Resep Kue Jongkong yang Lembut, Manis Legit dan Gurih

0(0)

Resep kue jongkong dapat menjadi pilihan bagi pecinta jajanan tradisional bercita rasa manis dan gurih.

Diterbitkan 30 September 2026, 15:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Kue jongkong menjadi salah satu jajanan tradisional khas Bangka Belitung yang memiliki tampilan khas berupa lapisan hijau, putih dan cokelat. Perpaduan warna tersebut membuat kudapan ini terlihat menarik saat disajikan dalam cup transparan. Resep kue jongkong juga dikenal melalui teksturnya lembut, rasa gurih santan, aroma pandan dan manis legit gula merah.

Cita rasa kue jongkong menghadirkan perpaduan sederhana tetapi tetap terasa istimewa pada setiap suapan. Lapisan gula merah memberikan rasa manis legit, bagian hijau membawa aroma pandan, lalu lapisan putih menghadirkan sensasi gurih dari santan. Resep kue jongkong cocok bagi pencinta jajanan tradisional bercita rasa lembut dan harum.

Membuat kue jongkong sendiri tidak membutuhkan bahan sulit ditemukan. Tepung beras, tepung tapioka, santan, gula merah, gula pasir, pandan dan garam menjadi komponen utama dalam pembuatannya. Resep kue jongkong juga cukup mudah dipraktikkan, selama proses memasak dilakukan memakai api kecil dan adonan terus diaduk hingga teksturnya halus.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (30/9/2026).

Bahan-Bahan Resep Kue Jongkong

Untuk membuat kue jongkong, bahan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu lapisan gula merah, lapisan hijau, dan lapisan putih.

Bahan Lapisan Gula Merah

  • 200 gram gula merah, sisir halus
  • 5 sendok makan air
  • Bahan Lapisan Hijau
  • 75 gram tepung beras
  • 15 gram tepung tapioka
  • 400 ml santan
  • 400 ml air atau sari pandan
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh garam

Bahan Lapisan Putih

  • 80 gram tepung beras
  • 30 gram tepung tapioka
  • 750 ml santan
  • 20 gram gula pasir
  • 1 sendok teh garam

Cara Membuat Kue Jongkong

Buat Lapisan Gula Merah

Siapkan panci kecil, lalu masukkan gula merah sudah disisir halus. Tambahkan 5 sendok makan air, kemudian masak menggunakan api kecil. Aduk perlahan sampai seluruh gula merah larut dan berubah menjadi cairan berwarna cokelat.

Hindari memasak gula terlalu lama agar teksturnya tidak berubah menjadi karamel keras. Setelah gula larut sempurna, matikan api. Tuangkan gula merah cair ke dasar cup atau wadah saji secara merata. Sisihkan sebentar sambil menyiapkan adonan hijau.

Siapkan Adonan Hijau

Masukkan tepung beras, tepung tapioka, santan, air atau sari pandan, gula pasir, dan garam ke dalam panci. Aduk seluruh bahan sebelum kompor dinyalakan sampai tepung benar-benar larut dan tidak terdapat gumpalan.

Nyalakan kompor menggunakan api kecil. Masak sambil terus mengaduk adonan secara perlahan. Pastikan bagian dasar dan sisi panci ikut diaduk agar tepung tidak mengendap atau menempel. Teruskan proses memasak sampai adonan berubah menjadi kental, lembut, dan matang.

Setelah teksturnya sesuai, segera angkat adonan dari kompor. Tuangkan adonan hijau secara perlahan di atas lapisan gula merah. Lakukan secara hati-hati agar kedua lapisan tidak bercampur. Ratakan permukaannya menggunakan sendok atau spatula.

Masak Lapisan Putih

Untuk membuat lapisan putih, masukkan tepung beras, tepung tapioka, santan, gula pasir, dan garam ke dalam panci. Aduk semua bahan sampai tercampur rata dan tepung larut sempurna.

Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk. Jangan meninggalkan adonan selama proses pemasakan sebab bagian bawah dapat lebih cepat mengental dan membentuk gumpalan. Aduk hingga adonan berubah menjadi kental, lembut, dan matang.

Setelah matang, matikan api lalu angkat panci. Tuangkan lapisan putih secara perlahan di atas lapisan hijau. Gunakan sendok untuk membantu mengatur aliran adonan agar permukaan lapisan hijau tetap rapi.

Dinginkan Kue Jongkong

Setelah seluruh lapisan selesai dibuat, biarkan kue jongkong pada suhu ruang sampai panasnya berkurang. Jangan langsung menutup wadah ketika kue masih mengepulkan uap panas agar tidak terjadi kondensasi berlebihan pada bagian permukaan.

