Liputan6.com, Jakarta Resep Udang Cincang Goreng adalah cara cerdas mengubah udang biasa menjadi camilan yang renyah, gurih, dan bikin nagih. Alih-alih menggoreng udang utuh berbalut tepung, teknik ini mencincang daging udang, membumbuinya, lalu membentuknya menjadi gorengan mungil ala popcorn shrimp. Hasilnya cocok jadi lauk pendamping nasi hangat maupun teman ngemil sore bersama keluarga.
Ide mencincang udang untuk digoreng sebenarnya punya banyak "saudara" di dapur dunia. Di Andalusia, Spanyol, ada tortillitas de camarones, gorengan renyah dari udang kecil yang dicincang lalu dicampur adonan tepung. Di dapur Indonesia, pendekatan serupa dipakai untuk banyak kreasi, mulai dari camilan kekinian hingga olahan lain yang memanfaatkan cara memasak udang yang praktis.
Kunci keberhasilannya ada pada tiga hal, yaitu pemilihan udang segar, adonan yang pas, serta teknik menggoreng yang benar. Panduan ini merangkumnya langkah demi langkah, lengkap dengan masukan dari para ahli masak agar hasilnya renyah di luar, juicy di dalam, dan tidak cepat melempem.
Advertisement
Sekilas tentang Udang Cincang Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355627/original/013157100_1790138338-Resep_Udang_Cincang_Goreng_Renyah_yang_Anti_Gagal_dan_Nikmat.jpg)
Udang cincang goreng adalah olahan udang kupas yang dicincang, dibumbui, lalu digoreng hingga keemasan. Berbeda dengan resep udang goreng tepung yang mempertahankan bentuk udang utuh berbalut tepung basah, versi cincang mengandalkan potongan daging yang menyatu dalam adonan sehingga teksturnya lebih padat dan setiap gigitan penuh rasa udang.
Karena dagingnya sudah dicincang, bumbu lebih mudah meresap dan Anda bebas membentuknya sesuai selera, entah bulat pipih seperti perkedel mini atau digenggam kecil ala popcorn. Model ini juga jadi solusi memanfaatkan udang berukuran kecil atau sisa udang, sekaligus alternatif dari resep udang crispy sederhana yang biasa memakai udang utuh.
Mengutip Spain Recipes, meski udangnya dicincang, sebaiknya pilih udang berukuran kecil yang cenderung lebih empuk dibanding udang besar, dan cincang hingga sehalus butiran kopi agar adonan menyatu sempurna.
Advertisement
Info resep ringkas
- Porsi: 4 orang (sekitar 18-20 buah)
- Waktu persiapan: 30 menit
- Waktu masak: 20 menit
- Tingkat kesulitan: Mudah
Bahan-bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5186744/original/059324700_1744617039-Depositphotos_86272700_S.jpg)
Sebelum mulai, siapkan udang berkualitas karena rasa akhirnya sangat bergantung pada kesegaran bahan. Kalau ragu, cek dulu tips memilih dan menyimpan udang agar tidak salah pilih.
Bahan utama
- 300 gram udang kupas, cincang kasar
- 1 butir telur
- 4 sdm tepung terigu protein tinggi
- 2 sdm tepung maizena
- 2 batang daun bawang, iris halus
- minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Bumbu
- 3 siung bawang putih, parut halus
- 1/2 sdt lada putih bubuk
- 3/4 sdt garam
- 1/4 sdt gula pasir
Pelengkap
- saus sambal atau mayones secukupnya
Advertisement
Cara membuat Udang Cincang Goreng
Pastikan udang bersih dan kering sebelum diolah. Jika perlu, ikuti panduan membersihkan udang segar supaya hasilnya tidak amis.
- Buang kepala, kulit, dan benang hitam di punggung udang, lalu cuci di bawah air dingin mengalir hingga bersih.
- Keringkan udang dengan tisu dapur hingga benar-benar kering agar hasil gorengan renyah dan tidak berair.
- Cincang kasar udang dan sisakan sebagian potongan agak besar supaya teksturnya tetap terasa saat digigit.
