Sukses

Eksklusif, Daihatsu Copen Dibuat secara Handmade

Liputan6.com, Osaka - Daihatsu dikenal sebagai perusahaan mobil kompak yang menawarkan sejumlah kendaraan dengan bentuk dan dimensi mesin kecil. Namun begitu, Daihatsu memiliki mobil yang cukup diperhitungkan, bahkan statusnya sangat eksklusif, yaitu Copen.

Mobil yang masuk kategori Kei Car ini sangat unik karena mampu mencuri perhatian siapa pun yang melihatnya di jalanan. Maklum, mobil tersebut hanya memiliki desain unik dan dimensinya hanya panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.280 mm.

Beruntung Liputan6.com mendapatkan kesempatan untuk melihat pembuatan Daihatsu Copen secara langsung di Ikeda-Shi, Osaka, Jepang.

Untuk masuk ke dalam pabrik Daihatsu Copen, Anda tak akan menemukan sejumlah kendaraan besar ditambah pegawai yang berjejer rapi di setiap line saat perakitan. Pasalnya, kondisi pabrik Daihatsu Copen tergolong sepi, yaitu hanya 52 orang karyawan.

Menurut Amin Hanafiah, staf Daihatsu Motor Company (DMC), semua mobil Daihatsu Copen yang dijual di seluruh dunia berasal dari pabrik Daihatsu di Ikeda-Shi. Menariknya, mobil tersebut dibuat secara manual tanpa robot alias handmade.

“Pakai robot itu untuk mass produksi itu diperlukan, tapi untuk mobil Daihatsu Copen tidak, karena pembuatannya juga memerlukan ketelitian,” ungkap Amin saat menjelaskan pembuatan Daihatsu Copen baru-baru ini.

Amin menyatakan, untuk membuat Daihatsu Copen setidaknya ada beberapa tahap, mulai dari pembuatan struktur kerangka D-Frame yang dicetak dari pabrik Daihatsu di Shiga.

 

Setelah itu, Dress Formation, di mana para pegawai di lokasi pabrik tanpa bantuan robot memasang dan menyatukan antara sasis, komponen, hingga peralatan elektrik dan panel bodi termasuk kap mesin atau bonnet, panel fender depan, bagasi, headlamp, bumper dan lainnya.

Tak hanya itu, mereka juga memasangkan secara manual bagian interiornya, mulai dari jok, karpet, serta lainnya. Karena Copen ini eksklusif, konsumen yang memesan mobil bisa menambah beberapa bagian lainnya yang dianggap penting.

Meski mobil terlihat rapi dan siap dipasarkan, hal itu belumlah cukup. Sebab, langkah selanjutnya giliran mobil dilakukan pemeriksaan di jalur inspeksi.

“Harus dilihat secara detail, agar kualitasnya terjaga dan terhindari dari goresan atau lainnya,” ucapnya.

Beberapa proses yang dilakukan di tahap inspeksi yaitu buka tutup pintu dengan jumlah beberapa kali, hingga kelaikan jalan dengan kondisi jalan yang beragam.

Pengujian ini juga dilakukan sebagai penyesuaian sudut ban depan, headlamp, pemeriksaan rem, sistem supensi.

Mobil ini juga diuji mirip kondisi jalan basah dan hujan, agar mengetahui seberapa jauh mobil tersebut bermasalah.

“Dalam satu hari, mobil ini hanya bisa memproduksi 12 unit. Jadi untuk membeli mobil ini dibutuhkan waktu sekitar dua bulan, karena pembuatanya kan secara handmade,” katanya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: