Resep Ati Ampela Geprek yang Renyah dan Bebas Amis

Resep ati ampela geprek renyah di luar, empuk di dalam, dengan sambal bawang pedas serta trik jitu agar bebas amis. Coba di dapur Anda!

Diterbitkan 11 September 2026, 20:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bosan mengolah ati ampela hanya dengan cara ditumis atau dijadikan sambal goreng? Resep ati ampela geprek bisa menjadi pilihan untuk menghadirkan olahan jeroan dengan tekstur yang lebih menarik. Ati ampela direbus hingga empuk, dibalut tepung berbumbu, kemudian digoreng sampai renyah sebelum digeprek bersama sambal bawang. Perpaduan lapisan luar yang garing dan bagian dalam yang gurih membuat menu ini cocok disajikan sebagai lauk pendamping nasi.

Istilah “geprek” merujuk pada teknik menekan atau memukul bahan makanan agar berpadu dengan sambal. Teknik ini populer melalui ayam geprek, ketika ayam goreng tepung dipadukan dengan sambal ulek hingga rasa pedas dan gurihnya menyatu. Pada ati ampela, cara tersebut memberikan sensasi berbeda karena karakter jeroan yang gurih berpadu dengan kerenyahan tepung dan pedasnya sambal bawang.

Agar hasilnya tidak amis dan tetap renyah, proses pengolahan perlu diperhatikan sejak tahap membersihkan dan merebus ati ampela hingga menggorengnya. Panduan berikut membahas setiap tahap secara praktis, termasuk cara membuat sambal serta tips menyimpan dan menghangatkan sisa makanan. Menu ini juga dapat menjadi pilihan resep ati ampela untuk sahur yang mudah disiapkan di rumah, berikut ulasan Liputan6.com.

Sekilas tentang Ati Ampela Geprek

Ati ampela terdiri dari dua jenis jeroan ayam dengan karakter yang berbeda. Ati atau hati memiliki tekstur lebih lembut, sedangkan ampela cenderung padat dan sedikit kenyal karena merupakan bagian otot yang berfungsi menggiling makanan pada sistem pencernaan unggas. Perbedaan tekstur tersebut justru membuat ati ampela menarik diolah menjadi hidangan dengan lapisan luar renyah dan bagian dalam yang tetap gurih.

Karakter ati ampela geprek juga berbeda dari sambal goreng ati maupun balado. Jika kedua hidangan tersebut umumnya dimasak bersama bumbu hingga meresap, versi geprek mengandalkan proses penggorengan untuk menghasilkan permukaan yang garing. Setelah itu, ati ampela ditekan atau digeprek bersama sambal bawang sehingga rasa pedas dan gurih menempel pada lapisan luarnya tanpa menghilangkan sensasi renyah.

Selain memiliki cita rasa khas, ati dan ampela juga mengandung sejumlah zat gizi. Menurut WebMD, hati merupakan sumber protein, zat besi, dan vitamin B, serta termasuk salah satu sumber vitamin A hewani yang baik.[1]https://www.webmd.com/diet/liver-good-for-you Karena itu, bahan ini cukup sering diolah menjadi olahan ati ampela untuk anak maupun berbagai olahan ati ampela sederhana sebagai lauk sehari-hari.

Informasi Resep Singkat

  • Porsi: 4 porsi
  • Waktu persiapan: 20 menit
  • Waktu memasak: 40 menit
  • Tingkat kesulitan: Sedang

Bahan-bahan Ati Ampela Geprek

Bahan Utama dan Rebusan

  • 500 gram ati ampela ayam
  • 1 buah jeruk nipis, ambil airnya
  • 1 sendok teh garam
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 cm jahe, memarkan
  • air secukupnya untuk merebus

Bahan Pelapis

  • 150 gram tepung terigu protein sedang
  • 50 gram tepung beras
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok teh kaldu bubuk
  • 1/2 sendok teh bawang putih bubuk
  • 200 ml air es
  • minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Bahan Sambal Bawang

  • 12 buah cabai rawit merah
  • 4 buah cabai merah keriting
  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh gula pasir
  • 4 sendok makan minyak panas bekas menggoreng

Cara Membuat Ati Ampela Geprek

Setelah ati ampela dibersihkan dan direbus hingga empuk, proses berikutnya adalah membuat lapisan tepung yang renyah dan sambal geprek yang harum. Perhatikan suhu minyak saat menggoreng agar bagian luar cepat garing tanpa membuat ati ampela terlalu kering.