- Campur udang cincang dengan bawang putih, lada putih, garam, dan gula, aduk rata, lalu diamkan 15 menit hingga bumbu meresap.
- Masukkan telur, tepung terigu, dan tepung maizena, aduk hingga adonan kental, lengket, dan mudah dibentuk.
- Tambahkan irisan daun bawang, aduk sebentar, lalu simpan adonan di kulkas selama 20-30 menit agar lebih padat.
- Panaskan minyak dengan api sedang hingga sekitar 170 derajat Celsius, ditandai gelembung kecil saat ujung sumpit dicelupkan.
- Ambil satu sendok makan adonan, bentuk bulat pipih, lalu masukkan ke minyak sedikit demi sedikit agar suhu minyak tetap stabil.
- Goreng selama 3-4 menit sambil sesekali dibalik hingga permukaannya kuning keemasan dan matang merata.
- Angkat dan tiriskan di atas rak kawat beralas tisu agar minyak turun dan bagian luarnya tetap renyah.
- Sajikan udang cincang goreng selagi hangat bersama saus sambal atau mayones.
Merujuk Babaganosh, mengistirahatkan adonan udang sejenak di kulkas membantu gorengan tetap menyatu dan tidak buyar saat masuk ke minyak panas. Dilansir dari Cookist, pengaturan suhu minyak adalah penentu utama, jika terlalu panas gorengan gosong di luar tapi mentah di dalam, sedangkan bila terlalu dingin gorengan menyerap banyak minyak dan menjadi lembek. Untuk trik tambahan, simak cara menggoreng udang crispy yang renyah.
Tips agar hasil maksimal
- Keringkan udang sebelum diolah. Sisa air adalah musuh utama kerenyahan karena membuat adonan menggumpal dan gorengan menguap alih-alih menggaring.
- Perhatikan tanda kematangan. Mengacu pada Fulton Fish Market, udang matang sempurna akan menggulung membentuk huruf C longgar, sedangkan udang yang overcooked membentuk huruf O rapat dan bertekstur kenyal seperti karet.
- Goreng sedikit demi sedikit. Menggoreng dalam jumlah kecil menjaga suhu minyak tetap tinggi sehingga adonan tidak menyerap minyak berlebih.
- Gunakan kombinasi tepung. Campuran tepung terigu, maizena, dan sedikit tepung beras menghasilkan kerak yang lebih ringan dan tahan renyah.
- Tiriskan di rak kawat. Seperti yang diberitakan The Country Cook, memindahkan gorengan ke rak kawat di atas loyang membuat bagian luarnya tetap renyah karena uap tidak terperangkap.
Sebagaimana diungkapkan America's Test Kitchen, panas tinggi yang berpadu dengan waktu masak udang yang sangat singkat membuat kita sulit mendapatkan bagian luar kecokelatan sekaligus bagian dalam yang tidak overcooked. Chef Shirley Chung, pemilik Ms Chi Cafe, dikutip dari Daily Meal, menyatakan bahwa udang sebaiknya diangkat saat warnanya "mulai berubah menjadi warna buram," yang menandakan udang sudah sekitar 80 persen matang.
Berdasarkan pedoman FDA, suhu internal aman minimum untuk udang matang adalah 145 derajat Fahrenheit atau sekitar 63 derajat Celsius, meski banyak koki menariknya sedikit lebih awal agar dagingnya tetap juicy. Kalau ingin gorengan tetap garing meski sudah dingin, terapkan prinsip udang crispy tahan lama, mulai dari campuran tepung crispy yang seimbang hingga suhu minyak yang stabil. Beberapa rahasia membuat udang crispy lain juga bisa Anda kombinasikan sesuai selera.
Advertisement
Variasi dan substitusi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355628/original/024390100_1790138338-Resep_Udang_Cincang_Goreng_Renyah_yang_Anti_Gagal_Enak.jpg)
- Versi keju. Tambahkan parutan keju ke dalam adonan sebelum digoreng untuk rasa gurih dan tepian keemasan yang sedikit karamelisasi. Cocok untuk lidah anak-anak.
