Liputan6.com, Washington D.C - Salah satu momen paling unik dalam sejarah Perang Dingin adalah ketika pemimpin soviet Nikita Khrushchev meledak lantaran mengetahui bahwa ia tidak bisa masuk ke taman hiburan Disneyland pada 19 September 1959. Insiden ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan Khrushchev di Los Angeles, sebuah hari yang penuh warna sekaligus ketegangan.
Dikutip dari History.com, Sabtu (19/9/2026), Khrushchev tiba di Amerika Serikat pada 15 September untuk kunjungan yang cukup lama dan pertemuan puncak dengan Presiden Dwight D. Eisenhower. Pemimpin Soviet tersebut mengatakan keinginannya untuk mengunjungi Hollywood dan kunjungan tersebut pun direncanakan.
Di tanggal 19 September, Khrushchev dan sang istri tiba di Los Angeles. Hari itu mulai dengan cukup menyenangkan. Mereka mengikuti tur di studio Twentieth Century Fox di Hollywood. Khrushchev datang ke lokasi pembuatan film "Can-Can" dengan para pemain dari film tersebut termasuk Shirley MacLaine dan Juliet Prowse mengelilinya.
Advertisement
Maclaine menyapa Khrushchev dengan bahasa Rusia seadanya dan mengajak sang pemimpin tersebut untuk berdansa secara spontan. Khrushchev dengan ramah menolak ajakan tersebut lalu berdiri melihat para pemeran menampilkan sebuah adegan dari film tersebut.
Penyanyi Frank Sinatra turut hadir dalam kunjungan tersebut sebagai pembawa acara yang tidak resmi kemudian makan siang bersama Khrushchev yang terlihat sangat senang.
Suasana mulai berubah ketika Presiden Twentieth Century Fox Spyros P. Skouras memperkenalkan Khrushchev di Balai Kota Los Angeles. Skouras yang terkenal sebagai seorang anti komunis garis keras membuat Khrushchev kesal karena menyinggung pernyataan Khrushchev yang terkenal, yaitu Rusia akan "mengubur" kapitalisme. Skouras berkata Los Angeles tidak berniat untuk "mengubur" siapapun tapi siap menghadapinya jika terjadi.
Amarah Khrushchev Meledak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348546/original/058546400_1789448741-steven-beyer-r9dWA30cAsM-unsplash.jpg)
Khrushchev yang terkenal mudah marah tersulut mendengarnya. Ia menuduh bahwa pernyataan Skouras adalah bagian dari upaya untuk mencemoohnya selama kunjungannya ke Amerika. Menurutnya, rencana tersebut adalah untuk membuatnya marah, "memamerkan" kekuatan Amerika di hadapannya dan membuatnya "gemetar ketakutan."
Dengan berbicara langsung pada Skouras, pemimpin Soviet tersebut berkata "Jika Anda ingin melakukan perlombaan senjata silakan saja. Kami menerima tantangan tersebut. Untuk produksi roket, sedang dalam proses perakitan. Ini adalah masalah yang sangat serius, menyangkut hidup dan mati, hadirin sekalian. Masalah tentang perang dan damai."
Amarah Khrushchev semakin meninggi saat ia mengetahui bahwa ia tidak diperbolehkan untuk mengunjungi Disneyland. Para pihak berwenang khawatir kerumunan pengunjung bisa membahayakan keselamat sang pemimpin Soviet. Khrushchev yang masih kesal dengan debatnya bersama Skouras meledak saat itu.
"Saya bilang ingin mengunjungi Disneyland. Tapi mereka berkata bahwa tidak bisa menjamin keselamatan saya. Lalu saya harus apa? Menghabiskan nyawa sendiri? Memangnya ada apa? Apakah ada wabah kolera atau semacam itu? Atau apakah tempat itu dipenuhi gangster yang akan membuat saya celaka?" amuk Khrushchev. Ia pun meninggalkan Los Angeles keesokan paginya.
Dari berfoto bersama Shirley Maclaine hingga perdebatan panas dengan kepala studio film dan ledakan amarah kekanakan lantaran tidak diperbolehkan masuk Disneyland, hari Khrushchev di Los Angeles penuh dengan aktivitas. Pemimpin Soviet itu pun melanjutkan kunjungannya di California tanpa insiden lain dan kembali ke Washington untuk pertemuannya dengan Eisenhower.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5629728/original/027803900_1778227032-cek_fakta_-_pendamping_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1706903/original/061520700_1505134900-download.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325134/original/097765900_1786815789-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1713064/original/078926100_1505705127-ap_united_nations_head_quarters_file.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2482266/original/049095700_1543318705-tempur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4266425/original/035543800_1671506043-20221220-Libur-Natal-Tahun-Baru-AS-AP-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351176/original/012011400_1789643369-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1775410/original/047219400_1511160025-2385af95a58249e022dde237dac39e69.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490104/original/053721500_1769996978-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4708873/original/094005700_1704683548-agus-dietrich-eUjufrdx_bM-unsplash.jpg)