  1. Campurkan ati ampela dengan air jeruk nipis dan 1 sendok teh garam. Diamkan selama 10 menit untuk membantu mengurangi aroma amis, kemudian bilas di bawah air mengalir hingga bersih.
  2. Rebus ati ampela bersama daun salam, serai, dan jahe selama 20–25 menit atau hingga empuk saat ditusuk dengan garpu. Perebusan ini juga membantu membuat tekstur jeroan lebih nyaman disantap.
  3. Angkat ati ampela dan tiriskan hingga tidak terlalu berair. Belah ampela yang berukuran tebal menjadi dua bagian agar lebih mudah matang dan bumbu dapat meresap dengan baik.
  4. Untuk membuat lapisan renyah, campurkan tepung terigu, tepung beras, garam, merica bubuk, kaldu bubuk, dan bawang putih bubuk dalam wadah. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
  5. Ambil sebagian campuran tepung, kemudian tuangkan air es sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga membentuk adonan basah yang cukup kental. Jangan membuat adonan terlalu encer agar lapisannya dapat melekat pada ati ampela.
  6. Celupkan ati ampela ke dalam adonan basah, kemudian gulingkan ke tepung kering. Cubit atau tekan-tekan permukaannya dengan lembut agar terbentuk serpihan tepung yang nantinya menghasilkan tekstur lebih renyah saat digoreng.
  7. Panaskan minyak dengan api sedang dan pastikan jumlahnya cukup untuk merendam sebagian besar ati ampela. Goreng selama sekitar 4–5 menit atau hingga lapisan tepung berubah kuning keemasan dan terasa renyah. Angkat, lalu tiriskan.
  8. Untuk membuat sambal, ulek kasar cabai rawit, cabai keriting, bawang merah, bawang putih, garam, dan gula pasir menggunakan cobek. Tingkat kehalusan sambal dapat disesuaikan dengan selera.
  9. Siram sambal dengan minyak panas bekas menggoreng ati ampela, kemudian aduk hingga tercampur rata. Minyak panas akan membuat sambal lebih harum sekaligus membantu melayukan bahan-bahannya.
  10. Letakkan ati ampela goreng di atas sambal, kemudian geprek perlahan menggunakan ulekan. Tekan secukupnya agar sambal menempel merata tanpa menghancurkan ati ampela terlalu jauh.
  11. Sajikan ati ampela geprek segera selagi lapisan tepung masih renyah. Lengkapi dengan nasi hangat, lalapan, dan irisan timun agar rasa gurih dan pedasnya terasa lebih seimbang.

Tips Membuat Ati Ampela Geprek

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ati ampela geprek tidak amis, tidak alot, dan tetap renyah setelah digoreng. Mulai dari memilih bahan hingga mengatur suhu minyak, setiap tahap turut menentukan tekstur dan rasa akhir hidangan.

  • Pilih ati ampela yang segar. Pilih jeroan dengan warna yang masih cerah, permukaan tidak berlendir, dan aroma yang tidak menyengat. Bahan yang segar akan lebih mudah diolah agar tidak amis sejak awal.
  • Bersihkan ampela dengan teliti. Belah ampela, kemudian buang lapisan kuning yang keras serta selaput di bagian dalam sebelum dimasak. Saat membersihkan, lakukan dengan hati-hati agar kantong empedu tidak pecah dan membuat bagian jeroan terasa pahit. Cara ini juga membantu ampela tidak pahit setelah dimasak.
  • Rebus hingga benar-benar empuk. Ampela memiliki tekstur yang lebih padat karena tersusun dari otot, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk lunak. Rebus dengan api kecil dan periksa menggunakan garpu untuk memastikan teksturnya sudah empuk; potongan yang tebal dapat membutuhkan waktu sekitar 30–40 menit. Tahap ini penting agar hasil akhirnya tidak alot sekaligus membantu bumbu lebih mudah meresap dan menjadi salah satu kunci agar ati ampela tidak alot.
  • Jaga suhu minyak saat menggoreng. Gunakan minyak yang sudah cukup panas, sekitar 160–165 derajat Celsius, agar lapisan tepung matang merata dan menjadi renyah tanpa cepat gosong. Hindari api terlalu besar karena permukaan bisa cepat kecokelatan sementara bagian dalam belum cukup panas.
  • Tambahkan telur untuk lapisan yang lebih renyah. Jika ingin tekstur tepung yang lebih tebal dan garing, ati ampela dapat dilapisi secara berurutan dengan tepung, telur, lalu tepung berbumbu. Teknik pelapisan seperti ini juga digunakan dalam resep jeroan di Food.com untuk menghasilkan bagian luar yang renyah dengan bagian dalam tetap lembut.

