Ketika Ring Tinju Hentikan Tradisi Tawuran Remaja di Kampung Melayu

Ring tinju itu diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Jumat (6/11/2026). Arena itu dijadikan remaja terlibat tawuran menyalurkan kegiatannya.

Diterbitkan 06 November 2026, 17:48 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI meresmikan ring tinju di Flyover Kampung Melayu untuk kegiatan positif remaja.
  • Fasilitas ini bertujuan menekan tawuran dan menyalurkan energi remaja ke hal positif.
  • Seorang remaja, Tri, merasakan manfaatnya, beralih dari tawuran menjadi lebih bugar dan berteman.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan ring tinju yang berada di bawah Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Jumat (6/11/2026). Sebelumnya, Pramono juga telah meresmikan arena tinju di kolong Flyover Pasar Rebo.

Kehadiran fasilitas olahraga ini diharapkan dapat menjadi alternatif kegiatan positif bagi kalangan remaja sekaligus membantu menekan tawuran di Jakarta Timur.

Keberadaan arena ring tinju itu dirasakan masyarakat. Salah satunya dirasakan Tri Wahyudi (19).

Remaja asal Jakarta Timur itu kini punya cara berbeda menyalurkan energinya. Jika sebelumnya sempat terbawa arus pergaulan hingga terlibat tawuran, Tri kini memilih berlatih tinju agar bisa menjalani kehidupan yang lebih baik.

Bagi Tri, kehadiran ring tinju menjadi kesempatan untuk meninggalkan kebiasaan lama sekaligus menyalurkan energi ke kegiatan lebih positif. Dia berharap rutinitas berlatih tinju dapat membantunya mengubah pola hidup.

"Buat ke depannya jadi lebih baik aja deh," kata Tri saat ditemui wartawan di Jakarta Timur, Jumat (6/11/2026).

Sarana Perubahan

Dengan bergabungnya di arena olahraga tersebut, Tri mengaku sudah siap untuk bisa menerapkan pola hidup yang lebih baik ke depannya.

“Dengan lepas ego kita masing-masing, kan. Mau ngerubah jadi lebih baik aja,” ucap dia.

Tri mengaku dulu sering bermusuhan dengan teman-teman yang lain, namun sekarang semuanya sudah menjadi teman yang baik.

Tri juga bercerita jika dirinya bisa menjadi teman karena terbiasa bersama-sama, misalnya dengan melalui latihan bareng.

"Sebenarnya karena latihan bareng sih antargeng. Jadi banyak geng-geng lain juga,” ujar Tri.

Tri menyebut berkat adanya latihan tinju khususnya di sekitar Jakarta Timur, banyak membuatnya banyak berubah terutama dari sisi kebugaran jasmani.

“Sehat deh. Lebih bugar ya,” tandas dia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6