Jokowi Blusukan Pantau Bandara Megah Pesaing Changi Singapura

Calon penumpang nanti dapat menikmati pemandangan sekeliling Bandara Soetta dari lokasi drop off ataupun di dalam Terminal 3 Ultimate.

Diterbitkan 11 Mei 2016, 18:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi blusukan ke Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta. Pembangunan Terminal 3 Ultimate untuk meningkatkan kapasitas Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Cengkareng, Tangerang, Banten.‎

Jokowi tiba di terminal yang digadang akan menjadi pesaing Bandara Changi Singapura itu pada pukul 17.40 WIB. Setibanya di lokasi, J‎okowi disambut Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut Angkasa Pura II Budi Karya.

Presiden Joko Widodo  pantau Terminal 3 Ultimate Soetta. (Setpres/Biro Pers Istana)

Dengan didampingi para pejabat itu, Jokowi mulai memantau pembangunan dengan mengenakan rompi oranye dan helm keselamatan kerja dari depan terminal. Saat didatangi Jokowi, sejumlah pekerja sedang mengerjakan sarana umum bagi pengguna bandara.

Bagian operasional pembangunan bandara dari Angkasa Pura tampak menjelaskan mengenai detail pengerjaan proyek itu kepada Jokowi. ‎
‎
Terminal yang memiliki panjang sekitar 1 kilometer (km) dan luas bangunan‎ 422.804‎ meter persegi ini, diklaim bakal menyaingi Bandara Internasional Changi di Singapura dan bandara-bandara besar lainnya di dunia.

 

Baca Juga

  • Libur Panjang, Penumpang di Bandara Soetta Naik 41 Persen
  • Presiden Jokowi Bakal Resmikan Bandara Mewah di Sorong
  • Ahok dan JK Sambut Kedatangan Jokowi di Halim

Nantinya saat beroperasi, terminal ini sudah mengusung konsep modern dan menerapkan beberapa teknologi yang mumpuni. Co‎ntohnya dari segi keamanan para penumpang. Terminal ini nanti akan dilengkapi puluhan CCTV yang siap memantau pergerakan setiap penumpang.

T3 Ultimate ini memiliki lima lantai di mana lantai paling bawah akan digunakan sebagai terminal kedatangan dan lantai 2 digunakan sebagai terminal keberangkatan. Sementara sisanya akan digunakan sebagai lounge dan sarana perkantoran.

Di dalam terminal nantinya akan dipisahkan mulai dari lokasi check in dan ruang tunggu internasional dan domestik. Untuk penerbangan internasional, T3 Ultimate sudah dilengkapi garbarata ganda khusus pelayanan pesawat super jumbo ‎layaknya Airbus 380.

Presiden Joko Widodo  pantau Terminal 3 Ultimate Soetta. (Setpres/Biro Pers Istana)

Selain itu, dalam penggunaan energi, AP II menerapkan teknologi ramah lingkungan dengan menggunakan pencahayaan lampu LED dan penerangan jalan menggunakan sumber energi solar cell‎.

Mengingat tinggi bangunan terminal sekitar 50 meter, nantinya para calon penumpang dapat menikmati pemandangan sekeliling Bandara Soetta dari lokasi drop off ataupun di dalam terminal.

Mengenai moda transportasi yang nantinya menjadi pilihan para penumpang, AP II menyiapkan dua moda transportasi yaitu bus dan kereta monorel. Monorel‎ ini nanti akan menghubungkan Terminal 3 Ultimate ke Stasiun Bandara dan beberapa terminal lainnya.‎

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya Sumadi mengatakan, saat ini proyek bandara megah tersebut telah memasuki pengerjaan bagian interior. Dengan demikian, ditargetkan pada akhir Mei telah beroperasi.

"Sekarang persentasenya sudah 90 persen, jadi kalau pun ada pekerjaan-pekerjaan, interior dan comissioning. Kita akan buka pada akhir Mei atau awal Juni," ujar Budi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6