IHSG Rawan Koreksi, Cermati Rekomendasi Saham Analis 18 September 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 6.400-6.535 pada perdagangan saham Jumat, (18/9/2026). Berikut strategi rekomendasi saham.

Diterbitkan 18 September 2026, 07:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan koreksi pada perdagangan saham Jumat, (18/9/2026). IHSG hari ini akan kembali menguji 6.290-6.370. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG naik 0,4% ke 6.462 disertai oleh volume pembelian, pergerakan IHSG pun masih belum mampu menembus moving average (MA) 20 harian pada perdagangan saham Kamis, 17 September 2026.

“Worst case, saat ini diperkirakan IHSG masih berada pada bagian dari wave iv dari wave © pada label hitam sehingga IHSG masih rawan menguji kembali 6.290-6.370,” kata Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana dalam catatannya.

Ia menuturkan, selama IHSG masih mampu berada di atas 6.370, masih terdapat peluang IHSG menguat ke posisi 6.541-6.580. Herditya mengatakan, IHSG akan berada di level support 6.279,6.201 dan level resistance 6.585,6.633 paada perdagangan saham Jumat pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 6.400-6.535 pada perdagangan Jumat pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) - Buy on Weakness

Saham ADMR menguat 3,97% ke 1.570 dan disertai oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA60. “Kami perkirakan, posisi ADMR saat ini berada pada bagian awal dari wave (c) dari wave [y] pada label hitam atau awal wave [ii] dari label merah,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 1.545-1.565

Target Price: 1.610 1.680

Stoploss: below 1.520

 

2.PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) - Buy on Weakness

Saham BMRI menguat 2,11% ke 4.350 tetapi masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya masih mampu berada di atas MA20.

“Kami perkirakan, posisi BMRI saat ini berada pada bagian dari wave d dari wave (x) pada pola trianglenya (hitam),” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 4.170-4.240

Target Price: 4.390, 4.450

Stoploss: below 4.130

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Buy on Weakness

Saham BRPT menguat 0,63% ke 1.610 dan disertai oleh munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi BRPT saat ini berada pada bagian akhir dari wave (c) dari wave [ii],” tutur Herditya.

Buy on Weakness: 1.535-1.585

Target Price: 1.700, 1.875

Stoploss: below 1.495

 

4.PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - Trading Buy

Saham DSSA menguat 3,23% ke 1.120 dan masih didominasi oleh volume pembelian, tetapi penguatannya masih tertahan oleh MA20.

Herditya menuturkan, pihaknya memperkirakan, posisi DSSA saat ini berada di awal wave [v] dari wave C.

Trading Buy: 1.100-1.120

Target Price: 1.185, 1.260

Stoploss: below 1.085

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.