Variasi dan Substitusi Ati Ampela Geprek

Sambal bawang pada ati ampela geprek cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan selera. Anda dapat mengganti jenis cabai atau menambahkan bahan tertentu untuk mendapatkan karakter rasa yang berbeda, sementara teknik menggoreng dan menggeprek tetap sama.

  • Versi sambal terasi. Tambahkan sekitar setengah sendok teh terasi yang sudah dibakar bersama satu buah tomat saat mengulek sambal. Terasi memberikan aroma yang lebih kuat dan rasa gurih yang khas, sedangkan tomat membuat sambal terasa lebih segar sekaligus memberikan warna merah yang menarik. Variasi ini cocok bagi pencinta sambal dengan cita rasa yang lebih berani, seperti yang biasa disajikan bersama lauk pecel lele.
  • Versi sambal cabai hijau. Ganti cabai merah dengan cabai hijau besar dan cabai rawit hijau untuk mendapatkan rasa pedas yang lebih segar. Warna sambal pun berubah menjadi hijau dengan aroma khas cabai yang lebih ringan. Karakternya serupa dengan ati ampela cabai ijo yang gurih dan cocok disantap bersama nasi hangat.
  • Versi lebih ringan. Jika ingin mengurangi penggunaan minyak, ati ampela yang sudah dilapisi tepung dapat dimasak menggunakan air fryer hingga permukaannya kering dan renyah. Sesuaikan suhu dan waktu dengan jenis air fryer yang digunakan agar tepung tidak cepat gosong. Setelah matang, ati ampela tetap dapat digeprek bersama sambal seperti biasa.

Jika ingin mencoba olahan lain dengan bahan serupa, Anda dapat membuat ati ampela goreng lengkuas yang kering dan harum, atau ati ampela pepes kemangi dengan aroma daun kemangi yang khas. Pilihan lainnya adalah sambal goreng kentang ati ampela tanpa santan atau ati ampela pedas manis sebagai lauk pendamping nasi hangat.

Tanya Jawab Seputar Ati Ampela Geprek

Bagaimana cara menghilangkan bau amis ati ampela?

Kuncinya ada di tahap awal. Lumuri jeroan dengan air jeruk nipis dan garam selama 10-15 menit, bilas hingga bersih, lalu rebus bersama rempah seperti daun salam, serai, dan jahe. Buang air rebusan pertama jika keruh dan bilas kembali. Langkah ini serupa dengan trik menghilangkan bau amis pada olahan hati lainnya.

Berapa lama ati ampela geprek bisa disimpan?

Ati ampela yang sudah direbus dan matang bisa disimpan dalam wadah tertutup di lemari es hingga tiga hari, sehingga praktis untuk stok. Namun, versi yang sudah digoreng renyah paling nikmat disantap langsung. Bila ada sisa, hangatkan ulang di air fryer atau oven agar teksturnya kembali garing, bukan di microwave yang membuatnya lembek.

Apakah ati ampela aman dikonsumsi rutin?

Sebaiknya dinikmati secukupnya. Mengutip Nutrition Advance, vitamin A bersifat larut lemak sehingga disimpan tubuh, dan konsumsi tinggi dalam jangka panjang dapat menumpuk hingga kadar berlebihan yang berpotensi membahayakan.[5]https://www.nutritionadvance.com/chicken-liver-nutrition/ Nikmati sebagai variasi lauk, bukan menu harian, terutama bagi Anda yang membatasi asupan kolesterol.

Dengan bahan yang mudah ditemukan dan teknik yang tepat sejak membersihkan hingga menggoreng, resep ati ampela geprek ini layak masuk daftar menu andalan di rumah Anda. Siapkan sambalnya, geprek selagi jeroan masih panas, dan nikmati kriuk-nya bersama nasi hangat serta lalapan segar.