Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham Jumat (18/9/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah dan mayoritas sektor saham tertekan.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 0,33% menjadi 6.441,15. Indeks saham LQ45 tergelincir 1,25% menjadi 640,24. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.
Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji menuturkan, koreksi IHSG lebih banyak dipengaruhi oleh kombinasi outflow asing, kekhawatiran terhadap arah kebijakan The Federal Reserve (the Fed), serta sentimen fiskal domestik.
Advertisement
Secara eksternal, pasar masih mencerna kenaikan Fed Funds Rate 25 bps menjadi 3,75%–4% dan terutama forward guidance The Fed.
“Kenaikan tersebut memang sudah cukup diantisipasi pasar, tetapi sikap kebijakan yang lebih hawkish berpotensi menjaga yield US Treasury dan DXY tetap tinggi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risk premium emerging markets, menekan rupiah, dan pada akhirnya membatasi ruang penguatan IHSG,” ujar Nafan saat dihubungi Liputan6.com.
Dari domestik, perhatian pasar juga tertuju pada realisasi APBN hingga Agustus 2026 yang mencatat defisit Rp240,1 triliun. Bersamaan dengan itu, yield SBN 10 tahun berada di sekitar 7,17%, sementara rupiah berada di kisaran Rp17.691 per dolar AS. Kombinasi yield domestik yang tinggi dan tekanan nilai tukar membuat investor cenderung lebih selektif terhadap aset berisiko.
Kombinasi Foreign Outflow dan Pelemahan Rupiah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
Menariknya, ia menilai, tekanan IHSG tidak sepenuhnya mencerminkan keluarnya modal asing dari seluruh aset Indonesia. Hingga 11 September, total arus modal asing ke pasar keuangan domestik mencapai Rp 141,6 triliun, tetapi pasar saham masih mencatat outflow Rp 70,7 triliun.
Sebaliknya, SBN dan SRBI justru mendapatkan aliran dana. Ini mengindikasikan masih terjadi pergeseran preferensi investor asing dari ekuitas menuju instrumen fixed income yang menawarkan yield relatif menarik.
"Jadi, menurut saya, sentimen utama IHSG hari ini adalah kombinasi antara foreign outflow pada saham big caps, higher-for-longer/hawkish bias The Fed, pelemahan rupiah, kenaikan yield SBN, serta kekhawatiran terhadap kondisi fiskal,” ujar dia.
Namun, karena bursa Asia secara umum justru bergerak positif dan sejumlah saham komoditas masih mencatat akumulasi asing, ia menuturkan, tekanan IHSG lebih terlihat sebagai aksi selektif/rotasi sektoral dan profit taking pada saham-saham besar, bukan tekanan jual yang merata di seluruh pasar.
Advertisement
Sektor Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
Menjelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.521,02 dan level terendah 6.419,49. Sebanyak 442 saham melemah sehingga bebani IHSG. 204 saham menguat dan 144 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 1.919.522 kali dengan volume perdagangan saham 32,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 19,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.736.
Dari 11 sektor saham, sektor saham teknologi naik 0,27%. Sektor saham industri terpangkas 1,64%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham properti merosot 1,44%, sektor saham kesehatan susut 1,12%.
Sektor saham energi terperosok 0,51%, sektor saham basic melemah 0,18%, dan sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,85%. Lalu sektor saham consumer siklikal turun 0,16%, sektor saham keuangan tergelincir 0,93%. Selanjutnya sektor saham infrastruktur turun 0,82% dan sektor saham transportasi merosot 0,91%.
Gerak Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182874/original/009156400_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_3.jpg)
Menjelang akhir pekan ini, saham GOLF stagnan di Rp 174 per saham. Harga saham GOLF melemah dua poin menjadi Rp 172 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 174 per saham. Saham GOLF berada di level tertinggi Rp 175 dan terendah Rp 170 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 349 kali dengan volume perdagangan saham 23.413 saham. Nilai transaksi harian Rp 404,1 juta.
Harga saham AADI merosot 3,23% menjadi Rp 11.975 per saham. Harga saham AADI dibuka naik menjadi Rp 12.450 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 12.375 per saham. Saham AADI berada di level tertinggi Rp 12.450 dan terendah Rp 11.750 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 6.318 kali dengan volume perdagangan saham 174.870 kali dengan nilai transaksi Rp 210,6 miliar.
Sementara itu, saham KETR naik 0,51% menjadi Rp 995 per saham. Harga saham KETR dibuka menguat menjadi Rp 1.005 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 990 per saham. Harga saham KETR berada di level tertinggi Rp 1.010 dan terendah Rp 960 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 3.857 kali dengan volume perdagangan saham 223.372 saham. Nilai transaksi Rp 22,1 miliar.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5629728/original/027803900_1778227032-cek_fakta_-_pendamping_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182875/original/042479600_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)