Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan dua emiten baru pada Selasa, (7/7/2026). Dua emiten itu yakni PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX).
PT Niramas Utama Tbk mencatatkan saham perdana di BEI sebagai emiten ke-2 pada 2026 dengan memakai kode saham JELI. Perseroan telah menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada 1-3 Juli 2026 dengan melepas 266 juta saham ke public dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Harga saham perdana perseroan sebesar Rp 900 per saham.
Dengan demikian, perseroan meraup dana IPO Rp 239,40 miliar. Dalam rangka IPO ini, perseroan telah menunjuk PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek. Demikian mengutip laman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Advertisement
Sebelumnya,berdasarkan prospektus yang diterbitkan perseroan, saham yang ditawarkan setara dengan 21,01% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perseroan menjelaskan seluruh saham yang ditawarkan merupakan saham baru yang memiliki hak yang sama dan sederajat dengan saham yang telah beredar.
Dana hasil IPO akan dipakai untuk memperbesar kapasitas produksi, meningkatkan efisiensi logistik, memperkuat struktur permodalan, hingga memenuhi kebutuhan modal kerja.
Sebagian besar dana hasil IPO akan diarahkan untuk memperluas kapasitas produksi Perseroan. Sekitar 51,04% dari dana yang dihimpun akan digunakan sebagai penyertaan modal kepada anak usaha PT NPS.
Pemakaian Dana IPO Inaco
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258973/original/009335500_1781429066-PABRIK-BEKASI.jpg)
Dana tersebut akan dimanfaatkan PT NPS untuk belanja modal, termasuk pembelian, pelunasan, dan instalasi mesin produksi beserta peralatan pendukung lainnya. Investasi ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi gummy candy dan produk jelly.
Perseroan menilai peningkatan kapasitas produksi diperlukan guna mengakomodasi pertumbuhan permintaan pasar, baik dari dalam negeri maupun pasar ekspor.
Dengan tambahan fasilitas produksi, perusahaan berharap mampu meningkatkan volume penjualan sekaligus memperkuat daya saing. Selain itu, sekitar 18,36% dana IPO juga akan digunakan oleh Perseroan untuk belanja modal dalam rangka pembelian mesin yang terdiri tetapi tidak terbatas pada pembelian, pelunasan dan instalasi mesin produksi, peralatan dan perlengkapan, guna untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan gudang dan mempercepat proses logistik. Penggunaan dana tersebut disebut penggunaan dana level I.
Selain untuk ekspansi, Niramas Utama juga mengalokasikan sebagian dana hasil IPO guna memperbaiki struktur keuangan perusahaan. Sekitar 10,63% dana akan digunakan untuk membayar sebagian pokok utang jangka pendek kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Per 31 Maret 2026, total pokok pinjaman Perseroan kepada Bank Mandiri tercatat Rp 94 miliar. Setelah pembayaran menggunakan dana IPO, saldo pinjaman diproyeksikan turun menjadi Rp 54 miliar.
Sementara itu, sisanya sekitar 19,97% akan digunakan oleh Perseroan sebagai modal kerja, antara lain meliputi namun tidak terbatas pada pembelian bahan baku, pembayaran biaya operasional, serta kegiatan pemasaran, guna mendukung peningkatan aktivitas operasional dan pertumbuhan usaha Perseroan.
Advertisement
Pencatatan Saham Nitrasanata Dharma
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1563516/original/054046800_1491900182-RS-Jakarta-Eye-Center6.jpg)
Kedua, PT Nitrasanata Dharma Tbk akan mencatatkan saham perdana di BEI sebagai emiten ke-3 pada 2026. Perseroan memakai kode saham JECX.
Perseroan telah menggelar IPO pada 1-3 Juli 2026 dengan melepas 487.983.500 saham dengan nilai nominal Rp 16 per saham. Harga saham perdana yang ditetapkan Rp 1.250. Dengan demikian, perseroan meraup dana sekitar Rp 609,97 miliar.
Dalam rangka IPO, perseroan telah menunjuk penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Bersamaan dengan IPO, Perseroan mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation atau ESA) dengan mengalokasikan saham sebesar 2,27% dari jumlah saham yang dalam IPO atau sebesar 11.096.000.
Adapun penggunaan dana IPO sebesar Rp 40 miliar untuk pembayaran lebih awal kepada PT Bank Central Asia Tbk atas sebagian pokok pinjaman perseroan. Sekitar Rp 100 miliar untuk pembayaran lebih awal kepada PT Bank HSBC Indonesia. Selanjutnya sekitar Rp 185 miliar akan disalurkan perseroan kepada anak usaha.
"Sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan,” demikian seperti dikutip.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929771/original/004907300_1782959836-bos3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8906115/original/073442900_1782946797-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288986/original/034116600_1783373945-000_B9FD7NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288982/original/076824500_1783372194-000_B9FD6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8919467/original/008733300_1782953589-AP26183024263579.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110961/original/003017800_1783047335-sp3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111052/original/049202100_1783054835-063_2284418867.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8634909/original/092138400_1782635479-000_B7AH3QR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288916/original/039645400_1783343653-AP26187200791478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245840/original/052909900_1749414785-cristiano_ronaldo_gol_portugal_spanyol_UNL_090625_ap_matthias_schrader.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4823394/original/002382600_1714990270-Screenshot_2024-05-06_170524.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)