Bantuan Korban Banjir, Mentan Amran Kirim 153 Truk Sembako ke Sumatera

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengirimkan 153 truk bantuan dengan nilai sekitar Rp 10 miliar.

Diterbitkan 11 Desember 2025, 19:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kementan kirim 153 truk bantuan senilai Rp 10 miliar ke Aceh, Sumut, Sumbar.
  • Bantuan tahap kedua ini meliputi bahan pangan dan perlengkapan sandang untuk korban banjir.
  • Pemerintah alokasikan total Rp 1,249 triliun untuk penanganan bencana di Sumatra.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali melepas bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pada tahap kedua ini, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengirimkan 153 truk bantuan dengan nilai sekitar Rp 10 miliar.

“Hari ini, kita berangkatkan bantuan untuk saudara-saudara kita ke Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat. Ini dalam bentuk barang dari Kementan Peduli, dari jajaran dan pejabat Kementan, serta perusahaan mitra,” kata Amran saat pelepasan bantuan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025). 

Bantuan tahap kedua ini diberangkatkan menggunakan kapal dari Pelabuhan Tanjung Priok. Truk-truk tersebut membawa berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan sandang untuk warga yang terdampak banjir besar di sejumlah wilayah Sumatra.

Bantuan yang dikirim meliputi bahan pangan siap konsumsi seperti sosis, mie instan, biskuit, snack, sarden, kecap, garam, gula, beras, dan air mineral. Selain itu, terdapat pula pakaian anak-anak, pakaian perempuan dan laki-laki, pakaian dalam, daster, sarung, mukena, handuk, selimut, sajadah, kasur lipat, dan terpal.

“Ini adalah wujud kepedulian dan gotong royong kita untuk saudara-saudara di Sumatra. Negara hadir, bergerak cepat, dan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Amran.

 

Total 360 Truk Sudah Dikirim dari Kementan Peduli

Kementan mencatat bahwa total 360 truk bantuan telah dilepas sejak pengiriman tahap pertama pada Kamis (4/12/2025). Selain bantuan fisik dari Kementan Peduli, pemerintah juga menggelontorkan dana besar untuk mempercepat penanganan bencana di wilayah Sumatra.

“Selain Kementan Peduli, terdapat bantuan pemerintah itu totalnya untuk reguler Rp918 miliar, ini perintah Bapak Presiden Prabowo. Yang kedua adalah non-reguler berdasarkan permintaan dari provinsi itu nilainya Rp330 miliar. Totalnya sekitar 1,249 triliun Itu dari pemerintah,” jelasnya.

 

Untuk memastikan bantuan tersalurkan tanpa hambatan, Amran telah menunjuk pejabat Kementan dan Bapanas sebagai penanggung jawab distribusi di tiga provinsi. Pengawasan dilakukan sejak keberangkatan dari Jakarta hingga penyerahan ke posko BNPB di daerah. 

“Bantuan kami lepas di Kementan, kemudian kami kawal hingga diberangkatkan di Tanjung Priok, kemudian penanggung jawab Kementan dan Bapanas di tiga provinsi menerima bantuan dan dikawal hingga posko BNPB dan wilayah terdampak,” terangnya.

Amran menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat penanganan bencana untuk memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi dan pemulihan berlangsung cepat.

Ia menekankan Kementan bersama Bapanas, pemerintah daerah, TNI/Polri, BNPB, hingga perusahaan mitra, akan terus bekerja bahu-membahu membantu korban terdampak bencana banjir.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6