AS Dukung Peluncuran Platform Digital Koleksi Museum Jakarta

Apa fungsi dari peluncuran platform digital untuk museum Jakarta dari kedubes AS?

Diterbitkan 02 Juli 2026, 16:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta mendukung peluncuran Koleksi Jakarta, platform digital yang menghimpun ribuan koleksi dari museum-museum di ibu kota. Platform tersebut diluncurkan di Museum Sejarah Jakarta pada Selasa (30/6/2026) melalui dukungan program Ambassadors Fund for Cultural Preservation (AFCP).

Koleksi Jakarta dikembangkan melalui kerja sama Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dan Southeast Asia Museum Services (SEAMS). Platform ini menampilkan lebih dari 1.400 objek yang telah didigitalisasi serta lebih dari 1.500 benda yang telah dikatalogkan dari 11 museum di Jakarta, demikian disampaikan dalam rilis yang diterima Liputan6.com dari Kedubes AS di Jakarta, Kamis (2/7).

Melalui platform tersebut, masyarakat kini dapat mengakses berbagai koleksi museum secara daring tanpa harus datang langsung ke lokasi. Pengguna dapat menjelajahi beragam koleksi, mulai dari artefak maritim di Museum Bahari hingga Boneka Unyil di Museum Wayang dan patung ondel-ondel di Museum Betawi.

Selain memperluas akses publik, setiap koleksi juga dilengkapi informasi katalog yang disusun berdasarkan standar dokumentasi museum internasional dari Getty Conservation Institute.

Platform ini merupakan bagian dari program Koleksi Kita yang dimulai pada 2024. Melalui program tersebut, ribuan koleksi museum didokumentasikan, dikatalogkan, dan didigitalisasi untuk memperkuat pengelolaan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap warisan budaya.

Juru Bicara Kedutaan Besar AS di Jakarta, Jamie Ravetz, mengatakan proyek tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam pelestarian budaya.

"Amerika Serikat bangga mendukung prakarsa Koleksi Jakarta melalui Ambassadors Fund for Cultural Preservation. Proyek ini memperluas akses masyarakat terhadap warisan budaya sekaligus memperkuat upaya pelestariannya bagi generasi mendatang," kata Ravetz.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga mencerminkan komitmen bersama Indonesia dan Amerika Serikat dalam melestarikan warisan budaya serta mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, mengatakan peluncuran Koleksi Jakarta menjadi bagian dari transformasi digital museum di ibu kota.

Menurutnya, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran yang dapat diakses masyarakat luas.

Peluncuran Koleksi Jakarta juga menjadi bagian dari persiapan menuju peringatan 500 tahun Kota Jakarta. Kehadiran platform digital tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap koleksi museum sekaligus memperkuat peran museum sebagai pusat pengetahuan di era digital.