InJourney Hadirkan Pengalaman Liburan Imlek 2026 yang Berkesan di Seluruh Ekosistem Wisata

InJourney menghadirkan pengalaman liburan Imlek 2026 yang nyaman dan terintegrasi di bandara, hotel, hingga destinasi wisata untuk dorong trafik wisatawan Nusan

Diterbitkan 18 Februari 2026, 14:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menyambut long weekend Tahun Baru Imlek 2026, Holding BUMN aviasi dan pariwisata InJourney menghadirkan rangkaian layanan dan program tematik Chinese New Year di jaringan bandara, hotel, serta destinasi wisata yang dikelolanya. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman sekaligus bernuansa perayaan.

Di sektor perhotelan, suasana Imlek dikemas melalui program unggulan. The Meru Sanur menawarkan “The Lunar Season”, brunch eksklusif yang memadukan tradisi Tionghoa dan sentuhan modern, lengkap dengan Yu Sheng complimentary dan pertunjukan barongsai. Sementara itu, Bali Beach Hotel mempersembahkan "Warisan Pecinan", sebuah penghormatan terhadap kuliner Chinese–Indonesian yang kaya akan sejarah, kehangatan keluarga, dan nilai kebersamaan.

Di sektor destinasi wisata, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi pilihan favorit keluarga selama long weekend Imlek 2026 dengan menghadirkan wisata ramah anak yang edukatif dan menyenangkan. Selain menyuguhkan kekayaan budaya Nusantara, TMII juga menghadirkan berbagai wahana edukatif. Selama periode libur tersebut, TMII dipadati pengunjung yang menikmati pertunjukan barongsai sebagai daya tarik utama, dilengkapi pertunjukan wushu dance dan seni Bian Lian yang memperkaya nuansa oriental perayaan.

Destinasi ikonik Jakarta, Sarinah, turut menyajikan program khusus Tahun Baru Imlek sebagai ekspresi budaya dengan atmosfer sarat simbol. Berbagai instalasi tematik dihadirkan sebagai simbol jejak perjumpaan Tionghoa–Nusantara. Sebagai cultural experience center, Sarinah menghadirkan ruang perayaan sebagai bagian dari perjalanan budaya yang terus berjalan, termasuk rangkaian program seni budaya bertajuk Gema Prespera Nusantara yang menampilkan ragam ekspresi gerak dan bunyi.

Sementara itu, kawasan taman wisata candi yang dikelola InJourney Destination Management menghadirkan perpaduan harmonis antara kemegahan warisan sejarah dan kekayaan tradisi Tionghoa. Semangat Tahun Kuda Api dirayakan melalui agenda istimewa di Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Pertunjukan spektakuler barongsai dan liong memeriahkan perayaan #ImlekdiCandi pada 17 Februari 2026.

Barongsai di Prambanan ditampilkan oleh Paguyuban Barongsai Naga Winongo, sementara di Borobudur oleh Paguyuban Panbers Jogja. Atraksi ini dihadirkan tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan pengenalan tradisi yang hidup di tengah masyarakat Indonesia. Dentuman drum dan simbal yang mengiringi pertunjukan dipercaya melambangkan pengusiran nasib buruk dan awal yang baru penuh semangat.

Selama periode 14–17 Februari 2026, jumlah kunjungan wisatawan di kawasan Candi Prambanan tercatat sebanyak 26.904 pengunjung, kawasan Ratu Boko 1.919 pengunjung dan di Candi Borobudur sebanyak 15.644 pengunjung.

Di sektor aviasi, perayaan Imlek juga dirasakan di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports melalui dekorasi tematik dan pertunjukan barongsai. Aktivasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan customer experience dan mewujudkan pelayanan dari hati pada setiap momentum besar nasional.

Pada periode 14–16 Februari 2026, pergerakan penumpang pesawat secara kumulatif di 37 bandara InJourney Airports mencapai sekitar 1,85 juta penumpang, meningkat sekitar 10% dibandingkan rata-rata trafik normal Februari sebesar 1,67 juta penumpang. Sejalan dengan itu, pergerakan pesawat meningkat sekitar 7% menjadi sekitar 13.000 penerbangan.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman dan berkesan bagi setiap wisatawan termasuk saat momentum libur nasional seperti perayaan tahun baru imlek.

"Kenaikan trafik penerbangan dan kunjungan wisatawan di berbagai aset InJourney dapat dikelola secara optimal melalui kolaborasi erat seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem aviasi dan pariwisata, sehingga setiap program yang dihadirkan benar-benar memperkaya pengalaman yang lebih memberikan makna dalam setiap perjalanan wisatawan,” jelasnya.

 

(*)