Liputan6.com, Sidoarjo: Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Kendati Pemerintah Daerah Sidoarjo, Jawa Timur, telah memberi perintah untuk mengosongkan Pasar Gedangan, namun para pedagang tak menggubrisnya. Lantaran itulah Rabu (15/11) kemarin, Pemda langsung melakukan aksi pengosongan secara paksa, meski para pedagang pun tak tinggal diam. Sekitar 300 pedagang pasar akhirnya melakukan aksi perlawanan atas tindakan itu. Padahal sebelumnya, permintaan penangguhan pun pernah dilontarkan Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Tingkat I Jatim.
Aksi perlawanan itu agaknya juga cukup berimbang. Sebab, Pemda juga menyertakan sekitar 300 personil bala bantuan. Tim gabungan itu terdiri dari anggota Kepolisian Resor Sidoarjo, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Satuan Tugas Perusahaan Daerah Pasar Gedangan.
Tak pelak lagi, tindakan pengosongan secara paksa yang rencananya digelar tepat pukul 09.00, jadi diundur hingga beberapa kali. Maklum, para pedagang pasar pun sudah menghadang kedatangan petugas sejak pagi harinya. Bahkan petugas Perusahaan Listrik Negara yang hendak memutus aliran listrik, gagal melakukan tugasnya karena dikejar-kejar pedagang. Untungnya, ratusan petugas segera bertindak dan langsung mengosongkan pasar itu.
Peristiwa yang mengharukan pun hadir. Ibu-ibu pedagang yang merasa tak sanggup melawan petugas, hanya bisa menangis dan berkali-kali membaca shalawat Nabi. Menurut mereka ini, tindak kekerasan dalam aksi pengosongan ini juga dilakukan oleh preman. Para "jago" itu diduga disewa pemenang lelang lokasi pasar tersebut.
Menurut rencana yang disampaikan kepada pedagang, di lokasi Pasar Gedangan ini kelak akan dibangun Kantor Kecamatan Gedangan. Namun menurut informasi dari sumber SCTV, lahan strategis ini malah akan dijual kepada salah seorang investor, yang tak jelas penggunaannya.(BMI/Hasan Sentot dan Joko Sulistyobudi)
Aksi perlawanan itu agaknya juga cukup berimbang. Sebab, Pemda juga menyertakan sekitar 300 personil bala bantuan. Tim gabungan itu terdiri dari anggota Kepolisian Resor Sidoarjo, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Satuan Tugas Perusahaan Daerah Pasar Gedangan.
Tak pelak lagi, tindakan pengosongan secara paksa yang rencananya digelar tepat pukul 09.00, jadi diundur hingga beberapa kali. Maklum, para pedagang pasar pun sudah menghadang kedatangan petugas sejak pagi harinya. Bahkan petugas Perusahaan Listrik Negara yang hendak memutus aliran listrik, gagal melakukan tugasnya karena dikejar-kejar pedagang. Untungnya, ratusan petugas segera bertindak dan langsung mengosongkan pasar itu.
Peristiwa yang mengharukan pun hadir. Ibu-ibu pedagang yang merasa tak sanggup melawan petugas, hanya bisa menangis dan berkali-kali membaca shalawat Nabi. Menurut mereka ini, tindak kekerasan dalam aksi pengosongan ini juga dilakukan oleh preman. Para "jago" itu diduga disewa pemenang lelang lokasi pasar tersebut.
Menurut rencana yang disampaikan kepada pedagang, di lokasi Pasar Gedangan ini kelak akan dibangun Kantor Kecamatan Gedangan. Namun menurut informasi dari sumber SCTV, lahan strategis ini malah akan dijual kepada salah seorang investor, yang tak jelas penggunaannya.(BMI/Hasan Sentot dan Joko Sulistyobudi)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143694/original/079839900_1740549746-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/343908/original/161100bPasar3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289170/original/048335500_1783394486-063_2284674341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289160/original/045856400_1783393532-063_2284950784.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289056/original/097559000_1783389885-063_2284969451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709339/original/015500500_1782788430-neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929771/original/004907300_1782959836-bos3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8906115/original/073442900_1782946797-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288986/original/034116600_1783373945-000_B9FD7NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288982/original/076824500_1783372194-000_B9FD6YV.jpg)