Korps Kadet Hadir di Sekolah, Ini Fokus Utamanya

Program ini disiapkan untuk generasi emas 2045 yang berkarakter kuat.

Diterbitkan 23 September 2026, 18:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • KKRI diluncurkan sebagai program prioritas nasional inisiasi Presiden Prabowo.
  • Tujuannya membangun karakter, kecintaan tanah air, dan siapkan generasi muda.
  • KKRI jadi ekstrakurikuler wajib di pendidikan menengah mulai 2026/2027.

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan siswa SMA dan SMK di seluruh Jakarta berkumpul di SMKN 26 Jakarta Timur, Rabu (23/9/2026) menghadiri peluncuran Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI).

Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Kepala Bacadnas Kemenhan) Letjen TNI Gabriel  yang mewakili Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan, KKRI tak sekadar menyaksikan peluncuran sebuah kegiatan ekstrakurikuler.

"Berbicara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI), ini merupakan titik awal, ini merupakan program prioritas nasional yang langsung diinisiasi oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI Purnawirawan Prabowo Subianto," ujar Gabriel di lokasi, Rabu (23/9/2026).

"Hari ini kita tidak sekadar meluncurkan sebuah kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga terus membuka ruang-ruang bagi generasi muda dalam kaitan pembinaan, dalam rangka membangun karakter dan menumbuhkan kecintaan kepada tanah air," sambungnya.

Gabriel menegaskan, diluncurkan KKRI juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan cita-cita pemerintah.

"Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar kita bersama dalam menyiapkan generasi muda yang tentunya akan melanjutkan estafet pembangunan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045," sambung dia.

Menurut Gabriel, mulai tahun ini, sebagaimana proses peluncuran hari ini, tahun ajaran 2026/2027, KKRI berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan kegiatan ekstrakurikuler pada tingkat pendidikan menengah, baik itu SMA, SMK, Madrasah Aliyah, ataupun semua tingkatan sekolah menengah sederajat.

 

Tanggung Jawab Bersama

Gabriel menegaskan, kolaborasi ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter dan kesadaran bela negara merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dibangun melalui sinergi antara pendidikan, keluarga, masyarakat, dan negara.

"Melalui KKRI, para peserta didik diharapkan memperoleh pengalaman yang membentuk kedisiplinan, kepemimpinan, kebersamaan, dan tanggung jawab sebagai bekal dalam menjalankan peran di tengah masyarakat," tutup dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6