Motul Bidik Konsumen Lebih Luas, Strategi Pemasarannya Mulai Berubah

Motul yang tidak hanya mengandalkan kegiatan otomotif, tetapi juga mulai merambah acara dengan segmen pengunjung yang lebih luas

Diterbitkan 06 November 2026, 17:53 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Motul Indonesia Energy (MIE) mulai memperluas pendekatan pemasarannya dengan menyasar konsumen di luar komunitas otomotif. Salah satu strategi yang dilakukan distributor resmi pelumas Motul di Indonesia tersebut adalah berpartisipasi dalam festival kuliner dan gaya hidup Pesona Nusantara Extravaganza 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 28 Oktober hingga 8 November 2026 di Pasar Rakjat, Batavia PIK, Jakarta, menjadi salah satu upaya Motul untuk menjangkau masyarakat melalui aktivitas yang lebih dekat dengan keseharian mereka.

Langkah ini memperlihatkan pendekatan pemasaran Motul yang tidak hanya mengandalkan kegiatan otomotif, tetapi juga mulai merambah acara dengan segmen pengunjung yang lebih luas.

Melalui kegiatan tersebut, perusahaan berupaya memperkenalkan produk sekaligus membangun interaksi langsung dengan calon konsumen.

Pesona Nusantara Extravaganza 2026 sendiri merupakan festival yang menghadirkan puluhan pelaku usaha kuliner dari berbagai daerah di Indonesia. Pengunjung dapat menemukan beragam hidangan khas Nusantara, mulai dari Nasi Kapau, Sate Padang, kepala Manyung, Sate Ponorogo, hingga Nasi Tempong dari Banyuwangi.

Selain kuliner, acara ini juga menghadirkan produk kerajinan lokal, fashion bazaar, dan peragaan busana. Berbagai hiburan seperti pertunjukan musik, konser Mollucan Soul, serta kegiatan komunitas turut menjadi bagian dari rangkaian festival.

Dalam festival tersebut, Motul menghadirkan booth yang menampilkan sejumlah lini produknya. Perusahaan juga mengadakan aktivitas interaktif untuk membuka ruang komunikasi dengan pengunjung yang datang.

Pendekatan ini menjadi salah satu cara Motul memperkenalkan kategori produk pelumas kepada masyarakat yang mungkin belum memiliki keterlibatan langsung dengan komunitas otomotif.

Tidak hanya memperkenalkan produk, Motul juga membawa edukasi mengenai pentingnya pemilihan pelumas yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

Dengan demikian, perusahaan berupaya memperluas pemahaman konsumen mengenai perawatan kendaraan melalui kegiatan nonotomotif.

Salah satu aktivitas yang dihadirkan adalah pembagian produk E2 Motowash. Pengunjung yang melakukan transaksi di tenant kuliner dan memenuhi ketentuan tertentu akan memperoleh voucher untuk ditukarkan di booth Motul.

Managing Director PT Motul Indonesia Energy, Welmart Purba, mengatakan partisipasi perusahaan dalam festival tersebut menjadi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan yang relevan dengan gaya hidup mereka.

"Melalui partisipasi kami, pengunjung tidak hanya dapat menikmati beragam sajian kuliner Nusantara, tetapi juga memperoleh layanan perawatan kendaraan. Aktivitas ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Motul untuk berinteraksi langsung dengan pengunjung dan memperkenalkan produk-produk unggulan Motul melalui ragam kegiatan yang relevan dengan gaya hidup masyarakat," kata Welmart.

 

Memanfaatkan Aktivitas Gaya Hidup

Keterlibatan Motul dalam festival kuliner ini menunjukkan bahwa perusahaan mencoba memanfaatkan ruang interaksi di luar sektor otomotif untuk memperluas jangkauan pasarnya.

Strategi tersebut memungkinkan Motul bertemu dengan kelompok konsumen yang lebih beragam, mulai dari pengunjung keluarga hingga komunitas yang hadir dalam rangkaian acara.

Terlebih, Pesona Nusantara Extravaganza 2026 tidak hanya berfokus pada kegiatan kuliner. Festival ini juga menghadirkan kegiatan donor darah, perlombaan anak, gathering komunitas, hingga pertunjukan musik.

Dengan memanfaatkan acara yang memiliki beragam segmen pengunjung, Motul berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan pentingnya perawatan kendaraan.

Pendekatan pemasaran berbasis gaya hidup ini menjadi alternatif bagi perusahaan otomotif untuk memperluas eksposur merek.

Di tengah persaingan pasar pelumas, menjangkau konsumen di luar komunitas kendaraan dapat menjadi salah satu cara membangun hubungan yang lebih luas dengan pengguna kendaraan di Indonesia.