Prabowo Kucurkan Rp 760 Miliar Dana Darurat Kebakaran Hutan ke 7 Provinsi

Prabowo menambah alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp760 miliar untuk penanganan karhutla di 7 provinsi dan 35 kabupaten/kota, serta Rp160 miliar untuk Flores.

Diterbitkan 18 September 2026, 07:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo menambah Rp 760 miliar BTT untuk penanganan karhutla di 7 provinsi dan 35 daerah.
  • Presiden Prabowo melipatgandakan dana BTT menjadi Rp 20 miliar untuk 8 kabupaten di Flores.
  • Dana tambahan ini mendukung pemerintah daerah merespons bencana dan menjaga ketahanan anggaran.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menambah alokasi anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 760 miliar guna menopang penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah.

Tambahan dana darurat tersebut dialokasikan untuk 7 provinsi serta 35 kabupaten/kota terdampak.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengonfirmasi bahwa alokasi tersebut merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah pusat terhadap instrumen BTT pemerintah daerah dalam merespons kondisi darurat bencana.

"Untuk masalah karhutla, Bapak Presiden menambahkan anggaran untuk penanganan karhutla total Rp 760 miliar, untuk 7 provinsi dan 35 kabupaten dan kota,” ujar Tito pada acara Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi di Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

Selain bantuan karhutla, Tito membeberkan bahwa Presiden Prabowo juga melipatgandakan dana BTT untuk penanganan bencana di delapan kabupaten di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Prabowo Minta Dilipatgandakan

Masing-masing kabupaten mengantongi BTT tambahan sebesar Rp20 miliar, dari usulan awal yang hanya Rp10 miliar.

“Sebenarnya usulan saya Rp10 miliar, beliau bilang, ‘Double, Rp20 miliar,’” ungkap Tito.

Dengan tambahan Rp20 miliar untuk tiap wilayah, total alokasi BTT khusus delapan kabupaten di Flores mencapai Rp160 miliar.

Tito menegaskan dana tersebut disiapkan agar pemerintah daerah memiliki ketahanan anggaran yang memadai dalam situasi krisis.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6