Rekomendasi Saham Hari Ini 25 Mei 2026: BBNI, TLKM, JPFA, hingga SUPA

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah. Intip rekomendasi saham pada perdagangan saham Senin, (25/5/2026).

Diterbitkan 25 Mei 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Senin, (25/5/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 1,1% tetapi disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 1,07 triliun pada Jumat, 22 Mei 2026. Saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBCA, BMRI, TPIA, AMMN dan TLKM.

“IHSG berpotensi koreksi kembali hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.900-6.100 dan level resistance 6.200-6.250.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA), PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

Rekomendasi Teknikal

Trading Idea hari ini: BBNI, TLKM, JPFA, SUPA, EMTK, dan SCMA

  • BBNI Spec Buy dengan area beli di 3770-3780, cutloss di bawah 3750. Target dekat di 3820-3850.
  • TLKM Spec Buy dengan area beli di 2900-2920, cutloss di bawah 2890. Target dekat di 2950-3000.
  • JPFA Spec Buy dengan area beli di 2550-2570, cutloss di bawah 2550. Target dekat di 2610-2640.
  • SUPA Spec Buy dengan area beli di 825-840, cutloss di bawah 815. Target dekat di 855-870.
  • EMTK Spec Buy dengan area beli di 650-660, cutloss di bawah 640. Target dekat di 680-700.
  • SCMA Spec Buy dengan area beli di 214-220, cutloss di bawah 210. Target dekat di 228-230.    

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 22 Mei 2026

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat pada penutupan perdagangan hari ini Jumat 22 Mei 2026, sore. IHSG ditopang oleh rebound (berbalik menguat) saham-saham sektor energi dan basic materials (barang baku).

IHSG ditutup menguat 67,11 poin atau 1,10 persen ke posisi 6.162,05. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,04 poin atau 0,66 persen ke posisi 620,44.

"IHSG ditutup menguat seiring rally saham energi dan basic materials," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim seperti dikutip dari Antara, Jumat (22/5/2026).

IHSG ditutup menguat setelah sebelumnya sempat melemah hingga menyentuh level 5,966.86 pada perdagangan hari ini, dengan hampir seluruh sektor ditutup di zona hijau.

Penguatan IHSG terutama ditopang sektor energi dan basic materials yang masing-masing naik 6,85 persen dan 4.84 persen, seiring beredarnya rumor bahwa Indonesia akan menunda implementasi penuh kebijakan ekspor batu bara dan komoditas strategis lainnya yang dikendalikan negara hingga 1 Januari 2027.

"Penundaan ini dinilai memberikan periode transisi yang lebih panjang bagi eksportir dan pembeli internasional untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan kebijakan tersebut," ujar Ratna.

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 6,74 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang naik masing-masing sebesar 4,82 persen dan 2,43 persen.