Liputan6.com, Washington D.C - Pada mulanya, para peneliti beranggapan bahwa dinosaurus adalah makhluk yang lamban dan berdarah dingin. Namun, temuan-temuan lewat fosil selanjutnya membantah anggapan tersebut.
Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa dinosaurus purba adalah makhluk berdarah panas yang bisa mengatur suhu badannya.
Dikutip dari AP News, Jumat (18/9/2026), sebagian besar ilmuwan setuju bahwa Tyrannosaurus rex adalah hewan berdarah panas. Namun, menentukan suhu inti tubuh yang pasti dari makhluk yang sudah punah ini adalah hal yang sulit.
Advertisement
"Kami tidak bisa hanya menggunakan termometer untuk mengukurnya," tutur paleobiolog di Universitas Johns Hopkins, Jasmina Wiemann, yang tidak terlibat dalam penelitian terbaru tersebut.
Dalam penelitian terbaru, para peneliti mencari petunjuk kimiawi pada gigi predator yang menakutkan tersebut. Ternyata, atom-atom di dalam email gigi menyatu dalam pola yang berbeda-beda, tergantung pada suhu tubuh hewan tersebut.
"Kami berhasil menemukan seberapa hangat suhu T-Rex, hewan yang paling terkenal di dunia," tutur ahli geokimia di Universitas California, Los Angeles, Aradhna Tripati, salah satu penulis studi.
Hasil dari pengukuran tiga gigi menunjukkan rata-rata suhu tubuhnya sekitar 36 derajat Celsius. Angka ini mirip dengan gajah modern dan tidak jauh berbeda dari rata-rata suhu tubuh manusia yang berkisar 36 sampai 37 derajat Celsius.
"Saya mengira suhunya akan lebih tinggi," ujar Wiemann.
Berdasarkan penelitiannya sebelumnya, ia berpikir predator tersebut bisa beberapa derajat lebih panas, mirip dengan burung modern, keturunan dinosaurus yang berdarah panas.
Dengan mengetahui seberapa panas atau dingin hewan T-Rex, para ilmuwan bisa mengetahui bagaimana dinosaurus hidup.
Menurut Tripati, dengan suhu 36 derajat Celsius, T-Rex mungkin bisa hidup di sebagian besar wilayah Amerika Utara pada masa prasejarah, dengan mempertahankan suhu tubuh internal yang stabil di wilayah lebih dingin atau lebih panas. Temuan ini juga bisa memberikan gambaran tentang jenis mangsa yang harus diburu dinosaurus tersebut untuk menjaga energinya.
Para peneliti berkata sangat penting untuk menguji metode ini pada dinosaurus lain untuk mengetahui seberapa hangat atau dingin suhu tubuh mereka. Ada kemungkinan suhu tubuh T-Rex adalah kunci dari mengapa mereka menjadi predator puncak yang mendominasi di zaman dinosaurus.
"Masih ada banyak spesies yang menarik dan karismatik yang bisa telusuri menggunakan metode ini," kata ahli geobiologi di UCLA, Robert Eagle, salah satu penulis studi tersebut.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5629728/original/027803900_1778227032-cek_fakta_-_pendamping_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351034/original/058393900_1789637933-90-49.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5690178/original/084981600_1778565670-wsw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346070/original/034534600_1789108530-warren-umoh--qycBqByWIY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345953/original/088384200_1789100156-thespaceway-mercury-6618698.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3083592/original/067902700_1584951285-areca-tree-4754234_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5358045/original/070333900_1758596310-pexels-cottonbro-6940381.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345477/original/092723400_1789034257-Homo_erectus_lantianensis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2939486/original/097139800_1571115896-school-children-walk-home-along-a-road-in-the-ogikubo-district-of-tokyo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1243687/original/084009200_1464090520-Eiffel02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2284535/original/099802600_1531925496-SISWA_SMP_9-Muhamad_Ridlo.jpg)