Tragis, Bocah 10 Tahun Tewas Terjerat Tali Ayunan

Di malam kejadian, bocah malang itu sendirian mendatangi pohon tempat tali ayunan terikat.

Diterbitkan 08 Agustus 2026, 19:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tragedi memilukan terjadi di Kabupaten Lampung Utara, Lampung. Seorang anak berinisial DG (10) ditemukan meninggal dunia setelah terjerat tali tambang yang terpasang di sebuah pohon yang biasa digunakannya untuk bermain.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Cempaka Timur, Kecamatan Sungkai Jaya, Lampung Utara, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pohon tempat korban ditemukan memang kerap dijadikan lokasi bermain anak-anak.

Di pohon tersebut terdapat tali tambang yang biasa digunakan sebagai ayunan. Namun, pada malam kejadian, korban bermain seorang diri.

"Jadi memang pohon itu biasa digunakan untuk bermain anak-anak. Di pohon itu ada tali tambang yang biasa digunakan untuk ayunan, namun malam itu korban ini bermain sendirian," kata Ivan, Sabtu (8/8/2026).

 

Polisi olah TKP peristiwa bocah 10 tahun di Lampung Utara ditemukan tewas terlilit tali ayunan saat bermain. (Liputan6.com/Istimewa).

Korban Tergantung di Pohon

Korban kemudian dicari oleh kakaknya karena hari sudah malam dan DG belum kembali ke rumah. Sang kakak sempat memanggil korban, tetapi tidak mendapatkan jawaban.

Saat mendatangi lokasi tempat korban biasa bermain, kakaknya justru mendapati DG sudah dalam kondisi tergantung di pohon.

"Awal yang menemukan itu kakaknya, jadi karena sudah malam, kakaknya ini mencari korban, namun tidak ada jawaban dan pada saat ke lokasi kakaknya melihat korban sudah tergantung," jelasnya.

Kakak korban kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar. Namun, nyawa DG tidak berhasil diselamatkan.

Korban diketahui merupakan siswa kelas 3 sekolah dasar di wilayah Lampung Utara. Ivan menuturkan, polisi telah melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban. Dari hasil identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh DG.

Polisi menyimpulkan korban diduga mengalami kecelakaan saat bermain ayunan hingga terjerat tali tambang.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan.

Ivan menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa keluarga korban. Dia juga mengingatkan para orang tua agar tidak lengah ketika anak-anak bermain, terutama jika berada di sekitar benda atau fasilitas yang berpotensi membahayakan.

"Kami turut berduka atas peristiwa ini, dan untuk orang tua peristiwa ini menjadi pelajaran kita semua agar selalu memperhatikan anak-anak kita saat bermain," tandasnya.