Jawab Desakan Mundur, Bupati Pati Sudewo: Saya Akan Istiqomah dan Amanah

Sudewo meminta para pendemo yang menolak kepemimpinannya tetap menjaga kondusifitas, dan tidak melakukan tindakan anarkis.

Diterbitkan 27 Agustus 2025, 18:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bupati Pati Sudewo tegaskan istiqomah membangun Pati meski didesak mundur.
  • Sudewo minta pendemo jaga kondusifitas, hanya tawarkan dialog konstruktif.
  • Sudewo diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan suap proyek jalur kereta api.

Liputan6.com, Jakarta - Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo menegaskan akan tetap istiqomah dalam menjalankan amanah membangun Kabupaten Pati. Hal ini ia sampaikan menanggapi adanya desakan agar dirinya mundur dari jabatannya.

“Saya akan istiqomah, akan amanah untuk membangun Kabupaten Pati sebaik-baiknya. Saya menyuruh masyarakat kompak, solid, damai,” kata Sudewo kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Sudewo juga meminta para pendemo yang menolak kepemimpinannya tetap menjaga kondusifitas. “Yang demo tolong kondusif, semua akan kami rangkul untuk Kabupaten Pati kondusif, aman,” ujarnya.

Ia menegaskan tidak memberikan apapun kepada para pendemo selain berdialog. “Enggak, enggak ada. Enggak kasih apa-apa. Dialognya membangun Pati yang baik, kondusif,” pungkasnya.

 

Pemeriksaan di KPK

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan Sudewo sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengkondisian proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, khususnya proyek pembangunan jalur ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan Bupati Pati hadir memenuhi panggilan penyidik setelah sebelumnya berhalangan hadir pada Jumat (22/8).

“Dari pemanggilan sebelumnya, yang bersangkutan ada keperluan lain yang sudah teragendakan, sehingga meminta untuk dilakukan penjadwalan ulang pada tanggal 27 Agustus,” kata Budi.

Menurut Budi, pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. “Sejauh ini ya, informasi yang kami terima, pemeriksaan direncanakan di Gedung Merah Putih sebagaimana penjadwalan pemeriksaan sebelumnya,” tandasnya.

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6