Bos BACH Ungkap Prioritas Penggunaan Dana IPO

PT Bach Multi Global Tbk (BACH) resmi mencatatkan saham perdana di BEI setelah menggelar IPO. Berikut rencana pemakaian dana IPO.

Diterbitkan 08 Juli 2026, 12:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Bach Multi Global Tbk dengan kode saham BACH resmi lemantai di Bursa Efek Indonesia pada Rabu, (8/7/2026). BACH mencatatkan total 4.084.430.000 saham di BEI. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.469.430.000 saham merupakan milik pendiri, sedangkan 615.000.000 saham berasal dari penawaran umum perdana. Perseroan menetapkan nilai nominal saham sebesar Rp 50 per saham.

Dalam aksi IPO ini, BACH menawarkan saham kepada publik dengan harga Rp 442 per saham. Dengan jumlah saham yang tercatat, perseroan memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 1,805 triliun pada saat pencatatan. Pada perdagangan perdana, saham BACH mendapat respons positif dari investor. Harga saham perseroan naik ke level Rp 550 per saham atau menguat 24,43% dibandingkan harga penawaran umum.

Direktur Utama PT Bach Multi Global Tbk Budi Kurniawan, menegaskan dana yang diperoleh dari penawaran umum perdana saham (IPO) akan dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas operasional hingga mendukung ekspansi bisnis.

"Dana yang diperoleh melalui penawaran umum perdana ini akan digunakan secara optimal untuk memperkuat kapasitas operasional, mendukung ekspansi usaha, meningkatkan daya saing perseroan, serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham," kata Budi dalam pencatatan perdana saham BACH di BEI, Rabu pekan ini.

Budi mengatakan, pencatatan saham perdana merupakan tonggak penting dalam perjalanan transformasi dan pertumbuhan perseroan. 

Dengan status sebagai perusahaan terbuka, BACH tidak hanya memperoleh akses pendanaan yang lebih luas, tetapi juga memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

"Pencatatan saham perdana ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan transformasi dalam pertumbuhan perseroan," ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan dana IPO akan diarahkan agar mampu mendukung pengembangan bisnis perseroan di tengah meningkatnya kebutuhan solusi energi dan infrastruktur di Indonesia.

 

 

Komitmen Perkuat Tata Kelola Perusahaan

Budi menjelaskan, sejak awal berdiri, PT Bach Multi Global telah membangun bisnis dengan landasan integritas, keunggulan operasional, dan komitmen untuk memberikan solusi yang andal bagi pelanggan di berbagai sektor industri di Indonesia.

"Selama perjalanan tersebut, perseroan terus memperkuat kompetensi dan kapabilitasnya dalam menyediakan solusi energi dan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta perkembangan ekosistem digital Indonesia yang semakin dinamis," ujarnya.

Menurut dia, menjadi perusahaan terbuka, bukan hanya memberikan akses terhadap sumber pendanaan yang lebih luas, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih besar kepada seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.

"Oleh karena itu, perseroan berkomitmen untuk senantiasa mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, akuntabilitas, serta disiplin dalam pelaksanaan strategi bisnis," pungkasnya.

 

 

 

Â