Cara Menghilangkan Rasa Asin pada Cumi Asin, Cukup Rendam dengan Cara Ini

Cara menghilangkan rasa asin pada cumi asin ternyata mudah. Simak cara mencuci, merendam, hingga merebus cumi agar rasanya lebih pas dan tidak terlalu asin.

Diterbitkan 08 Agustus 2026, 18:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara menghilangkan rasa asin pada cumi asin bisa dilakukan sebelum cumi dimasak. Bahan yang sebenarnya sudah gurih ini terkadang memiliki kadar garam yang sangat kuat sehingga membuat masakan menjadi terlalu asin, meski bumbu yang digunakan sudah pas.

Cumi asin memang diawetkan menggunakan garam sehingga rasa asin merupakan bagian dari karakter bahan tersebut. Karena itu, rasa asin tidak bisa dihilangkan sepenuhnya. Namun, kadar garamnya dapat dikurangi dengan cara yang tepat agar cumi tetap gurih tanpa membuat masakan terlalu asin.

Salah satu cara yang paling mudah adalah merendam cumi asin dalam air bersih. Lama perendaman dapat disesuaikan dengan tingkat keasinannya. Jika cumi sangat asin, air rendaman bisa diganti beberapa kali atau dilanjutkan dengan perebusan singkat.

Berikut carai menghilangkan rasa asin pada cumi asin, dirangkum Liputan6.com, Sabtu (8/8/2026).

Cara Menghilangkan Rasa Asin pada Cumi Asin

Sebelum dimasak menjadi tumis cumi, sambal cumi, atau olahan lainnya, lakukan beberapa langkah berikut untuk mengurangi rasa asin.

1. Cuci cumi asin terlebih dahulu

Langkah pertama adalah mencuci cumi asin di bawah air mengalir.

Cuci sambil menggosok permukaannya secara perlahan untuk melepaskan sisa garam dan kotoran yang menempel. Setelah itu, tiriskan.

Tahap ini sederhana, tetapi cukup penting karena sebagian garam yang membuat cumi terasa sangat asin biasanya masih menempel di bagian luar.

2. Rendam dalam air selama 15–30 menit

Masukkan cumi asin yang sudah dicuci ke dalam wadah, kemudian tuangkan air bersih hingga seluruh cumi terendam.

Diamkan selama sekitar 15–30 menit. Setelah selesai, buang air rendaman dan bilas kembali cumi.

Cara ini dapat digunakan untuk cumi yang rasa asinnya masih tergolong sedang. Jika setelah direndam cumi masih terlalu asin, lanjutkan dengan perendaman menggunakan air baru.

3. Ganti air rendaman jika cumi sangat asin

Untuk cumi asin yang terlalu asin, jangan hanya mengandalkan satu kali perendaman.

Setelah 15–30 menit, buang air rendaman dan ganti dengan air bersih. Rendam kembali selama beberapa menit, lalu bilas.

Penggantian air membuat proses pengurangan rasa asin menjadi lebih efektif dibandingkan membiarkan cumi berada dalam air rendaman yang sama terlalu lama.

Namun, tidak perlu merendamnya berjam-jam tanpa pengecekan. Jika terlalu lama direndam, rasa gurih khas cumi asin justru bisa berkurang terlalu banyak.

4. Gunakan air hangat untuk mempercepat proses

Jika ingin mengurangi rasa asin lebih cepat, gunakan air hangat untuk merendam cumi.

Cuci cumi terlebih dahulu, lalu rendam dalam air hangat selama sekitar 10–15 menit. Setelah itu, buang air dan bilas menggunakan air bersih.

Gunakan air hangat, bukan air yang mendidih. Air yang terlalu panas dapat membuat cumi mulai matang dan berpotensi mengubah teksturnya sebelum dimasak.

5. Rebus cumi asin jika rasanya sangat kuat

Ada cumi asin yang memiliki rasa garam sangat kuat meskipun sudah direndam. Untuk kondisi seperti ini, cumi bisa direbus sebentar.

Masukkan cumi yang sudah dicuci ke dalam air, lalu rebus selama beberapa menit. Setelah itu, buang air rebusan dan bilas kembali.

