Sukses

Bupati Pati Sudewo menjadi figur sentral dalam beberapa kontroversi hukum yang menarik perhatian publik. Ia terlibat dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan jual beli jabatan perangkat desa, dan kemudian statusnya juga dikaitkan dengan kasus suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan saat ia masih menjabat sebagai anggota DPR RI.

Berita UtamaTerjerat Pusaran Korupsi: Mengungkap Jejak Karier H. Sudewo, Bupati Pati yang Kini Tersangka KPK
img

Kasus-kasus ini telah menyebabkan Sudewo ditetapkan sebagai tersangka dan dibui, serta menjadikannya Bupati Pati nonaktif. Peristiwa ini menyoroti integritas pejabat publik dan pentingnya pengawasan dalam setiap tingkatan pemerintahan.

OTT KPK Bupati Sudewo

Bupati Pati Sudewo ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan pada 19 Januari 2026 terkait dugaan jual beli jabatan perangkat desa.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 23.40 WIB, yang menjaring delapan orang di Pati, termasuk Bupati Pati Sudewo. Penangkapan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengisian jabatan di lingkup pemerintah desa, yang melibatkan 'jual beli' posisi Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi), dan Sekretaris Desa (Sekdes).

Detail OTT KPK

  • Tanggal OTT: Senin, 19 Januari 2026, pukul 23.40 WIB

  • Lokasi Penangkapan: Pati, pemeriksaan awal di Polres Kudus

  • Pihak yang Ditangkap: Bupati Pati Sudewo, 2 camat, 3 kepala desa, dan 2 calon perangkat desa

  • Dugaan Kasus: Jual beli jabatan perangkat desa (Kaur, Kasi, Sekdes)

  • Proses: Setelah pemeriksaan 1x24 jam di Polres Kudus, Sudewo digelandang ke Gedung KPK di Jakarta.

Selain kasus jual beli jabatan, KPK juga menyatakan bahwa Sudewo terlibat dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Kasus DJKA ini terjadi saat Sudewo masih menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024, bukan dalam kapasitasnya sebagai Bupati Pati.

Artikel TerkaitSelengkapnya
Bupati Sudewo berjaket biru, bertopi hitam dengan memakai masker dinaikan ke mobil dengan kawalan ketat aparat Polres Kudus

Pakai Topi dan Masker, Bupati Pati Sudewo Digelandang ke Gedung KPK Usai Kena OTT

Bupati Pati, Sudewo (ketiga kiri) dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (20/1/2026). Usai tertangkap tangan, Bupati Pati Sudewo digelandang ke Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. (merdeka.com/Arie Basuki)

Selain Bupati Sudewo, ini Sosok 7 Orang yang Ditangkap KPK saat OTT

Bupati Pati, Sudewo dikawal petugas sesaat memasuki ke dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (20/1/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

KPK: Bupati Pati Sudewo Terlibat Kasus Korupsi DJKA Saat Masih Anggota DPR

Kebijakan Kontroversial Bupati Sudewo

Kontroversi utama Bupati Pati Sudewo melibatkan dua kasus korupsi besar: jual beli jabatan perangkat desa dan suap proyek DJKA saat masih menjabat anggota DPR RI.

Kontroversi yang melingkupi Bupati Pati Sudewo terutama berpusat pada keterlibatannya dalam dua kasus korupsi besar yang diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus-kasus ini mencoreng integritas jabatannya baik sebagai kepala daerah maupun sebagai legislator.

Dua Kasus Korupsi Utama

  • Jual Beli Jabatan Perangkat Desa: Sudewo ditangkap dalam OTT KPK pada Januari 2026 atas dugaan praktik 'jual beli' posisi Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi), dan Sekretaris Desa (Sekdes) di lingkungan pemerintah desa Kabupaten Pati. Praktik ini diduga dilakukan untuk mengisi jabatan-jabatan strategis di tingkat desa.

  • Suap Proyek DJKA Kemenhub: KPK juga menetapkan Sudewo sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Kasus ini terjadi saat Sudewo masih menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024, di mana ia seharusnya menjalankan fungsi pengawasan terhadap mitra kerjanya, termasuk Kementerian Perhubungan.

Kedua kasus ini menunjukkan pola dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan untuk kepentingan pribadi, yang menimbulkan kerugian negara dan merusak kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan.

Artikel TerkaitSelengkapnya
Polisi olah TKP di rumah mewah Dewan Pakar PKS Cilegon

Top 3 News: Jawaban Polisi soal Sosok di Balik Kematian Anak Politikus PKS di Cilegon

Penampilan Pandji Pragiwaksono dalam The Founder5 II: Unfinished Business di Istora Senayan pada Minggu (16/12/2025). (Doc. via GOLDLive Indonesia)

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Materi Mens Rea

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan terkait pelanggaran ekspor produk CPO. (Foto: Istimewa).

Kapolri Ungkap Banyak Perempuan dan Anak Korban Kejahatan Enggan Melapor, Ini Penyebabnya

Berita Terkini Bupati Sudewo

Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, Bupati Pati Sudewo membantah tuduhan jual beli jabatan dan mengklaim dirinya adalah korban.

Setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Pati Sudewo kini berstatus nonaktif dan telah dibui. Penetapan status tersangka ini terkait dugaan jual beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.

Perkembangan Terkini Kasus Sudewo

  • Status Hukum: Tersangka dan ditahan (dibui)

  • Kasus Utama: Dugaan jual beli jabatan perangkat desa

  • Bantahan Sudewo: Ia membantah keras tuduhan tersebut, menyatakan tidak pernah membahas kesepakatan jual beli jabatan secara formal maupun informal dengan siapa pun, termasuk Kepala Desa, Camat, atau OPD.

  • Klaim Korban: Sudewo bahkan mengklaim dirinya adalah korban dari perbuatan anak buahnya sendiri.

  • Kasus Tambahan: KPK juga mengumumkan keterlibatannya sebagai tersangka dalam kasus suap proyek DJKA Kementerian Perhubungan, yang terjadi saat ia masih menjadi anggota Komisi V DPR RI.

Menyikapi kondisi ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, berpesan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pati untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pesan ini disampaikan untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah situasi yang dihadapi oleh Bupati Sudewo.

Artikel TerkaitSelengkapnya
Bupati Pati, Sudewo dikawal petugas sesaat memasuki ke dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (20/1/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bupati Pati Sudewo Usai Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan: Saya Dikorbankan

Bupati Pati, Sudewo dikawal petugas sesaat memasuki ke dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (20/1/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

KPK: Bupati Pati Sudewo Terlibat Kasus Korupsi DJKA Saat Masih Anggota DPR

Bupati Pati Sudewo akan menjalani masa penahanan untuk 20 hari pertama, terhitung mulai 20 Januari hingga 8 Februari 2026. Tampak dalam foto, Bupati Pati, Sudewo (kedua kanan) dikawal petugas usai menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (20/1/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bupati Sudewo Tersangka dan Dibui, Sekda Jateng Ingatkan PNS Pati Tetap Layani Warga dengan Baik

Profil Bupati Sudewo

Sudewo adalah Bupati Pati nonaktif yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024, kini menjadi tersangka dalam dua kasus korupsi.

Sudewo, yang dikenal sebagai Bupati Pati nonaktif, memiliki rekam jejak politik yang signifikan sebelum terjerat kasus korupsi. Ia pernah menjabat sebagai anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019-2024.

Profil Singkat Bupati Sudewo

  • Nama: Sudewo (sering disebut SDW)

  • Jabatan Terakhir: Bupati Pati (nonaktif)

  • Jabatan Sebelumnya: Anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024

  • Kasus Hukum: Tersangka dalam dua kasus korupsi: jual beli jabatan perangkat desa (saat menjabat Bupati) dan suap proyek DJKA Kementerian Perhubungan (saat menjabat anggota DPR RI).

  • Kontroversi Sebelumnya: Pernah menghadapi upaya pemakzulan oleh warga.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI, Sudewo bermitra dengan Kementerian Perhubungan, yang kemudian menjadi konteks kasus suap DJKA. Keterlibatannya dalam dua kasus korupsi ini menandai akhir dari karir politiknya yang sebelumnya cukup menonjol, termasuk upaya pemakzulan yang pernah dihadapinya dari masyarakat.

Artikel TerkaitSelengkapnya
Bupati Pati Sudewa alias Sudewo saat meninggalkan gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (22/9/2025). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Profil Bupati Pati Sudewo yang Kena OTT KPK, Sempat Mau Dimakzulkan Warga

Bupati Pati, Sudewo dikawal petugas sesaat memasuki ke dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (20/1/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bupati Pati Sudewo Usai Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan: Saya Dikorbankan

Dalam kasus ini, KPK menduga adanya aliran uang dalam proses tersebut. Tampak dalam foto, Bupati Pati, Sudewo (tengah) dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (20/1/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)

Bupati Pati Sudewo jadi Tersangka Korupsi DJKA, Ini Perjalanan Kasusnya