IHSG Berpeluang Reli Usai MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market

Keputusan MSCI yang mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market berpotensi mendorong IHSG bergerak menguat.

Diterbitkan 19 Juni 2026, 11:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pengamat Pasar Modal Hendra Wardana, menilai sentimen keputusan MSCI yang tetap menempatkan Indonesia dalam kategori Emerging Market berpotensi mendorong IHSG bergerak menguat dalam perdagangan akhir pekan dan menguji area resistensi di kisaran 6.377.

"Secara teknikal, sentimen MSCI berpotensi mendorong IHSG bergerak menguat dalam perdagangan akhir pekan dan menguji area resistensi di kisaran 6.377," kata Hendra kepada Liputan6.com, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, apabila level tersebut mampu ditembus dengan dukungan volume yang kuat, peluang penguatan lanjutan akan semakin terbuka. Sementara itu, area 6.074 menjadi level support penting yang perlu dijaga untuk mempertahankan momentum pemulihan pasar.

Keputusan MSCI yang tetap menempatkan Indonesia dalam kategori Emerging Market merupakan kabar positif bagi pasar modal nasional karena menghilangkan kekhawatiran terburuk investor terkait potensi penurunan status menjadi Frontier Market.

"Dengan demikian, pengumuman MSCI dapat menjadi katalis positif jangka pendek bagi IHSG, meskipun dalam jangka menengah hingga panjang perhatian investor masih akan tertuju pada realisasi reformasi transparansi dan tata kelola pasar modal Indonesia yang menjadi sorotan utama MSCI," ujarnya.

Hendra menjelaskan, status Emerging Market memiliki arti penting karena Indonesia tetap berada dalam radar investor institusi global dan berbagai dana investasi internasional yang menjadikan indeks MSCI Emerging Markets sebagai acuan utama penempatan dana.

Maka dengan tetap bertahannya status tersebut, risiko keluarnya dana asing secara besar-besaran akibat perubahan klasifikasi pasar dapat dihindari, sehingga memberikan stabilitas yang lebih baik bagi pasar saham domestik.

 

Catatan MSCI Jangan Diabaikan

Meski demikian, pengumuman MSCI kali ini tidak sepenuhnya tanpa catatan. MSCI secara tegas menyoroti aspek transparansi pasar, khususnya terkait keterbukaan struktur kepemilikan saham, kualitas arus informasi, serta indikasi konsentrasi kepemilikan yang dinilai dapat memengaruhi proses pembentukan harga yang wajar di pasar.

Bahkan MSCI menurunkan penilaian pada aspek information flow atau aliran informasi karena masih adanya kekhawatiran mengenai transparansi dan aksesibilitas pasar bagi investor global.

"Catatan ini menjadi pengingat bahwa Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan tata kelola, likuiditas, dan kualitas pasar modal agar semakin dipercaya investor internasional," pungkasnya.

  • liputan6
    Pasar modal adalah seluruh kegiatan yang mempertemukan penawaran dan permintaan dana jangka panjang.
    pasar modal
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • salah satu negara yang dilintasi dengan garis khatulistiwa. Negara ini memiliki Batik sebagai ikon budayanya.
    salah satu negara yang dilintasi dengan garis khatulistiwa. Negara ini memiliki Batik sebagai ikon budayanya.
    Indonesia
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • MSCI
  • Emerging Market
  • Pasar saham