Setelah cukup dingin, masukkan kue jongkong ke dalam lemari pendingin. Diamkan selama beberapa waktu sampai teksturnya lebih set dan kokoh. Kue jongkong dapat disajikan dalam kondisi dingin untuk mendapatkan sensasi lembut, gurih, manis, dan segar.

Sajikan Kue Jongkong

Kue jongkong dapat langsung dinikmati setelah dingin. Gunakan cup transparan agar lapisan gula merah, hijau pandan, dan putih santan terlihat jelas. Tampilan berlapis tersebut membuat kue semakin menarik saat disajikan.

Nikmati kue jongkong sebagai camilan sore, hidangan penutup setelah makan, atau sajian tradisional saat berkumpul bersama keluarga. Perpaduan rasa manis gula merah, aroma pandan, dan gurih santan akan terasa lebih seimbang ketika kue disajikan dalam keadaan dingin.

 

Tips Membuat Resep Kue Jongkong agar Lapisan Rapi

  • Campurkan tepung beras dan tepung tapioka bersama santan atau cairan lain dalam kondisi kompor belum menyala. Aduk sampai tepung benar-benar larut dan tidak terdapat gumpalan. Cara ini membantu menghasilkan adonan halus sehingga setiap lapisan kue jongkong terlihat lebih rata.
  • Masak setiap adonan menggunakan api kecil agar proses pematangan berlangsung perlahan. Api terlalu besar dapat membuat bagian dasar adonan cepat mengental, sementara bagian atas masih encer. Kondisi tersebut dapat membuat tekstur kurang halus dan menyulitkan proses penyusunan lapisan.
  • Aduk adonan terus-menerus selama proses memasak. Perhatikan bagian dasar dan sisi panci supaya tidak ada tepung mengendap atau menempel. Pengadukan secara merata juga membantu menghasilkan tekstur lembut dan bebas gumpalan.
  • Adonan setiap lapisan sebaiknya memiliki tekstur kental tetapi masih mudah dituang. Adonan terlalu kental dapat sulit diratakan dan berisiko membuat permukaan lapisan tidak halus. Sebaliknya, adonan terlalu encer dapat membuat lapisan sulit terbentuk secara tegas.
  • Jangan terburu-buru mengangkat adonan dari kompor. Pastikan adonan sudah mengalami perubahan tekstur menjadi kental dan matang secara merata. Konsistensi tepat akan membantu lapisan mempertahankan bentuk setelah dituangkan ke dalam wadah.
  • Saat menuangkan adonan hijau di atas gula merah atau adonan putih di atas lapisan hijau, lakukan secara perlahan. Gunakan sendok atau spatula untuk mengatur aliran adonan agar tekanan dari adonan baru tidak merusak lapisan sebelumnya.
  • Cup transparan membuat susunan warna kue jongkong terlihat lebih jelas. Gunakan wadah berukuran seragam agar ketebalan setiap lapisan dapat dibuat lebih konsisten. Ukuran wadah juga sebaiknya tidak terlalu besar supaya kue mudah disantap.
  • Jika lapisan sebelumnya masih terlalu cair, jangan langsung menuangkan adonan berikutnya. Berikan waktu agar lapisan mulai mengeras atau set terlebih dahulu. Cara ini membantu mencegah warna hijau, putih, dan cokelat bercampur.

 

Pertanyaan Seputar Resep Kue Jongkong

1. Apa itu kue jongkong?

Kue jongkong merupakan jajanan tradisional khas Bangka Belitung memiliki tekstur lembut dan cita rasa manis gurih. Kue ini biasanya dibuat dalam beberapa lapisan, seperti gula merah, adonan hijau pandan, dan adonan putih santan.

2. Dari daerah mana kue jongkong berasal?

Kue jongkong dikenal sebagai salah satu jajanan tradisional dari Bangka Belitung. Kudapan ini cukup populer sebagai sajian rumahan maupun hidangan tradisional.

3. Apa saja bahan utama resep kue jongkong?

Bahan utamanya meliputi tepung beras, tepung tapioka, santan, gula merah, gula pasir, garam, dan pandan. Setiap bahan memiliki fungsi tersendiri dalam membentuk rasa, aroma, warna, serta tekstur kue.

4. Berapa lapisan pada kue jongkong?

Kue jongkong umumnya memiliki tiga bagian utama, yaitu lapisan gula merah di dasar, lapisan hijau pandan di bagian tengah, dan lapisan putih santan di bagian atas.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu