Liputan6.com, London - Ratu Victoria dari Inggris mengirim pesan telegraf transatlantik pertama dan jadi catatan sejarah kepada Presiden Amerika Serikat James Buchanan pada 16 Agustus 1858. Pesan tersebut membutuhkan waktu sekitar 16 jam untuk sampai ke tujuan.
Dikutip dari Admiralty Museum, Minggu (16/8/2026), waktu 16 jam mungkin terdengar sangat lama saat ini. Namun, pada 1858, pencapaian tersebut merupakan terobosan besar dalam komunikasi. Sebelumnya, pengiriman surat melintasi Samudra Atlantik menggunakan kapal dapat memakan waktu lebih dari 10 hari.
Setelah pesan Ratu Victoria diterima Buchanan, proses yang sama harus dilakukan untuk mengirimkan balasan dari Amerika Serikat ke Inggris.
Advertisement
Dalam pesannya, Ratu Victoria menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan proyek kabel telegraf transatlantik yang menghubungkan kedua negara. Ia berharap teknologi tersebut dapat mempererat hubungan Inggris dan AS serta membawa kemakmuran bagi Amerika.
Buchanan kemudian membalas dengan ucapan selamat atas keberhasilan proyek tersebut. Ia menilai keberadaan kabel telegraf itu akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat manusia dibandingkan kemenangan dalam sebuah perang. Ia juga berharap teknologi tersebut semakin mempererat hubungan kedua negara.
Kabel yang memungkinkan pertukaran pesan tersebut membentang dari Pulau Valentia di Irlandia hingga Bull Arm di Teluk Trinity, Newfoundland. Newfoundland dipilih sebagai titik akhir karena lokasinya relatif dekat dengan Eropa.
Pemasangan kabel dilakukan oleh kapal USS Niagara milik Amerika Serikat dan HMS Agamemnon milik Inggris. Proyek tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya membangun komunikasi langsung antara Eropa dan Amerika Utara.
Namun, keberhasilan itu tidak bertahan lama. Hanya beberapa minggu setelah pesan pertama antara Ratu Victoria dan Presiden Buchanan dikirim, kabel yang menghubungkan Valentia dan Bull Arm mengalami gangguan.
Komunikasi telegraf transatlantik baru benar-benar terwujud secara lebih andal pada 1866. Saat itu, kapal SS Great Eastern berhasil memasang kabel baru yang menghubungkan Valentia di Irlandia dengan Heart's Content di Newfoundland.   Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432608/original/039355600_1764817183-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-04T072013.095.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5300825/original/063294400_1753929347-20250721_132106.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542212/original/065975700_1774936641-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323337/original/089348700_1786609652-ray_shrewsberry-telegraph-4891039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2038287/original/098317100_1522231354-800px-Vickers_machine_gun_in_the_Battle_of_Passchendaele_-_September_1917.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323522/original/009925400_1786617942-IMG-20260813-WA0156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4175714/original/079592300_1664458435-Pemprov_DKI_Akan_Dukung_Pencabutan_Status_Pandemi_Covid-19-IQBAL_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1578113/original/018589600_1493269294-20170426-Holocaust-Conservation-AP6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5751023/original/018716900_1778651605-lego-lord-of-the-rings.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4735963/original/007571800_1707195858-20230203_215104.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1802978/original/038406000_1513333656-800px-Nagasakibomb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1599773/original/087034400_1495204685-ASEAN_Nations_Flags_in_Jakarta_3.jpg)