Liputan6.com, Jakarta - Satu per satu warga di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, tumbang setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Keluhan mual dan pusing menyebar dari rumah-rumah warga hingga fasilitas kesehatan di Kecamatan Bawang.
Dalam sehari, jumlah warga yang diduga mengalami keracunan melonjak menjadi 276 orang. Situasi ini semakin mengkhawatirkan karena makanan tersebut berasal dari satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang setiap hari melayani sekitar 2.700 penerima manfaat.
Anak-anak mengonsumsi makanan tersebut di sekolah sekitar pukul 11.00 WIB. Beberapa jam kemudian, keluhan gangguan kesehatan secara massal mulai muncul.
Advertisement
Sebagian makanan yang tersisa bahkan sempat dibawa pulang oleh siswa dan disantap orang tua mereka. Mereka pun ikut mengalami keluhan mual dan pusing.
Pemerintah Kabupaten Batang akhirnya menghentikan sementara distribusi MBG dari SPPG milik Yayasan Bela Sejahtera Barang tersebut. Sampel makanan kini diperiksa di laboratorium untuk mencari tahu penyebab gangguan kesehatan yang dialami warga.
Namun, hingga pemeriksaan selesai, pemerintah belum menunjuk telur, sayuran, lauk, maupun menu tertentu sebagai sumber gangguan kesehatan.
Wakil Bupati Batang Suyono menegaskan pemerintah tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
"Yang penting kita prihatin bersama. Semoga kejadian ini kejadian yang terakhir," ujar Wabup Suyono saat berada di RSUD Batang, dikutip Kamis (24/9/2026).
Korban Terus BertambahJumlah korban dalam kasus ini menjadi perhatian karena data terus berubah seiring proses pendataan dan penanganan medis.
Sebelumnya, Pemkab Batang mencatat 87 warga mengalami keluhan kesehatan. Angka itu kemudian melonjak menjadi 276 orang berdasarkan pembaruan data yang disampaikan Wabup Suyono pada Rabu (23/9/2026).
Sebelumnya, data sementara mencatat 73 warga berasal dari Desa Pasusukan dan 14 warga dari Desa Bawang. Namun, sebaran korban terus diverifikasi pemerintah seiring bertambahnya laporan warga yang mengalami keluhan gangguan kesehatan serupa.
Puluhan korban harus mendapatkan penanganan di berbagai fasilitas kesehatan. Enam orang sempat dirujuk ke Rumah Sakit Baitus Syifa Limpung. Sebanyak 24 orang dirujuk ke RSUD Limpung dan dua orang mendapat penanganan di Puskesmas Subah.
Dalam perkembangan terbaru, sekitar 19 korban tercatat mendapatkan perawatan di RSUD Kalisari Batang. Korban yang datang ke fasilitas kesehatan mengalami keluhan mual dan pusing.
Pemkab Batang masih memantau kondisi para korban sekaligus mengantisipasi kemungkinan bertambahnya warga yang membutuhkan penanganan medis.
Jika kapasitas rumah sakit penuh, Suyono menyarankan pasien dapat diarahkan ke puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap.
"Kalau di Batang semua penuh, tinggal nanti lari ke Puskesmas yang rawat inap," tukas Suyono.
Â
Orang Tua Ikut Mengeluh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356559/original/045031700_1790183683-IMG-20260923-WA0164.jpg)
Kasus dugaan keracunan tersebut ternyata tidak hanya dialami anak-anak penerima manfaat MBG. Sejumlah orang tua ikut mengalami keluhan serupa setelah mengonsumsi makanan yang dibawa pulang oleh anak mereka.
Makanan tersebut merupakan sisa porsi MBG yang sebelumnya dikonsumsi anak di sekolah. Para pelajar penerima manfaat diketahui mengonsumsi makanan sekitar pukul 11.00 WIB. Keluhan kesehatan mulai dirasakan pada sore hingga malam hari.
Menu yang dibagikan pada Selasa (22/9/2026) berupa nasi, telur bolognaise, mix sayur, tahu mendoan, dan buah anggur.
Telur sempat disebut dalam keterangan warga sebagai salah satu makanan yang dikonsumsi. Kendati demikian, Pemkab Batang belum menyatakan telur maupun menu tertentu sebagai penyebabnya.
Sampel makanan telah diambil untuk pemeriksaan laboratorium melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Batang. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi salah satu dasar pemerintah menentukan sumber gangguan kesehatan dan langkah penanganan berikutnya.
"Kalau ada salah dari memasak atau yang bersifat tidak sehat, akan menimbulkan keracunan. Ini rawan sekali," tukas Wabup Suyono.
SPPG Layani 2.700 Penerima
Besarnya jumlah korban membuat perhatian Pemkab Batang tertuju pada SPPG Yayasan Bela Barang Sejahtera di Kecamatan Bawang. SPPG yang bersangkutan melayani sekitar 2.700 penerima manfaat program MBG setiap harinya.
SPPG tersebut mengolah MBG dan menyalurkannya kepada 11 satuan pendidikan dan lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Bawang. Belasan lembaga pendidikan ini meliputi TK Al Ikhlas, SDN 3 Bawang, TK Pertiwi, MA Sunan Kalijaga, dan MTs Sunan Kalijaga.
Selain itu, SPPG memasok MBG kepada TK Kuncup Mekar, TP Ananda, Pos PAUD Anggrek Mas, TK Korotaayun, RA Al Hidayah, dan MI Salafiyah Pasusukan.
Namun, masuknya lembaga-lembaga tersebut dalam daftar penerima manfaat MBG dari SPPG yang bersangkutan tidak berarti seluruh siswa atau warga di masing-masing lembaga menjadi korban.
Pemkab Batang masih melakukan verifikasi untuk memastikan sebaran korban dan identitas satuan pendidikan yang terdampak.
Wabup Suyono juga menegaskan angka 2.700 merupakan total penerima manfaat yang dilayani SPPG, bukan jumlah korban dugaan keracunan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339837/original/071003300_1788430175-alat_pertanian_-cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5017021/original/098300300_1732248955-cek_fakta_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355619/original/023680000_1790138067-FALSE__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356558/original/040338600_1790183683-IMG_20260923_234646.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356549/original/039409800_1790182944-468295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356548/original/047528400_1790182491-1000761033.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356546/original/093968800_1790182415-610224195_18551882821017001_4253044478766951567_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356510/original/002112200_1790178000-1179080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356496/original/005735000_1790176198-1179275.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356484/original/033356400_1790173744-IMG-20260923-WA0064.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356460/original/034522600_1790171559-467740.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356451/original/022248300_1790170059-472643.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356425/original/075630300_1790165716-IMG-20260923-WA0040.jpg.jpg)