Sinopsis dan Karakter Penting GJLS: Berapi-Api, Trio GJLS Comeback dengan Kekocakannya

Film GJLS: Berapi-Api dibintangi oleh trio GJLS, Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir.

Diterbitkan 05 November 2026, 07:00 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film "GJLS: Berapi-Api" tayang 5 November 2026, mengisahkan persahabatan trio.
  • Trio Rigen, Rispo, Hifdzi mengejar mimpi masa kecil jadi petugas pemadam kebakaran.
  • Mereka hadapi seleksi sulit, termasuk tes fisik, bela diri, dan penyelamatan hewan.

Liputan6.com, Jakarta - Trio GJLS, Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, kembali ke layar lebar dengan film keduanya, bertajuk GJLS: Berapi-Api yang akan tayang pada hari ini, Kamis (5/11/2026). Film hasil rumah produksi Amadeus Sinemagna ini mengangkat kisah persahabatan yang haru namun tetap dibumbui komedi.

GJLS: Berapi-Api dibuka oleh tiga pria, Rigen (Rigen Rakelna), Rispo (Ananta Rispo), dan Hifdzi Khoir (Hifdzi), yang menjalin persahabatan sejak kecil. Sedari kecil pula, mereka memiliki mimpi untuk menjadi seorang anggota Pemadam Kebakaran (Damkar).

Sampai di umur mereka yang sudah beranjak dewasa, ketiga sejoli itu mencoba mengikuti proses seleksi untuk masuk menjadi petugas damkar. Atas usaha mereka, akhirnya mereka lulus di tahap pertama dan berjuang untuk tahap-tahap selanjutnya.

Menjalani tahapan-tahapan berikutnya ternyata bukan lah hal yang mudah bagi mereka. Mereka harus menjalani beberapa tahapan mulai dari tes fisik, bela diri, hingga operasi penyelamatan hewan.

Berbagai cobaan pun mereka hadapi bersama. Lantas, akankah mereka berhasil mengejar cita-cita yang mereka impikan sejak kecil?

1. Rigen (Rigen Rakelna)

Seseorang yang sedari kecil memiliki mimpi untuk menjadi petugas pemadam kebakaran. Ia juga lah yang mengajak teman-temannya, Rispo dan Hifdzi, untuk mengikuti jejaknya dalam bermimpi menjadi seorang damkar guna membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan di luar sana.

Ia adalah pribadi yang sangat ambisius. Namun, terkadang karakternya terlalu egois dalam menanggapi kondisi yang ada di sekitarnya karena terlalu fokus pada tujuan yang sebenarnya cukup sulit dicapai jika melihat kapasitas dirinya.

2. Rispo (Ananta Rispo)

Pribadi dengan hati yang lembut dan mudah emosional ketika melihat keadaan haru. Namun, sisi jenaka-nya berhasil mencairkan suasana di tengah para karakter lainnya. Ia yang mengarahkan kedua sahabatnya itu ke dalam misi yang sesungguhnya untuk menolong masyarakat.

3. Hifdzi (Hifdzi Khoir)

Seseorang yang lucu namun lebih sedikit pendiam dari ketiga trio sahabat itu. Ia adalah tipe pribadi yang ikut-ikut saja dengan apa yang dilakukan temannya. Namun, ia lah yang membantu menyadarkan Rigen ketika berada dalam puncak konfliknya.

4. Bondan (Carissa Perusset)

Ia adalah ketua dari tim pelatihan untuk menyeleksi calon-calon anggota damkar yang ditakuti oleh banyak peserta karena pribadinya yang tegas dan disiplin.

Bondan juga yang menyadarkan Rigen dengan perkataannya yang menyebutkan bahwa tidak semua mimpi harus tercapai, tergantung dengan batas kemampuan yang dimiliki.

“Enggak semua mimpi harus tercapai,” ujarnya dalam salah satu adegan di film tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Film Zharfa di Vidio: Drama Religi Kolaborasi Indonesia dan Malaysia soal Santri Putri

Nola Vemiliana, Ratnaning AsihTim Redaksi
Copy Link
Batalkan