Pesan Wapres Gibran Saat Hadiri Puncak Perayaan Waisak 2026 di Candi Borobudur

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak seluruh umat Buddha di Indonesia untuk terus menjadi pelopor perdamaian.

Diterbitkan 01 Juni 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Wapres Gibran ajak umat Buddha jadi pelopor perdamaian dan toleransi di Indonesia.
  • Perayaan Waisak di Borobudur simbol kuat keberagaman dan persatuan bangsa Indonesia.
  • Nilai luhur Buddha relevan menjawab tantangan, wariskan Indonesia rukun dan bermartabat.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan ajakan kepada seluruh umat Buddha di Indonesia untuk terus menjadi pelopor perdamaian.

Ajakan itu disampaikan oleh Wapres Gibran saat menghadiri acara Puncak Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2026 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu malam 31 Mei 2026.

Menurut dia, perayaan Waisak di Borobudur tidak hanya sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kuat bahwa Indonesia rumah bersama yang menjunjung tinggi perdamaian, yang menghargai keberagaman serta mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.

"Indonesia sebagai bangsa yang besar tentu membutuhkan persatuan dan perdamaian sebagai salah satu modal kuat dalam melakukan pembangunan," ujar Gibran, dikutip Liputan6.com dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) www.bimasbuddha.kemenag.go.id, Senin (1/6/2026).

"Oleh karena itu saya mengajak seluruh Umat Buddha di Indonesia untuk terus menjadi pelopor perdamaian memperkuat semangat toleransi serta berkontribusi aktif dalam persaudaraan lintas agama," sambung dia.

 

Sebut Nilai Luhur Buddha Sangat Relevan untuk Saat Ini

Menurut Gibran, nilai-nilai luhur Buddha seperti cinta kasih atau (metta), kasih sayang (karuna) dan kebikjasanaan (panna) sangat relevan dalam menjawab tantangan kehidupan yang semakin komplek seperti saat ini.

"Mari kita wariskan kepada anak dan cucu kita Indonesia yang lebih rukun tapi adil tapi dan bermartabat," jelas Gibran.

Dalam kesempatan itu, Gibran juga turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kapada seluruh umat Buddha atas kontribusi yang telah diberikan dalam menjaga harmoni sosial, mengembangkan kegiatan kemanusiaan, pendidikan kesehatan serta berbagai upaya pemberdayaan masyarakat.

Ada pun serangkaian Peringatan Puncak Hari Raya Tri Suci Waisak 2026 telah berlangsung sejak Jumat dimulai dengan pengambilan Api Abadi Mrapen Gerobogan, Air Berkah di Umbul Jumprit Temanggung.

Api Abadi dan Air Berkah dibawa rombongan umat Buddha ke Candi Mendut dan selanjutnya disakralkan dengan pembacaan paritta suci oleh bhikku sangha dan umat Buddha.

Puncaknya adalah hari ini, termasuk kirab ribuan umat Buddha dari Candi Mendut ke Candi Borobudur, Minggu 31 Mei 2026. Dalam momen suci yang diikuti oleh ribuan umat Buddha dari seluruh Indonesia dan beberapa negara lain, semua turut menggaungkan cinta sebagai sumber perdamaian dunia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6