Jangan merebus cumi terlalu lama karena teksturnya dapat menjadi keras dan alot.

Berapa Lama Merendam Cumi Asin agar Tidak Terlalu Asin?

Lama merendam cumi asin tergantung pada ukuran dan tingkat keasinannya.

Jika cumi hanya sedikit terlalu asin, perendaman selama 15–30 menit dapat menjadi langkah awal. Untuk cumi yang sangat asin, air dapat diganti dan proses perendaman diulangi.

Daripada langsung merendam dalam waktu sangat lama, lebih baik mengecek tingkat keasinan secara bertahap. Dengan cara ini, cumi tidak kehilangan seluruh rasa gurihnya.

Jangan Langsung Tambahkan Garam ke Masakan

Setelah melakukan cara mengurangi rasa asin cumi asin, sebaiknya jangan langsung menambahkan garam saat memasak.

Cumi asin sendiri sudah mengandung garam. Selain itu, beberapa bumbu seperti saus tiram, kecap asin, tauco, terasi, dan kaldu bubuk juga dapat menambah rasa asin.

Masak bumbu tanpa tambahan garam terlebih dahulu. Setelah cumi dimasukkan dan masakan hampir matang, cicipi rasanya. Jika masih kurang asin, barulah tambahkan garam sedikit demi sedikit.

Cara ini lebih aman daripada menambahkan garam sejak awal.

Tips Memasak Cumi Asin agar Tidak Alot

Selain memperhatikan rasa asin, tekstur juga perlu dijaga. Cumi yang terlalu lama dimasak bisa menjadi alot.

Setelah direndam, tiriskan cumi dan potong sesuai kebutuhan. Tumis bumbu sampai matang dan harum terlebih dahulu, kemudian masukkan cumi.

Masak secukupnya sampai cumi matang dan bumbu tercampur rata. Tidak perlu memasaknya terlalu lama hanya karena ingin membuat bumbu semakin meresap.

Untuk masakan seperti tumis cumi asin cabai hijau atau sambal cumi, langkah ini membantu mempertahankan tekstur cumi agar tetap kenyal.

Cara Memilih Cumi Asin agar Tidak Terlalu Asin

Selain mengetahui cara mengurangi rasa asin, pemilihan cumi juga dapat menentukan hasil masakan.

Saat membeli, perhatikan kondisi cumi asin. Hindari produk yang terlihat terlalu banyak memiliki kristal garam di permukaannya jika tidak ingin rasa yang terlalu asin.

Pilih cumi dengan kondisi fisik yang baik dan aroma khas cumi asin yang masih wajar. Setelah dibeli, simpan dengan benar dan olah sesuai kebutuhan.

Pertanyaan Seputar Mengolah Cumi Asin

Bagaimana cara menghilangkan rasa asin pada cumi asin?

Cuci cumi terlebih dahulu, kemudian rendam dalam air bersih selama sekitar 15–30 menit. Jika masih terlalu asin, ganti air dan ulangi proses perendaman. Cumi yang sangat asin dapat direbus sebentar sebelum dimasak.

Apakah cumi asin boleh direndam semalaman?

Sebaiknya tidak langsung merendam cumi asin semalaman. Perendaman yang terlalu lama dapat membuat rasa gurihnya banyak berkurang dan memengaruhi tekstur. Lebih baik lakukan perendaman bertahap sambil mengecek tingkat keasinannya.

Apakah air hangat bisa mengurangi rasa asin cumi?

Bisa. Air hangat dapat digunakan untuk membantu proses perendaman, terutama jika ingin mengurangi rasa asin dalam waktu lebih singkat. Setelah direndam, cumi tetap perlu dibilas dengan air bersih.

Apakah cumi asin harus direbus?

Tidak harus. Cumi yang tingkat keasinannya sedang cukup dicuci dan direndam. Perebusan dapat digunakan sebagai langkah tambahan jika cumi sangat asin.

Kenapa cumi asin tetap asin setelah direndam?

Garam sudah masuk ke jaringan cumi selama proses pengawetan. Karena itu, perendaman tidak akan membuat cumi benar-benar bebas garam. Tujuannya hanya mengurangi kadar asin hingga sesuai untuk dimasak.