Sukses

KPK Terus Buru Pengancam Miryam Haryani

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memburu pihak yang diduga mengancam Miryam S Haryani (MSH). Politikus Partai Hanura itu diduga mendapat tekanan sehingga mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat sidang perkara korupsi e-KTP.

"KPK akan mendalami lebih lanjut pihak-pihak yang memiliki kontribusi mendorong atau menyebabkan MSH kemudian mengubah keterangan dalam sidang," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/5/2017).

Febri mengaku penyidik KPK terus melakukan rangkaian pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang diduga mengetahui persoalan tersebut. Hari ini, penyidik memeriksa empat saksi.

Dari empat saksi tersebut juga penyidik mendalami perihal kaburnya Miryam dari panggilan penyidik KPK. Saksi yang diperiksa penyidik KPK hari ini adalah Susan, Syarofah, Paulus, dan Iwan.

"Unsur saksinya ada sopir, dua orang adalah keluarga yang tinggal di Bandung, yang pada saat itu diduga mengetahui keberadaan atau bagian perjalanan tersangka MSH. Yang satu orang itu mahasiswi salah satu universitas di Jakarta," kata Febri.

Febri juga mengaku pihak KPK masih terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pelarian Miryam ke Bandung. Diketahui, saat penangkapan terhadap Miryam S Haryani dilakukan, mantan anggota Komisi II DPR itu tengah menunggu orang lain.

"Saya masih menunggu informasi soal itu. Kita terus berkoordinasi dengan tim di polda yang sudah melakukan, mengikuti MSH sampai dengan menangkap dan melakukan pemeriksaan," katanya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.