Kepala Bappeda DKI Jakarta Meninggal, Sempat Dibawa ke RSUD

Jenazah Atika Nur Rahmania rencananya dimakamkan di TPU Pondok Kelapa

Diterbitkan 05 November 2026, 07:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania meninggal dunia, Rabu (4/11/2026) sore. Kabar duka ini dikonfirmasi Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko.

“Kami segenap jajaran Pemprov DKI Jakarta benar-benar kehilangan salah satu pejuang dan sahabat terbaik di lingkungan Pemprov DKI Jakarta,” kata Sigit dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

Sigit menyampaikan, Atika sebelumnya sempat dibawa ke RSUD Tarakan untuk penanganan awal. Meski begitu, dia tak menyebut secara rinci penyebab pasti kematian.

“Rencananya pemakaman akan dilaksanakan di TPU Pondok Kelapa,” ungkapnya.

Menurut Sigit, pada sore hari sebelum berpulang, Atika masih menjalankan tugasnya memberikan arahan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) baru.

“Beliau juga sempat memberikan arahan serta motivasi bagi para CPNS yang baru dilantik menjadi PNS,” ucap Sigit.

Wafatnya Atika meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sigit menyampaikan, Almarhumah merupakan sosok pejabat yang berdedikasi tinggi hingga akhir hayatnya.

“Kami sangat kehilangan sosok yang luar biasa atas segala kontribusi, dedikasi, dan tanggung jawab beliau selama bertugas di Pemprov DKI,” katanya.

Adapun rumah duka berlokasi di kompleks DKI Blok O.6, RT 017 RW 002, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Sementara itu, kepastian waktu pemakaman masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak keluarga.

Sebagai informasi, sebelum menjabat sebagai Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta sejak Agustus 2018 sampai September 2022.

Saat memimpin Diskominfotik, Atika secara aktif mengembangkan dan mendorong penerapan serta penggunaan teknologi dalam meningkatkan pelayanan publik di Jakarta. Di antaranya dengan mengembangkan superapps JAKI, situs web tanggap Covid-19, dan situs web pengawasan banjir.