Bom Guncang Masjid di Pakistan, 15 Orang Tewas

Tragedi bom ini terjadi saat para jemaah, termasuk sejumlah anggota kepolisian, tengah bersiap melaksanakan ibadah salat Jumat.

Diterbitkan 18 September 2026, 19:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Islamabad - Sebuah bom berkekuatan besar meledak di sebuah masjid dekat kompleks kantor polisi di Pakistan barat laut, Jumat (18/9/2026). Sedikitnya 15 orang tewas dan 56 lainnya terluka dalam serangan tersebut. Demikian menurut polisi dan petugas penyelamat.

Serangan terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di wilayah itu, sementara pasukan keamanan terus menggelar operasi terhadap kelompok militan.

Ledakan terjadi di Kohat, sebuah distrik di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan dengan Afghanistan. Kepala Kepolisian Khyber Pakhtunkhwa Zulfiqar Hameed mengatakan pelaku diduga menabrakkan kendaraan bermuatan bahan peledak ke masjid.

Pejabat senior layanan penyelamatan Bilal Faizi mengatakan pihak rumah sakit telah mengonfirmasi lima polisi dan 10 warga sipil termasuk di antara korban tewas. Sebagian besar korban luka merupakan jemaah masjid, sementara beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Polisi mengatakan sedikitnya dua pria bersenjata juga berusaha masuk ke kompleks kepolisian dan sempat terlibat baku tembak dengan petugas.

Foto-foto dari lokasi menunjukkan tembok luar kompleks kepolisian roboh dan masjid mengalami kerusakan parah. Asap dilaporkan membubung dari lokasi setelah ledakan. Saksi dan warga mengatakan suara ledakan terdengar hingga jauh dari lokasi, kemudian disusul suara tembakan.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam serangan tersebut dan menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban. Ia juga memerintahkan pihak berwenang untuk mempercepat upaya penyelamatan.

Belum ada kelompok yang langsung mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, kecurigaan diperkirakan tertuju pada Taliban Pakistan atau Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP).

Serangan itu terjadi sehari setelah bom pinggir jalan menghantam konvoi pasukan keamanan di Distrik Hangu, Pakistan barat laut, dan menewaskan enam tentara. Militer dan polisi mengatakan pasukan pemerintah juga menggelar operasi di sejumlah wilayah pada Kamis (17/9) dan menewaskan 10 militan yang diyakini sebagai anggota Taliban Pakistan.

Taliban Pakistan dalam beberapa tahun terakhir semakin sering melancarkan serangan terhadap polisi dan warga sipil. Pada 2023, seorang pelaku bom bunuh diri menewaskan 101 orang dalam serangan di sebuah masjid di Peshawar, ibu kota Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Taliban Pakistan merupakan kelompok yang berbeda dari Taliban Afghanistan, tetapi keduanya bersekutu. Taliban Afghanistan kembali berkuasa pada 2021.

Pakistan kerap menuduh pemerintah di Kabul melindungi anggota TTP dan membiarkan serangan kelompok militan melintasi perbatasan. Pemerintah Afghanistan membantah tuduhan tersebut.