- Versi pedas. Campurkan cabai rawit cincang ke adonan atau taburi bubuk cabai setelah matang. Anda juga bisa menyandingkannya dengan sambal, mirip sensasi pada resep udang cabai hijau.
- Versi ekstra renyah. Ganti sebagian tepung terigu dengan tepung beras dan gunakan air es saat mengaduk adonan agar hasilnya lebih garing. Teknik ini mengikuti prinsip pada udang crispy untuk menu berbuka.
Punya sisa adonan atau ingin ide lain? Udang cincang juga bisa dikembangkan menjadi isian maupun lauk berkuah seperti pada aneka resep udang lezat dan resep masak udang basah.
Memilih dan menyimpan udang untuk hasil terbaik
Mengenali udang segar
Semua tips di atas hanya maksimal jika bahan bakunya prima. Pahami dulu ciri-ciri udang segar agar tidak salah beli, dan biasakan mengolah udang tanpa bau amis sejak tahap pembersihan.
- Warna cerah dan mengkilap, tidak pucat atau berbintik hitam.
- Daging terasa kenyal dan kencang saat ditekan, bukan lembek.
- Aroma laut yang segar, bukan bau amis yang menyengat.
- Mata hitam mengkilap serta kepala yang masih menempel kuat.
- Permukaan tidak berlendir; untuk udang beku, pastikan tidak ada kristal es karena menandakan pernah mencair lalu dibekukan ulang.
Cara menyimpan dan menghangatkan kembali
Simpan udang dalam wadah kedap udara di bagian paling dingin kulkas. Udang segar umumnya bertahan 1-2 hari di kulkas dan hingga sekitar 3 bulan bila dibekukan. Saat membersihkan, gunakan air dingin mengalir, bukan air hangat, agar tekstur tetap terjaga. Udang cincang goreng paling nikmat disantap saat baru matang; bila ingin menghangatkan kembali, gunakan oven atau air fryer sebentar supaya kerenyahannya kembali dan tidak menjadi keras.
Dengan bahan segar, adonan yang pas, dan suhu minyak yang stabil, udang cincang goreng buatan Anda bisa serenyah dan segurih buatan restoran. Sajikan sebagai camilan, lauk, atau suguhan tamu, dan sesuaikan bumbunya dengan selera keluarga. Selamat mencoba dan bereksperimen dengan ragam olahan udang yang mudah dipraktikkan di rumah.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Udang Cincang Goreng Renyah
Apa bahan utama udang cincang goreng?
Udang segar, tepung, bawang putih, garam, dan bumbu sesuai selera.
Bagaimana agar udang goreng tetap renyah?
Gunakan adonan secukupnya dan goreng dalam minyak yang sudah panas.
Apakah udang perlu dicincang halus?
Tidak harus, cincang sedang agar teksturnya tetap terasa saat dimakan.
Berapa lama udang cincang digoreng?
Goreng hingga bagian luar berwarna keemasan dan matang merata.
Mengapa udang cincang goreng cepat melempem?
Biasanya karena minyak kurang panas atau gorengan ditumpuk saat masih panas.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530155/original/014163800_1773393051-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-13T144903.412.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338391/original/066538400_1788327609-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-02T123903.075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490184/original/028122100_1770001928-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T100842.045.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354907/original/059583400_1790065976-cek_fakta_blt_kesra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355620/original/074322100_1790138098-Resep_Udang_Cincang_Goreng_Renyah_yang_Anti_Gagal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354809/original/096386900_1790063997-pizza_goreng_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354909/original/003519400_1790066107-b1785b2b-0cfe-46c5-9e64-58c081e2c04b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354681/original/007233800_1790059296-HL_Sate_Sosis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354597/original/093198700_1790056316-ayam_poprock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345888/original/081948100_1789097480-01M262Y4TPZ1JXY0N2TSES8PS5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352242/original/058553100_1789748400-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_23.12.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354058/original/006190400_1789996708-WhatsApp_Image_2026-09-21_at_19.01.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353742/original/072589300_1789976936-IMG_8795.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353963/original/012734100_1789984837-HL_Tahu_Teriyaki.jpg)