Resep Bakwan Nasi Sisa yang Renyah dan Gurih

0(0)

Resep bakwan nasi renyah dari nasi sisa yang gurih, anti lembek, dan anti mubazir.

Diterbitkan 17 Agustus 2026, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta Resep bakwan nasi menjadi cara praktis untuk mengolah nasi putih yang tersisa agar tidak selalu berakhir sebagai nasi goreng. Nasi dingin cukup dicampur tepung, sayuran, dan bumbu sederhana, lalu digoreng hingga keemasan untuk menghasilkan camilan gurih yang renyah di luar dan lembut di dalam.

Bahannya sederhana, prosesnya cepat, dan hasilnya cocok sebagai camilan maupun lauk pendamping. Mengolah nasi sisa menjadi bakwan juga menjadi cara hemat sekaligus membantu mengurangi pemborosan makanan di rumah.

Kebiasaan mengolah makanan sisa ternyata berkaitan dengan persoalan pemborosan pangan yang cukup besar. Menurut USDA, sekitar 30–40 persen pasokan makanan di Amerika Serikat tidak termakan setiap tahunnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa memanfaatkan kembali makanan yang masih layak, termasuk nasi sisa, dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi pemborosan.

Sekilas tentang Bakwan Nasi

Bakwan merupakan gorengan berbahan dasar adonan tepung yang biasanya dicampur dengan berbagai jenis sayuran dan sudah sangat dikenal di berbagai daerah di Indonesia. Nama "bakwan" diyakini berasal dari dialek Hokkian, yaitu kata "bak" yang berarti daging dan "wan" yang berarti bulat. Meski demikian, bakwan yang populer di Indonesia umumnya justru menggunakan sayuran seperti wortel, kol, dan daun bawang.

Bakwan nasi merupakan salah satu variasi yang memanfaatkan nasi sisa sebagai bahan tambahan. Sebagian adonan tepung dicampur dengan nasi sehingga menghasilkan tekstur yang lebih padat, gurih, dan mengenyangkan.

Ide mengolah nasi matang menjadi gorengan ternyata tidak hanya dikenal di Indonesia. Spanyol juga memiliki olahan bernama buñuelos de arroz atau Spanish-style rice fritters yang dibuat menggunakan nasi putih matang sisa, tepung, telur, sayuran, dan beberapa bahan lainnya. Olahan tersebut kemudian digoreng hingga berwarna keemasan dengan tekstur renyah di bagian luar.

Perbedaan bakwan nasi dengan olahan nasi sisa lainnya terletak pada bentuk dan teknik pengolahannya. Nasi goreng mempertahankan bentuk butiran nasi, sedangkan cireng menggunakan tepung tapioka sebagai bahan utamanya. Sementara itu, bakwan nasi dibuat dari adonan basah yang dicampur dengan nasi, kemudian digoreng dalam bentuk sendokan hingga menghasilkan bagian tepi yang renyah dan berenda.

Jika ingin membandingkan hasilnya, Anda bisa menengok aneka olahan nasi sisa lain, dari kerupuk nasi hingga gendar atau kerupuk puli, serta beragam ide sarapan dari sisa nasi yang tak kalah praktis, atau berbagai camilan dari nasi sisa untuk teman santai.

Melansir dari Right as Rain by UW Medicine, nasi matang dapat mengandung spora Bacillus cereus yang mampu bertahan selama proses pemasakan. Jika nasi dibiarkan pada suhu ruang, bakteri tersebut dapat berkembang dan menghasilkan toksin yang tahan panas. Karena itu, nasi sisa sebaiknya segera didinginkan dan disimpan di lemari es sebelum diolah kembali.

Melansir dari Healthline, keracunan akibat Bacillus cereus pada nasi yang disimpan atau dipanaskan secara tidak tepat dikenal sebagai reheated rice syndrome dan sering pula disebut fried rice syndrome.

Melansir dari Food Safety News, nasi matang sebaiknya didinginkan dengan cepat dan disimpan di lemari es dalam waktu dua jam setelah dimasak. Nasi yang disimpan di kulkas dianjurkan untuk dikonsumsi dalam waktu tiga hingga empat hari.

Melansir dari Medical News Today, nasi yang dipanaskan kembali sebaiknya mencapai suhu sekitar 74 derajat Celsius secara merata untuk membantu menekan risiko keracunan makanan. Gunakan nasi sisa yang disimpan dengan benar dan periksa kondisinya sebelum diolah. Nasi yang berlendir, berubah warna, atau memiliki bau tidak biasa sebaiknya dibuang. Penggorengan juga tidak selalu menghilangkan toksin yang telah terbentuk akibat penyimpanan yang tidak tepat.

Bahan-Bahan

Resep bakwan nasi sayur berikut memadukan nasi dengan wortel, kol, dan daun bawang agar rasanya gurih dan warnanya menarik.

