Pidato Gibran di Indonesia-Afrika CEO Forum: Umumkan Bebas Visa untuk Afsel, Disambut Tepuk Tangan Pengusaha

Dalam pidatonya, Gibran mengatakan, kebijakan tersebut sebagai hasil nyata dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa di Istana Merdeka, Jakarta, pada Oktober lalu.

Diterbitkan 22 November 2025, 06:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gibran umumkan bebas visa bagi warga Afrika Selatan yang masuk ke Indonesia.
  • Kebijakan ini hasil kesepakatan Presiden Prabowo dan Ramaphosa pada Oktober lalu.
  • Indonesia berkomitmen perluas investasi di Afrika, fokus pertanian dan energi.

Liputan6.com, Jakarta- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengumumkan kebijakan bebas visa bersama untuk warga Afrika Selatan yang masuk ke Indonesia. Kebijakan ini disampaikan dalam Indonesia-Afrika CEO Forum di Johannesburg, Jumat (21/11/2025) sore waktu setempat.

Dalam pidatonya, Gibran mengatakan, kebijakan tersebut sebagai hasil nyata dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa di Istana Merdeka, Jakarta, pada Oktober lalu.

"Kunjungan Presiden Ramaphosa beberapa minggu lalu ke Indonesia mencerminkan kerja sama yang erat antara kedua negara. Kedua Presiden sepakat untuk bebas visa masuk, jadi saya pikir ini kabar baik bagi Anda semua, tidak ada lagi visa," kata Gibran, dilansir Antara, Sabtu (22/11/2025).

Mendengar itu, para pengusaha Afrika Selatan yang hadir dalam CEO Forum langsung menyambut dengan tepuk tangan. Gibran menyampaikan pidato dengan berbahasa Inggris.

RI Berkomitmen Perluas Investasi

Gibran menekankan bahwa Indonesia berkomitmen untuk memperluas investasi luar negeri di Afrika Selatan. Terutama dalam bidang pertanian dan energi.

Menurut dia, Afrika Selatan adalah mitra strategis dan pintu gerbang bagi Indonesia untuk penetrasi ke pasar Afrika. Di saat yang sama, Indonesia juga menawarkan kapasitas industri, sumber daya manusia, jaringan manufaktur, teknologi dan akses ke pasar ASEAN.

Pada acara tersebut, Gibran juga mengapresiasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang industri strategis. Sebagai mitra di masa depan, Gibran menyebut Indonesia akan selalu siap membantu Afrika yang merupakan penentu masa depan.

"Kami terbuka untuk membantu Anda semua karena Afrika adalah benua yang akan menentukan masa depan. Afrika berkembang sangat pesat dan penuh potensi. Afrika adalah masa depan dan Indonesia ingin membangun masa depan itu bersama Afrika," kata Gibran menutup sambutannya.

Dalam pernyataan pers bersama Presiden Ramaphosa yang berkunjung ke Jakarta pada Oktober lalu, Prabowo berharap dapat mempercepat implementasi perjanjian kerja sama dengan mengirimkan tim teknis, delegasi guna membahas program konkret dengan Afrika Selatan.

"Kami juga berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat di bidang pengaturan antarmasyarakat, misalnya, pengaturan bebas visa bersama," kata Prabowo kala itu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6