Kisah Sumaya Gagal di Sepak Takraw Malah Berjaya di Teqball Asian Games 2026

Sumaya gagal terpilih di cabor sepak takraw saat PON 2024. Pindah ke teqball, Sumaya malah sukses rebut perak Asian Games 2026.

OlehThomas
Diterbitkan 23 September 2026, 05:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia baru meraih satu medali perak dan tujuh perunggu di Asian Games 2026 hingga Rabu (23/9/2026) pagi WIB. Satu-satunya medali perak disumbang oleh Sumaya dari cabang olahraga teqball.

Sumaya mendapat perak di pada nomor tunggal putri. Sumaya harus mengakui keunggulan wakil Myanmar Wai Khin Hnin, lewat drama pertarungan ketat tiga set.

Ini menjadi sejarah baru. Untuk pertama kalinya Indonesia mendapat medali dari cabor teqball. Pasalnya, teqball memang merupakan salah satu cabor debutan di Asian Games 2026.

Sumaya awalnya bukan atlet teqball. Perempuan 21 tahun itu menekuni sepak takraw karena memang sejak dini sudah mengenal cabor tersebut dari orang tuanya yang merupakan mantan atlet. Namun kegagalan lolos PON 2024 justru membawa berkah. Sumaya mendapat tawaran pindah ke cabor teqball dan malah sukses besar.

"Saya awalnya merupakan pemain sepak takraw. Cuma pas PON 2024 tidak kepilih terus ada yang nawarin untuk coba teqball," cerita Sumaya setibanya di Jakarta usai berjuang di Asian Games 2026, Selasa (22/9/2026).

Kemiripan Teqball dan Sepak Takraw

Adanya kemiripan sepak takraw dengan teqball membuat Sumaya tidak kesulitan beradaptasi. Cuma butuh waktu kurang dari sebulan menimba ilmu teqball, Sumaya langsung sukses besar di cabor teqball pada PON 2024.

"Kemarin pas PON tidak sampai sebulanan sih. Karena basicnya sudah ada cuma perlu ingat kaya ganti posisi gitu. Sebenarnya lebih sulit teqball ya. Karena lapangan lebih kecil, bolanya juga lebih besar. Peraturannya lebih sulit daripada sepak takraw. Pas di PON 2024 dapat medali emas dan perak. Keterusan sampai sekarang," sambung Sumaya.

Berkat kesuksesan di PON 2024, Sumaya direkrut timnas teqball Indonesia untuk Asian Games 2024. Debut di Asian Games, Sumaya langsung menjadi penyumbang medali perak pertama bagi Indonesia.

Target Berikut Sumaya

Meski gagal meneruskan jejak di sepak takraw, orang tua Sumaya senang dan kini mendukung penuh wanita kelahiran Bengkalis itu fokus penuh di teqball.

"Mungkin tidak kepilih di PON jalan dari Tuhan sekarang bisa sukses di teqball. Orang tua bangga sekali dengan pencapaian sekarang," tegas Sumaya,

Di Asian Games 2026, teqball membawa pulang dua medali. Satu lagi direbut Yoga Ardika Putra yang mendapat perunggu.

setelah Asian Games 2026, Sumaya, Yoga dan atlet teqball Indonesia lain akan fokus menghadapi Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) 2026 dan SEA Games 2027.

"Setelah Asian Games ini kami mempersiapkan diri untuk mengikuti AIMAG dan SEA Games 2027. Target kami lebih baik dari sini," kata Yoga.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Asian Games 2026: Luluk Diana Raih Perunggu Angkat Besi 49 Kg

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan