Liputan6.com, Jakarta - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membukukan laba bersih sebesar Rp 3,8 triliun sepanjang tahun buku 2025. Capaian ini tumbuh 14,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk, Benjie Yap, menyampaikan bahwa pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh penguatan operasional serta langkah efisiensi yang terus dijalankan perusahaan. Selain itu, fokus pada portofolio produk inti juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kinerja.
"Sepanjang 2025, Unilever Indonesia mencatat total penjualan sebesar Rp 36,4 triliun atau tumbuh 3,5% secara tahunan. Pertumbuhan ini ditopang oleh kinerja pasar domestik yang meningkat 3,3% serta ekspor yang tumbuh lebih tinggi sebesar 11,1%," kata Benjie Yap dalam Laporan Kinerja Keuangan PT Unilever Indonesia Tahun 2025, secara virtual Kamis (12/2/2026).
Advertisement
Dalam paparannya, Benjie Yap menjelaskan bahwa stabilitas penjualan menunjukkan fondasi bisnis yang tetap kuat meski menghadapi berbagai tantangan pasar.
Menurut dia, perusahaan terus berupaya menjaga relevansi produk dan memperkuat distribusi untuk mempertahankan pertumbuhan.
Ia menambahkan bahwa kontribusi dari berbagai lini bisnis utama tetap menjadi pendorong kinerja sepanjang tahun. Termasuk di dalamnya kontribusi bisnis teh yang memberikan dampak penuh selama satu tahun buku.
Selain itu, kinerja penjualan juga turut dipengaruhi oleh dinamika portofolio usaha, termasuk kontribusi bisnis es krim yang masih tercatat hingga awal Desember 2025. Hal ini memberikan tambahan dukungan terhadap capaian pendapatan perusahaan secara keseluruhan.
Profitabilitas Terjaga di Tengah Transformasi
Dari sisi profitabilitas, Unilever Indonesia mencatat gross margin sebesar 46,7% pada 2025. Angka ini mengalami penurunan 84 basis poin dibandingkan tahun sebelumnya, seiring adanya penyesuaian dan transformasi operasional yang dilakukan perseroan.
"Perseroan juga mencatat rasio laba sebelum pajak (PBT) sebesar 13,4%, meningkat 107 basis poin secara tahunan. Peningkatan ini menunjukkan perbaikan dalam pengelolaan biaya operasional serta optimalisasi struktur bisnis," ujarnya.
Fokus Unilever
Benjie Yap menuturkan, fokus perusahaan saat ini tidak hanya pada pertumbuhan penjualan, tetapi juga menjaga kualitas pertumbuhan tersebut melalui disiplin biaya dan peningkatan produktivitas.
Laba Per Saham
Dengan capaian laba bersih Rp 3,8 triliun, Unilever Indonesia menunjukkan perbaikan kinerja bottom line yang solid. Laba per saham (EPS) tercatat sebesar Rp 101 per saham, mencerminkan peningkatan nilai bagi pemegang saham. Namun, jika memasukkan keuntungan bersih dari pelepasan bisnis es krim, total laba bersih menjadi Rp 7,6 triliun, melonjak 127% dibandingkan tahun lalu, dengan EPS mencapai Rp 201 per saham.
Secara keseluruhan ia menekankan kinerja 2025 menunjukkan pertumbuhan penjualan yang stabil, perbaikan pada indikator laba operasional, serta lonjakan signifikan pada laba bersih yang sebagian didorong oleh keuntungan dari transaksi bisnis es krim dan kontribusi penuh dari lini usaha teh.
Advertisement
Unilever (UNVR) Lepas Bisnis Teh Sariwangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285687/original/012027100_1604394564-Foto_01.jpg)
Sebelumnya, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) bakal melepas bisnis teh dengan merek Sariwangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa. Nilai transaksi penjualan bisnis teh itu sebesar Rp 1,5 triliun.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/1/2026), Unilever Indonesia telah menandatangani perjanjian pengalihan bisnis terkait jual beli bisnis Sariwangi (BTA) pada 6 Januari 2026 dengan PT Savoria Kreasi Rasa. Adapun transaksi penjualan bisnis teh itu bakal rampung pada 2 Maret 2026 atau tanggal lain sebagaimana disepakati tertulis oleh perseroan dan pembeli.
Pada saat penyelesaian, para pihak akan melakukan tindakan-tindakan penyelesaian antara lain penandatanganan berita acara serah terima dan atau perjanjian pengalihan dari aset terkait bisnis tersebut.
“BTA tunduk pada hukum Republik Indonesia, dan setiap sengketa yang timbul antara para pihak akan diselesaikan melalui arbitrase di Singapore International Arbitration Centre,” tulis Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Padwestiasna Kristanti dalam keterbukaan informasi BEI.
Adapun nilai transaksi yang disepakai Rp 1,5 triliun di luar pajak yang berlaku. Untuk penilaian bisnis independent telah dilakukan leh Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan dengan nilai pasar sebesar Rp 1,48 triliun.
Nilai Transaksi merupakan 45% dari ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per 30 September 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Terdaftar Siddharta Widjaja & Rekan (anggota jaringan KPMG). Selain itu, karena Transaksi merupakan pelepasan segmen operasi/usaha, Perseroan telah melakukan perhitungan sebagai berikut:
a. Total aset bisnis teh dengan merek “Sariwangi” dibandingkan dengan total aset Perseroan adalah 2,5%.
b. Laba bersih bisnis teh dengan merek “Sariwangi” dibandingkan dengan laba bersih Perseroan adalah 3,1%.
c. Pendapatan usaha bisnis teh dengan merek “Sariwangi” dibandingkan dengan pendapatan usaha Perseroan adalah 2,7%.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289290/original/023754000_1783397828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T111624.224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3397912/original/054729400_1615357407-WhatsApp_Image_2021-03-10_at_12.06.23_PM.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289269/original/089484000_1783396770-000_B9C94LX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289662/original/002196700_1783411861-Portugal_s_Bruno_Fernandes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289279/original/026350400_1783397376-063_2282982710.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289611/original/039931600_1783410397-Belgium_s_Hans_Vanaken.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264183/original/033782000_1782097869-063_2282689980-Timnas_Mesir_vs_Selandia_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8624685/original/076624500_1782618194-000_B8K274B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289170/original/048335500_1783394486-063_2284674341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289160/original/045856400_1783393532-063_2284950784.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289056/original/097559000_1783389885-063_2284969451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3397912/original/054729400_1615357407-WhatsApp_Image_2021-03-10_at_12.06.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534110/original/003435200_1773810560-Roblox.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534069/original/027730700_1773809525-Pak_Muh__Public_Figure___Content_Creator_4_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533546/original/028388200_1773740988-_BerikanWaktuUntukKebaikan_Bersama_WIPOL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533547/original/036802400_1773740990-DSC05797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2912032/original/020991700_1568604371-Sariwangi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487883/original/066756000_1769682062-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220932/original/073840600_1668038725-Laporan_Keuangan_5.jpg)