokasikan kembali modalnya untuk mendukung inisiatif pertumbuhan yang terus dijalankan sejalan dengan agenda diversifikasi Perseroan. "Perseroan tetap memiliki eksposur tidak langsung terhadap kinerja CPM melalui kepemilikan sahamnya di BRMS," mengutip penjelasan perusahaan.
Advertisement
Beri Pinjaman kepada Arutmin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755475/original/077659200_1778657376-5.jpg)
Sebelumnya, BUMI memberikan pinjaman Rp 1,5 triliun kepada PT Arutmin Indonesia pada 26 Mei 2026. Transaksi pinjaman itu akan dipakai untuk biaya operasional.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu (3/6/2026), pada 28 April 2026, perseroan dan Arutmin telah menandatangani perjanjian pinjaman. Perseroan telah sepakat meminjamkan sejumlah dana yang didapatkan dari hasil penerbitan penawaran umum berkelanjutan (PUB) I Tahap V kepada Arutmin maksimal Rp 1,6 triliun. Dana yang diberikan itu dibagi dua tranche.
Pertama, tranche A maksimal Rp 640 miliar. Dana yang dikucurkan pada tranche A ini akan dikenakan bunga 7,5% plus margin 0,5% per tahun. Kedua, tranche B, maksimal Rp 960 miliar. Pada tranche B dikenakan bunga 8,75% plus margin 0,5% per tahun.
Keperluan Modal Kerja
Pembayaran kembali atas pokok fasilitas pinjaman dan bunga untuk Tranche A yaitu 3 hari kerja sebelum jadwal pembayaran pokok Obligasi Seri A yang berjangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi Obligasi Seri A dari PUB I Tahap V.
Sementara itu, tranche B yaitu 3 hari kerja sebelum jadwal pembayaran pokok Obligasi Seri B yang berjangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi Seri B dari PUB I Tahap V.
"Transaksi antara Perseroan dan Arutmin tersebut merupakan suatu Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020. Arutmin merupakan Perusahaan Terkendali dari Perseroan yang dimiliki secara langsung oleh Perseroan dengan kepemilikan 70% dari modal ditempatkan dan disetor Arutmin,” demikian seperti dikutip.
Perseroan mengucurkan, dana pinjaman kepada Arutmin untuk dipakai sebagai keperluan modal kerja untuk biaya-biaya operasional Arutmin.
PT Bumi Resources Tbk menyatakan, transaksi dengan afiliasi ini dilakukan karena proses transaksi akan lebih cepat dibandingkan dengan pihak ketiga lain dan tidak memerlukan proses administrasi yang lama serta tidak memerlukan pemberian jaminan.
“Transaksi tidak berpotensi mengakibatkan terganggunya kelangsungan usaha Perseroan sehingga pelaksanaan transaksi tidak berdampak signifikan terhadap kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan,” demikian seperti dikutip.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306335/original/075578900_1784874762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T133156.067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372199/original/025007600_1791871347-HOAX__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372384/original/088941600_1791878335-cek_fakta_BSU_Oktober_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366130/original/016498100_1791253536-033A5626.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1040537/original/091207600_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366589/original/054448600_1791272099-BNP_Paribas_AM_Indonesia-AXA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1600053/original/099621200_1495260000-20170520-Starbucks_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332442/original/058174800_1787677453-Ilustrasi_AI-UnsplashGrowtica.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/673466/original/jababeka.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355704/original/068969800_1790140379-email-attachment_2026_09_23_pramita-tristiawati_dapat-pinjaman-triliunan-siloam-akuisisi-14-rumah-sakit-lewat-persetujuan-rupslb_RUPSLB2026_01.jpeg)