Bahan utama:

  • 250 gram nasi putih sisa (sekitar 2 centong)
  • 1 butir telur ayam
  • 1 buah wortel ukuran sedang, serut kasar
  • 3 lembar daun kol, iris tipis
  • 2 batang daun bawang, iris halus
  • 1 batang seledri, iris halus

Bahan tepung:

  • 5 sendok makan tepung terigu serbaguna
  • 3 sendok makan tepung beras
  • 100 ml air es

Bumbu:

  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • 2 siung bawang merah, haluskan
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk

Pelengkap:

  • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
  • Saus sambal atau cabai rawit

Cara Membuat Bakwan Nasi

  1. Masukkan nasi sisa ke dalam wadah besar, lalu lumatkan sebagian nasi dengan punggung sendok agar adonan lebih mudah menyatu.
  2. Kocok lepas telur, tuang ke dalam nasi, lalu aduk hingga tercampur rata.
  3. Masukkan wortel serut, daun kol, daun bawang, dan seledri, kemudian aduk kembali.
  4. Tambahkan tepung terigu dan tepung beras, aduk hingga seluruh bahan terbalut tepung.
  5. Masukkan bawang putih, bawang merah, garam, merica, ketumbar, dan kaldu bubuk, aduk rata.
  6. Tuang air es sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan kental dan bisa disendok, jangan sampai encer.
  7. Panaskan minyak yang cukup banyak dengan api sedang hingga benar-benar panas, sekitar 170 derajat Celsius.
  8. Ambil satu sendok makan adonan, masukkan perlahan ke dalam minyak panas, dan goreng beberapa buah sekaligus tanpa menjejalkan wajan.
  9. Goreng bakwan sambil sesekali dibalik hingga seluruh sisi berwarna kuning keemasan dan terasa renyah.
  10. Angkat bakwan, tiriskan di atas rak kawat agar minyak turun sempurna, lalu sajikan hangat dengan saus sambal atau cabai rawit.

Tips agar Bakwan Nasi Renyah dan Anti Lembek

  • Pilih nasi yang tepat. Nasi sisa yang sudah dingin dan agak pera justru ideal karena butirannya tidak mudah hancur. Hindari nasi baru yang masih panas dan terlalu pulen supaya adonan tidak berair.
  • Racik campuran tepung dengan benar. Padukan tepung terigu dengan tepung beras dan gunakan air es saat mengaduk agar kerak bakwan garing lebih lama. Trik campuran tepung bakwan supaya renyah ini sering dipakai pedagang gorengan, dan sedikit baking powder juga membantu, seperti diulas pada tips membuat tepung gorengan renyah.
  • Jaga suhu minyak. Mengutip Taste of Home, minyak untuk menggoreng sebaiknya berada di kisaran 175 hingga 190 derajat Celsius. Suhu yang tepat membantu makanan matang dengan bagian luar yang renyah dan mengurangi risiko makanan menjadi terlalu berminyak. Goreng dalam porsi kecil supaya suhu minyak tidak anjlok, prinsip yang sama pentingnya saat mengukur berapa menit menggoreng ikan agar matang merata.
  • Tiriskan dengan benar. Angkat bakwan ke rak kawat, bukan langsung ditumpuk di atas tisu, karena uap panas yang terperangkap justru membuatnya cepat lembek.
  • Pertimbangkan teknik dua kali goreng. Untuk hasil ekstra garing, tiru metode double frying ala restoran pada kentang goreng, yakni menggoreng sebentar lalu menggoreng ulang menjelang disajikan.

Variasi dan Substitusi Bakwan Nasi

Bakwan nasi keju. Tambahkan keju parut ke dalam adonan sebelum digoreng. Keju yang meleleh membuat tepi bakwan makin garing sekaligus menyumbang rasa gurih yang disukai anak-anak.

Bakwan nasi isi gurih. Selipkan irisan bakso, sosis, atau jagung manis untuk versi yang lebih mengenyangkan dan cocok jadi ide jualan. Sayuran beku pun praktis dipakai, mirip konsep bakwan mix veggie yang tinggal aduk.

Versi panggang rendah minyak. Bila ingin memangkas minyak, cetak adonan tipis di atas teflon berminyak seperti membuat pancake, lalu panggang kedua sisinya hingga kecokelatan. Teksturnya memang lebih lembut, tetapi tetap nikmat disantap hangat, bersanding dengan camilan garing lain seperti peyek teri atau rengginang.

Kalau ingin menjelajahi keluarga besar gorengan ini lebih jauh, Anda bisa mencoba bakwan sayur sederhana, bakwan daun bawang, bakwan jagung, bakwan kol, bakwan daun kelor, sampai gaya bakwan ala abang gorengan yang gurih dan tahan lama.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bakwan Nasi

Apakah nasi sisa aman digunakan untuk membuat bakwan nasi?

Aman, asalkan nasi disimpan dengan benar. Nasi dapat mengandung spora Bacillus cereus yang tetap hidup setelah dimasak, dan bila dibiarkan berjam-jam di suhu ruang, bakteri ini memproduksi racun tahan panas yang tidak hilang meski digoreng. Simpan nasi sisa di kulkas, gunakan dalam beberapa hari, dan buang bila teksturnya berlendir atau berbau asam.

Mengapa bakwan nasi cepat lembek dan tidak renyah?

Penyebab umumnya adalah adonan terlalu berair, minyak kurang panas, atau wajan terlalu penuh sehingga suhu minyak turun drastis. Perbaiki dengan memadukan tepung terigu dan tepung beras, memakai air es, menggoreng pada minyak panas dalam porsi kecil, lalu meniriskannya di rak kawat, bukan langsung menumpuknya.

Bisakah bakwan nasi disimpan dan dihangatkan kembali?

Bisa. Simpan bakwan dalam wadah tertutup di kulkas hingga sekitar tiga hari, lalu hangatkan di wajan atau air fryer supaya teksturnya kembali garing; menghangatkan di microwave cenderung membuatnya lembek. Jika stok nasi sering berlebih, olah lagi menjadi aneka menu anti mubazir lainnya.

Bakwan nasi membuktikan bahwa sepiring nasi sisa tidak harus berujung di tempat sampah. Dengan tepung yang tepat, bumbu sederhana, dan minyak yang benar-benar panas, Anda bisa menghadirkan camilan renyah nan gurih hanya dalam hitungan menit. Selamat mencoba dan bereksperimen dengan isian favorit keluarga.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu