Metro Sepekan: Identitas 7 Anggota dalam Mobil Rantis Brimob yang Tabrak Pengemudi Ojol hingga Tewas Saat Demo

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim memastikan proses pidana transparan dan berkeadilan terhadap tujuh anggota yang berada dalam mobil rantis Brimob penabrak pengemudi ojek online (pengemudi ojol) saat demo 28 Agustus 2025.

Diterbitkan 01 September 2025, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Republik Indonesia atau Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim memastikan proses pidana transparan dan berkeadilan terhadap tujuh anggota yang berada dalam mobil rantis Brimob penabrak pengemudi ojek online (pengemudi ojol) saat demo 28 Agustus 2025.

Dia menjabarkan, ada pun identitas mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka D.

Karim menyatakan, tujuh anggota tersebut masih dalam proses pemeriksaan, dengan melibatkan Propam Polri dan Brimob Polda Metro Jaya. Penanganannya pun diambil alih langsung olehnya.

Sementara itu, massa mahasiswa berhasil menerobos gerbang Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 29 Agustus 2025. Demo awalnya berjalan lancar hingga kemudian massa menjebol gerbang Polda Metro Jaya.

Massa mahasiswa membawa sejumlah tuntutan, salah satunya mendesak polisi bertanggung jawab atas meninggalnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, massa memenuhi halaman utama Polda Metro Jaya. Demonstran bergantian melakukan orasi. Aksi mereka mendapat pengawalan dari personel Polri.

Berita lain yang terpopuler dalam sepekan terakhir dalam sub kanal Megapolitan, News Liputan6.com adalah terkait salah satu otak di balik penculikan dan pembunuhan MIP (37) kepala cabang bank BUMN Cempaka Putih adalah DH alias Dwi Hartono.

Sebelumnya, DH ditangkap di Solo, Jawa Tengah, pada Jumat 23 Agustus 2025 sekitar pukul 20.15 WIB. Hal itu seperti disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Selasa 26 Agustus 2025.

Berikut deretan berita metro yang paling banyak dicari pembaca Liputan6.com dalam sepekan terakhir:

1. Identitas 7 Anggota dalam Mobil Rantis Brimob yang Tabrak Pengemudi Ojol hingga Tewas Saat Demo

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Republik Indonesia atau Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim memastikan proses pidana transparan dan berkeadilan terhadap tujuh anggota yang berada dalam mobil rantis Brimob penabrak pengemudi ojek online (pengemudi ojol) saat demo 28 Agustus 2025.

Dia menjabarkan, ada pun identitas mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka D.

"Tentunya ini jadi perhatian dari pimpinan kami dan organisasi kami untuk melakukan penindakan proses seadil-adilnya, dan kita akan penanganannya transparan dengan melibatkan pihak eksternal, dan akan informasikan terus menerus terkait penanganan masalah ini," tutur Karim di RSCM, Jakarta Pusat, Jumat dini hari 29 Agustus 2025.

Karim menyatakan, tujuh anggota tersebut masih dalam proses pemeriksaan, dengan melibatkan Propam Polri dan Brimob Polda Metro Jaya. Penanganannya pun diambil alih langsung olehnya.

 

Selengkapnya...

Massa mahasiswa berhasil menerobos gerbang Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 29 Agustus 2025. Demo awalnya berjalan lancar hingga kemudian massa menjebol gerbang Polda Metro Jaya.

Mereka membawa sejumlah tuntutan, salah satunya mendesak polisi bertanggung jawab atas meninggalnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, massa memenuhi halaman utama Polda Metro Jaya. Demonstran bergantian melakukan orasi. Aksi mereka mendapat pengawalan dari personel Polri.

Lautan massa juga sampai area luar Polda Metro Jaya, tepatnya di samping pintu gerbang arah Bundaran Senayan.

Imbas dari aksi mahasiswa, lalu lintas cuma terbuka untuk TransJakarta. Sementara untuk kendaraan pribadi yang lewat didominasi sepeda motor. Sedangkan mobil tertahan di kawasan Semanggi.

 

Selengkapnya...

3. Kepala Cabang Bank BUMN Diculik dan Dibunuh: Dwi Hartono Otak Penculikan Ternyata Pengusaha Bimbel

Salah satu otak di balik penculikan dan pembunuhan MIP (37) kepala cabang bank BUMN Cempaka Putih adalah DH alias Dwi Hartono. Sebelumnya, DH ditangkap di Solo, Jawa Tengah, pada Jumat 23 Agustus 2025 sekitar pukul 20.15 Wib.

"Saya tak sebut nama, hanya membenarkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, saat dihubungi, Selasa 26 Agustus 2025.

Saat dicecar profesi DH sebagai bos sebuah bimbingan belajar (bimbel), Ade Ary membenarkan. Tetapi ketika dipastikan apakah DH juga seorang motivator, seperti yang ramai beredar di media sosial, dia belum bisa memastikan.

 

Selengkapnya...

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6